Tampilkan postingan dengan label Pembinaan KS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembinaan KS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 September 2026

Refleksi Setahun Pembelajaran Mendalam melalui Supervisi Akademik SMKN Al Maliki Sukodono

 




LAPORAN KEGIATAN PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN

Refleksi Setahun Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Supervisi Akademik

Satuan Pendidikan: SMK Al Maliki Sukodono
Hari/Tanggal: Jumat, 12 September 2026
Waktu: 13.00–16.00 WIB
Kegiatan: Pembinaan dan Pendampingan Kepala Sekolah dan Guru
Fokus: Refleksi Setahun Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Supervisi Akademik

A. Latar Belakang

Pengawas sekolah memiliki peran strategis dalam menjamin peningkatan mutu pendidikan melalui pembinaan dan pendampingan terhadap kepala sekolah dan guru. Pendampingan tidak hanya diarahkan pada pemenuhan administrasi sekolah, tetapi juga pada peningkatan kapasitas kepala sekolah dan guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid.

Implementasi Pembelajaran Mendalam yang telah berlangsung selama kurang lebih satu tahun perlu dievaluasi melalui proses refleksi secara berkala. Refleksi menjadi penting untuk mengetahui sejauh mana prinsip Pembelajaran Mendalam telah dipahami dan diterapkan dalam pembelajaran, sekaligus mengidentifikasi praktik baik, tantangan, perubahan yang telah terjadi, serta kebutuhan pengembangan lebih lanjut.

Dalam konteks tersebut, pengawas sekolah melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan di SMK Al Maliki Sukodono dengan tema “Refleksi Setahun Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Supervisi Akademik.”

Supervisi akademik dalam kegiatan ini diposisikan bukan sebagai kegiatan untuk mencari kekurangan atau kesalahan guru, tetapi sebagai sarana refleksi, dialog profesional, pemberian umpan balik, dan perbaikan berkelanjutan. Guru didorong untuk melihat kembali praktik pembelajarannya, memahami dampaknya terhadap murid, dan merumuskan langkah perbaikan yang dapat dilakukan.

B. Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Merefleksikan pelaksanaan Pembelajaran Mendalam selama satu tahun di SMK Al Maliki Sukodono.
  2. Mengidentifikasi praktik baik yang telah dilakukan kepala sekolah dan guru dalam mendukung Pembelajaran Mendalam.
  3. Mengidentifikasi kendala dan tantangan dalam implementasi Pembelajaran Mendalam.
  4. Menganalisis keterlaksanaan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan dalam proses pembelajaran.
  5. Mendorong guru melakukan refleksi terhadap pengalaman belajar murid melalui tahapan memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.
  6. Memberikan umpan balik konstruktif berdasarkan hasil supervisi akademik.
  7. Menyusun rencana tindak lanjut sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

C. Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan dilaksanakan pada:

Jumat, 12 September 2026, pukul 13.00–16.00 WIB di SMK Al Maliki Sukodono.

Kegiatan diawali dengan membangun suasana dialog yang terbuka antara pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru. Pengawas menyampaikan bahwa supervisi akademik merupakan bagian dari proses pendampingan profesional. Oleh karena itu, guru diberikan kesempatan untuk mengemukakan pengalaman selama melaksanakan pembelajaran, termasuk keberhasilan, kendala, dan hal-hal yang masih dirasakan perlu diperbaiki.

Refleksi kemudian diarahkan pada pengalaman guru selama satu tahun menerapkan Pembelajaran Mendalam. Guru diajak melihat kembali perubahan yang terjadi dalam proses pembelajaran, khususnya dalam hal keterlibatan murid, pemberian pengalaman belajar yang bermakna, aktivitas kolaboratif, pemecahan masalah, penggunaan konteks nyata, asesmen, serta pemberian umpan balik.

Dalam proses tersebut, supervisi akademik digunakan sebagai instrumen untuk memperoleh gambaran nyata mengenai praktik pembelajaran. Hasil pengamatan dan telaah tidak berhenti pada pemberian penilaian, tetapi digunakan sebagai bahan dialog reflektif antara pengawas dan guru.

Pengawas memberikan penguatan terhadap praktik-praktik yang telah baik sekaligus memberikan masukan terhadap aspek yang masih dapat dikembangkan. Guru didorong untuk tidak memandang hasil supervisi sebagai nilai akhir, tetapi sebagai cermin untuk melihat kualitas pembelajaran dan menentukan langkah perbaikan berikutnya.

D. Fokus Refleksi

Refleksi kegiatan diarahkan pada beberapa aspek utama:

AspekFokus Refleksi
BerkesadaranSejauh mana guru dan murid memahami tujuan pembelajaran dan terlibat secara sadar dalam proses belajar
BermaknaSejauh mana pembelajaran dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata, dunia kerja, dan kebutuhan murid
MenggembirakanSejauh mana pembelajaran menciptakan suasana positif, aman, aktif, dan memotivasi murid
MemahamiBagaimana guru membantu murid membangun pemahaman terhadap konsep/materi
MengaplikasiBagaimana murid menggunakan pengetahuan dan keterampilannya dalam situasi nyata
MerefleksiBagaimana murid dan guru melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajar
AsesmenSejauh mana asesmen digunakan untuk mengetahui perkembangan belajar dan memperbaiki pembelajaran
Umpan balikBagaimana guru memberikan umpan balik yang konstruktif dan mendorong perbaikan belajar

E. Hasil Kegiatan

Dari proses pembinaan dan refleksi, diperoleh beberapa catatan penting.

Pertama, implementasi Pembelajaran Mendalam perlu dipahami sebagai perubahan paradigma pembelajaran, bukan sekadar perubahan perangkat atau format perencanaan pembelajaran. Guru perlu terus didorong untuk memusatkan perhatian pada kualitas pengalaman belajar murid.

Kedua, supervisi akademik menjadi lebih bermakna ketika dilakukan melalui dialog reflektif. Guru dapat melihat hubungan antara perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, keterlibatan murid, asesmen, dan hasil belajar.

Ketiga, terdapat praktik pembelajaran yang telah mengarah pada Pembelajaran Mendalam, namun masih diperlukan penguatan agar prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan hadir secara konsisten dalam berbagai mata pelajaran.

Keempat, guru membutuhkan ruang untuk berbagi praktik baik dan belajar dari pengalaman rekan sejawat. Karena itu, tindak lanjut supervisi sebaiknya tidak berhenti pada guru secara individual, tetapi dikembangkan menjadi budaya belajar bersama di tingkat sekolah.

Kelima, hasil refleksi menunjukkan pentingnya menjadikan supervisi akademik sebagai bagian dari siklus peningkatan mutu pembelajaran: merencanakan – melaksanakan – mengamati – merefleksikan – memperbaiki – dan mencoba kembali.

F. Kesimpulan

Kegiatan “Refleksi Setahun Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Supervisi Akademik” di SMK Al Maliki Sukodono merupakan bagian dari upaya pengawas sekolah dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan kepala sekolah dan guru.

Kegiatan ini menegaskan bahwa supervisi akademik bukan sekadar kegiatan kontrol terhadap pelaksanaan pembelajaran, melainkan proses pendampingan profesional untuk membantu guru menemukan kekuatan, menyadari area yang perlu diperbaiki, dan mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih baik.

Refleksi setelah satu tahun implementasi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama agar Pembelajaran Mendalam tidak berhenti sebagai konsep, tetapi semakin nyata dalam pengalaman belajar murid sehari-hari.


G. Rencana Tindak Lanjut

Sebagai tindak lanjut hasil pembinaan dan supervisi akademik, direncanakan beberapa langkah berikut:

No.Rencana Tindak LanjutPelaksanaWaktuIndikator Keberhasilan
1Menyusun pemetaan hasil refleksi implementasi Pembelajaran Mendalam setiap guruKepala sekolah & guruSeptember 2026Tersedia pemetaan kekuatan dan aspek yang perlu diperbaiki
2Memilih praktik baik guru yang telah menunjukkan prinsip Pembelajaran MendalamKepala sekolahSeptember 2026Teridentifikasi praktik baik yang dapat direplikasi
3Melakukan perbaikan perencanaan pembelajaran berdasarkan hasil supervisiGuruSeptember–Oktober 2026Perencanaan semakin berorientasi pada pengalaman belajar murid
4Memperkuat pembelajaran kontekstual yang terkait dengan kehidupan nyata dan dunia kerjaGuruBerkelanjutanMurid lebih aktif mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan
5Menguatkan asesmen formatif dan pemberian umpan balikGuruBerkelanjutanAsesmen digunakan untuk memperbaiki proses belajar, bukan hanya memberikan nilai
6Melaksanakan refleksi pembelajaran secara rutin bersama muridGuruSetiap akhir pembelajaran/unitTerdokumentasi refleksi murid dan guru
7Melaksanakan berbagi praktik baik melalui komunitas belajar sekolahKepala sekolah & guruMinimal 1 kali/bulanTerjadi berbagi pengalaman dan strategi pembelajaran antar guru
8Melakukan supervisi akademik lanjutan dengan pendekatan reflektifPengawas sekolah & kepala sekolahOktober–November 2026Terlihat perubahan/perbaikan praktik pembelajaran
9Mendokumentasikan praktik baik implementasi Pembelajaran MendalamGuru & sekolahBerkelanjutanTersedia portofolio/dokumentasi praktik baik
10Melakukan refleksi tindak lanjut bersama pengawas sekolahPengawas, kepala sekolah & guruAkhir semesterTersusun rekomendasi pengembangan berikutnya

H. Komitmen Tindak Lanjut

Tindak lanjut kegiatan diarahkan pada terbentuknya siklus supervisi akademik yang berkelanjutan, yaitu:

Supervisi → Refleksi → Umpan Balik → Perbaikan → Implementasi → Supervisi Kembali.

Dengan siklus tersebut, supervisi akademik diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam membangun budaya refleksi dan budaya belajar guru, sehingga implementasi Pembelajaran Mendalam di SMK Al Maliki Sukodono semakin konsisten dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pengalaman belajar murid.

Pesan utama kegiatan:

“Supervisi bukan tentang mencari kesalahan guru, tetapi menghadirkan ruang refleksi agar guru terus bertumbuh dan pembelajaran semakin berdampak bagi murid.”



 

Rabu, 09 September 2026

Pembinaan Refleksi Implementasi PM melalui Supervisi Akademik di SMK Pembangunan Cansipuro

 



Berdasarkan PermenPANRB Nomor 7 Tahun 2026 tentang Jabatan Fungsional di Bidang Pendidik dan Pengawasan Mutu Pendidikan. Pengawas sekolah kembali menjadi jabatan fungsional dengan tugas pokok dan peran pembinaan, pemantauan, evaluasi, dan pendampingan peningkatan mutu satuan pendidikan.

Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi kepengawasan sekaligus memastikan keberlanjutan peningkatan mutu sekolah binaan, pengawas sekolah melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan kepada Kepala Sekolah dan guru di SMK Pembangunan Candipuro. Kegiatan ini diarahkan tidak hanya pada pemenuhan aspek administratif, tetapi lebih jauh pada penguatan kualitas proses pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan, karakteristik, dan perkembangan murid.

Salah satu fokus pendampingan adalah melakukan refleksi terhadap implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) melalui supervisi akademik. Supervisi akademik diposisikan sebagai proses kolaboratif untuk melihat sejauh mana prinsip pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan telah hadir dalam praktik pembelajaran di kelas. Pengawas bersama kepala sekolah dan guru merefleksikan proses pembelajaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, asesmen, pemberian umpan balik, keterlibatan murid, hingga tindak lanjut hasil pembelajaran.

Dalam kegiatan ini saya melakukan dialog bersama kepala sekolah dan guru mengenai pengalaman nyata yang terjadi selama proses pembelajaran. Guru diajak melihat kembali apakah pembelajaran telah memberikan kesempatan kepada murid untuk memahami, mengaplikasi, dan merefleksi pengetahuan serta pengalaman belajarnya. Perhatian juga diberikan pada bagaimana guru menciptakan pembelajaran yang mendorong murid aktif berpikir, berkolaborasi, memecahkan masalah, menghubungkan materi dengan konteks kehidupan dan dunia kerja, serta melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajarnya.

Supervisi akademik dilaksanakan dengan pendekatan pendampingan yang dialogis, reflektif, dan konstruktif. Pengawas tidak menempatkan guru sebagai objek penilaian, melainkan sebagai mitra profesional yang bersama-sama mencari solusi terhadap tantangan pembelajaran. Temuan supervisi digunakan sebagai bahan percakapan untuk mengidentifikasi praktik baik yang sudah berjalan, aspek yang masih perlu diperkuat, serta alternatif perbaikan yang realistis sesuai dengan karakteristik SMK Pembangunan Candipuro.

Temuan :

  • jumlah siswa dalam kelas baik kelas X dan XI tidak sesuai dengan data, banyak siswa yang tidak hadir dengan berbagai alasan (hujan, banjir, kendala transportasi, dll)
  • jurnal kelas dan perangkat mengajar guru tidak mencantumkan daftar hadir siswa

Tindak Lanjut:

  • kepala sekolah segera menyusun jadwal pelaksanaan supervisi akademik dan menetapkan instrumen yang digunakan
  • supervisi akademik fokus pada implementasi pembelajaran mendalam oleh karena itu instrumen dipastikan sesuai
  • perangkat pembelajaran guru di kelas agar dilengkapi dengan daftar hadir siswa, baik itu jurnal kelas maupun.



Kamis, 03 September 2026

Pembinaan Kepala SMK Satelit Lumajang



SMK Pesantren Hidayatur Hasan Satelit Lumajang, pada tahun pelajaran 2026/2027 ini mendapatkan murid meningkat dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 15 orang siswa. Dan saat ini perpanjangan Ijin operasional belum keluar karena kelengkapan IMB yang belum dimiliki dan sedang dalam pengurusan.

Oleh karena itu tema diskusi dalam pembinaan dan pendampinagan hari ini adalah seputar bagaimana penyeleseian dan apa yang sudah dikerjakan oleh yayasan dan sekolah dalam upaya pemenuhan persyaratan perpanjangan ijin operasional tersebut.

Proses Pembinaan dan Pendampingan :
  • Ditemui kepalaa sekolah, beberapa guru, serta para mahasiswa ppl dari Sekolah tinggi miftahul ulum lumajang.
  • para siswa sedang mengikuti kegiatan maulid nabi bersama di pondok pesantren
  • pengurusan IMB sedang diusahakan dengan mencari rekanan yang tepat, 
  • sudah mendapat dukungan penuh dari pemilik yayasan pondok pesantren/bu nyai
  • berdiskusi bersama para mahasiswa yang sedang ppl tentang kurikulum dan pembelajaran mendalam
Tindak Lanjut :
  • agar kepala sekolah mensegerakan proses pengurusan IMB
  • para mahasiswa agar membantu sekolah untuk menemukan ide-ide kreatif dalam upaya mempertahankan eksistensi sekolah dan pengembangan sehingga dapat meningkatkan animo masyarakat terhadap sekolah

Rabu, 02 September 2026

Pembinaan & Pendampingan Supervisi Akademik SMKN Klakah

 



Kepala SMK Negeri Klakah baru bertugas (promosi) kurang lebih satu bulan lamanya, dan berlatar belakang guru SMA.Oleh karena itu pembinaan dan pendampingan ingin saya intensifkan. Bulan September merupakan bulan efektif pembelajaran pada semester ganjil, sehingga sangat cocok jika kepala sekolah melakukan salah satu tugasnya yaitu supervisi akademik dan manajerial.

Proses pembinaan dan pendampingan :
  • berdiskusi bersama kepala sekolah dan tim supervisi akademik sesuai dengan sk yang telah diterbitkan, serta ditambahkan wk kurikulum yang belum dimasukkan dalam sk
  • tahapan supervisi akademik belum dilaksanakan
  • instrumen pra observasi, observasi dan tindak lanjut saya berikan sebagai model untuk dapat digunakan
  • semua sepakat dan berharap agar supervisi akademik semester ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga hasilnya dapat mendoorong perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran

Tindak Lanjut :
  • SK tim supervisi diubah dengan manmbahkan 2 orang lagi agar beban kerja dapat dikurangi dari 9 guru tiap supervisor menjadi 5-6 guru saja
  • segera disusun jadwal supervisi/observasi


Rabu, 26 Agustus 2026

Pembinaan & Pendampingan SMKN Tempursari


Latar belakang
  • Setahun implementasi pembelajaran mendalam
  • SMKN Tempursari reakreditasi 2025 dg predikat A
  • KSP 2026/2027 telah disahkan provinsi
  • Perlunya peningkatan kualitas pelaksanaan supervisi akademik oleh KS dan tim
  • Masa tugas KS baru promosi 1 bulan berjalan.
Proses pembinaan/pendampingan
  • Kegiatan dibuka oleh kepala sekolah bpk Sutran Mariyanto, dengan arahan bahwa SMKN Tempursari inggih lebih meningkat kualitas baik fisik maupun nonfisik
  • Pemetaan pola pikir bertumbuh dengan menggunakan instrumen 20 pertanyaan dengan hasil rata-rata pada predikat Grow Fix
  • Terhadap implementasi pembelajaran mendalam, sebagian guru berpendapat bahwa terdapat perbedaan dalam setiap kegiatan pembelajaran, yaitu ingin agar murid tidak cuma mengetahui tetapi juga harus dapat mengaplikasikan setiap materi pembelajaran
  • Untuk fisik kegiatan dan inovasi yang sudah dilakukan antara lain: peningkatan/rehab taman depan sekolah dengan instalasi sistem penyiaran otomatis dan reposisi taman
  • Pembangunan Gasebo di belakang sekolah yang sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah sementara, yang sudah dipindahkan/dibangun di gedung baru
  • Pembersihan dan tamanisasi selokan belakang sekolah
  • Optimalisasi fungsi ruang Pokja TSM yang sudah terbangun dan helium ditempati
  • Optimalisasi fungsi ruang TeFa untuk AVI dan TKJ yang sudah dibangun pada tahun sebelumnya
  • Optimalisasi fungsi RPS beserta peralatan yang merupakan bantuan pemerintah tahun 2025
  • Pembuatan garasi untuk kendaraan roda 3 dengan memanfaatkan selasar bangunan
  • Optimalisasi sistem hidroponik udah sudah dibangun tahun lalu
  • Relokasi ruang guru yaitu memindahkan guru kejuruan ke ruang Pokja masing-masing
  • Kegiatan non fisik yang sudah dilakukan antara lain: optimalisasi kegiatan komunitas belajar dengan mengadakan webinar setiap akhir Minggu secara daring, pembuatan sistem manajemen/smart kampus online/LMS dan pembaruan website sekolah. 
Analisis terhadap hasil pemetaan Pola Pikir Bertumbuh:

## Analisis Hasil Pemetaan Pola Pikir

Dari total 23 responden unik (1 Kepala Sekolah dan 22 Guru), rentang skor yang diperoleh berdasarkan instrumen adalah antara 0-60, dengan pengkategorian sebagai berikut: Fixed (F: 0-20), Fixed-Growth (FG: 21-33), Growth-Fixed (GF: 34-44), dan Growth (G: 45-60).

Berikut adalah hasil distribusinya:

Rata-rata Skor: 43,65 (berada di ambang atas kategori Growth-Fixed)
Kategori Growth (G): 9 Guru (39,1%) sudah memiliki pola pikir bertumbuh yang kuat.
Kategori Growth-Fixed (GF): 11 Guru dan 1 Kepala Sekolah (52,2%) berada di fase transisi dominan growth namun masih memiliki sisa-sisa fixed mindset.
Kategori Fixed-Growth (FG): 2 Guru (8,7%) masih didominasi oleh fixed mindset namun mulai menunjukkan potensi berkembang.
Kategori Fixed (F): 0 (Tidak ada responden di kategori terendah ini).

Berikut adalah visualisasi dari distribusi tersebut:



## Resume dan Fokus Pembinaan & Pendampingan

Meskipun secara umum ekosistem di SMKN Tempursari sudah condong ke arah Growth Mindset (tidak ada yang berada di kategori Fixed murni), masih ada lebih dari separuh tenaga pendidik (termasuk Kepala Sekolah) yang berada di zona transisi (GF dan FG).

Tindaklanjut: 
  • Penyusunan jadwal Supervisi Akademik dengan tim yang sudah di tetapkan
  • Menggunakan instrumen yang sudah disediakan dan dijelaskan oleh pengawas sekolah meliputi pra observasi/telaah RPP, observasi, dan instrumen umpan balik. 
  • Supervisi harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berakhir sebelum akhir semester ganjil.

## Resume dan Fokus Pembinaan & Pendampingan


Meskipun secara umum ekosistem di SMKN Tempursari sudah condong ke arah Growth Mindset (tidak ada yang berada di kategori Fixed murni), masih ada lebih dari separuh tenaga pendidik (termasuk Kepala Sekolah) yang berada di zona transisi (GF dan FG).


Untuk mengoptimalkan implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), fokus pendampingan Anda dapat diarahkan pada area berikut:


1. Intervensi untuk Kelompok Growth-Fixed (Kepala Sekolah & Mayoritas Guru)

  • Fokus: Menghilangkan keraguan saat menghadapi kegagalan atau tantangan baru. Orang di fase ini seringkali percaya pada usaha, namun masih rentan merasa terancam oleh kritik (merujuk pada pernyataan instrumen No. 13 dan 14).


  • Strategi Pendampingan:

  • Untuk Kepala Sekolah: Lakukan coaching yang berfokus pada perannya sebagai role model. Ajak beliau untuk membagikan pengalaman kegagalannya dalam memimpin dan apa yang dipelajari dari hal tersebut kepada para guru. Ini akan menciptakan lingkungan yang aman secara psikologis.

  • Untuk Guru: Fasilitasi forum diskusi (seperti Komunitas Belajar/Praktisi) di mana mereka secara rutin melakukan refleksi pembelajaran. Biasakan membingkai "siswa yang belum bisa" menjadi "siswa yang belum bisa (kekuatan kata yet)".


2. Intervensi Khusus untuk Kelompok Fixed-Growth (2 Guru dengan Skor Terendah)

  • Fokus: Kelompok ini mungkin masih menganggap bahwa kemampuan (seperti kecerdasan atau bakat seni/matematika) adalah bawaan lahir (merujuk pada pernyataan No. 6, 7, dan 8).

  • Strategi Pendampingan: Lakukan pendekatan mentoring individual (1-on-1). Berikan pemahaman dasar mengenai neuroplastisitas (bahwa otak berkembang seperti otot saat dilatih). Mulailah dengan memberikan tantangan-tantangan kecil (small wins) dalam mendesain pembelajaran mendalam, lalu berikan apresiasi spesifik pada proses/usaha mereka, bukan pada hasil akhirnya.


3. Pemberdayaan Kelompok Growth (9 Guru)

  • Fokus: Menjadikan mereka sebagai agen perubahan (change agents).

  • Strategi Pendampingan: Libatkan mereka sebagai mentor sebaya (peer-mentor) bagi guru di kelompok FG dan GF. Minta mereka untuk memimpin sesi micro-teaching tentang bagaimana mereka menerapkan prinsip deep learning di kelas dan bagaimana mereka mengelola tantangan saat siswa kesulitan beradaptasi.


Dengan memfokuskan pembinaan pada proses, kolaborasi, dan penerimaan terhadap umpan balik, transisi menuju Growth Mindset penuh akan lebih cepat tercapai, yang pada akhirnya akan mengakselerasi kualitas deep learning di sekolah tersebut.


Kamis, 13 Agustus 2026

Pembinaan SMK Al Hidayah Candipuro

 


Kegiatan hari ini adalah pendampingan kepala sekolah dan guru di SMK Al Hidayah Candipuro dengan tema supervisi akademik.

Latar Belakang:
  • Implementasi pembelajaran mendalam telah berjalan selama satu tahun, dan perlu dilakukan monitoring dan evaluasi melalui supervisi akademik oleh kepala sekolah
  • diketahui bahwa pada pelatihan dan pengimbasan tentang pembelajaran mendalam diawal tahun pelajaran khusus dalam penyusunan RPP dilakukan dengan memanfaatkan AI, sehingga terdapat beberapa RPP yang belum sesuai dengan kebutuhan dan profil murid
  • awal tahun ajaran 2026/207 implementasi pembelajaran mendalam sudah dapat dievaluasi melalui refleksi dan evaluasi hasil pembelajaran murid

Pendampingan hari ini diikuti oleh seluruh guru dan dipimpin oleh Kepala Sekolah (Fatahillah), beserta 6 orang tim supervisi akademik yang telah ditetapkan.
Kepada kepala sekolah dan anggota tim saya berikan format supervisi akademik berdasar pembelajaran mendalam.
Dalam kesempatan ini juga saya lakukan pemetaan Pemetaan Pola Pikir Bertumbuh kepala seluruh guru termasuk kepala sekolah dengan menggunakan instrumen 20 pertanyaan secara online. Pemetaan ini menjadi penting dalam rangka bagaimana mengajak semua komponen sekolah utamanya guru untuk terus bergerak dan bertumbuh sebagaimana dalam prinsip pembelajaran mendalam.
Agar kepala sekolah dan guru dapat menerima setiap perubahan dalam pembelajaran sesuai dengan zamannya.

Tindak Lanjut:
  • Kepala sekolah beserta tim supervisi segera menyusun jadwal pelaksanaan supervisi akademik dimulai dengan tahapan telaan RPP, Observasi, hingga tindak lanjut.
  • Setiap anggota tim mensupervisi secara merata yaitu 6 orang guru
  • Target akhir semester ganjil kepala sekolah telah melaksanakan supervisi akademik dan menyiapkan rekapan hasil untuk diketahui pengawas sekolah.




Kamis, 06 Agustus 2026

Pendampingan Implementasi PM SMKN pasirian

 


Menindaklanjut proses pelatihan pembelajaran mendalam bagi kelompok kerja Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dan juga kelompok Guru/MGMP yang sedang dilaksanakan bersama BBGTK Jatim, maka sebagai model saya menentukan SMKN Pasirian.

Berdasar pengamatan dan analisa data yang saya lakukan ditemkan anomali data dimana sebelum pelatihan dilaksanakan saya amendampingi workshop diikuti oleh seluruh guru dan tendik, salah satu materi saya mengajak semua untuk melakukan refleksi atau penilaian diri terhadap implementasi pembelajaran mendalam yang sudah berlangsung selama setahun terahkir.

Kriteria keberhasilan Implementasi Pembelajaran Mendalan dibagi ke dalam aspek Keunggulan Belajar Murid, Keunggulan Mengajar Pendidik, dan Keunggulan Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan. Dan hasil evaluasi diri menunjukkan rata-rata pada posisi berkembang untuk aspek keunggulan belajar murid, dan keunggulan mengajar pendidik, sementara aspek kepemimpinan kepala sekolah pada posisi pra berkembang.

Sementara itu jika melihat pada rapor pendidikan tahun 2025 diketahui bahwa seluruh dimensi SMKN Pasirian mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, dan terbukti rahun ini 2026 mendapatkan BOS Kinerja.

Oleh karena itu hari ini saya melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap tim penilai supervisi akademik yang telah dibentuk oleh kepala sekolah melalui SK No. 400.3.8/192/101.6.5.17/2026 tentang Supervisi Guru dan Tendik Tahun Ajaran 2026/ 2027, yang beranggotakan Kepala Sekolah dan Para Wakil kepala Sekolah serta Kepala tata Usaha.

Beberapa topik dalam diskusi hari ini antara lain :
  • Epresensi, agar semua warga sekolah disiplin dalam melakukan epresensi baik datang dan pulang
  • Kerapian dan kebersihan ruang-ruang penunjang perlu ditingkatkan termasuk salah satunya ruang BK
  • Untuk refleksi lebih lanjut terhadap data rapor dan evaluasi diri tentang implementasi Pembelajaran mendalam, maka perlu dilaksanakan supervisi akademik sesuai tahapan, dan agar ditingkatkan kualitas pelaksanaannya artinya benar-benar dilakukan supervisi dengan sungguh-sungguh agar hasil dapat mencerminkan kondisi yang sesungguhnya dan perbaikan fokus pada apa yang harus diperbaiki atau ditingkatkan.
Tindak lanjut :
  • Agar disusun jadwal pelaksanaan supervisi sesuai tahapan
  • Instrumen dapat menggunakan yang sudah saya berikan atau yang lain jika ada yang dianggap lebih baik, meliputi pra observasi/telaah RPP/MA, observasi, dan refleksi

Kamis, 30 Juli 2026

Pendampingan Verivikasi dan Validasi KSP melalui platform Aksi Bisa

Hari ini merupakan H-1 dari dateline yang ditentukan oleh bisang pembinaan smk dinas pendidikan provinsi jawa timur yaitu tanggal 31 Juli 2026, namun masih terdapat bebedapa sekolah binaan yang belum mengunggah dokumen KSP nya.


Oleh karena kegiatan pendampingan secara intensif dilakukan secara daring melalui saluran WA.

Tindak lanjut :

  • kumunikasi serta koordinasi bersama para kepala sekolah perlu dilakukan secara intensif
  • tim pokja kurikulum perlu menambah waktu dalam pengejaan KSP nya

Selasa, 21 Juli 2026

Pendampingan SMK Al Maliki Sukodono

 


Sebagai pengawas pembina di SMK Al Maliki Sukodono efekti sejak Februari 2026 dan baru pada tahun pelajaran ini memberikan bimbingan dan pengesahan terhadap SK Pembagian tugas guru, dan saya dapati struktur penulisan SK perlu disederhanakan dan dirampingkan sehingga enak dibaca dan dipergunakan dalam input data di dapodik.

Sehingga saya merasa perlu memberikan pendampingan kepala WK Kurikulum dan Kepala Sekolah agar SK tersebut bisa lebih efektif dan efisien. Terdapat beberap bagian yang saya berikan masukan untuk diperbaharui, antara lain : Redaksi konsideran dengan memasukkan peraturan-peraturan baru yang berlaku, pemisahan antara tugas pendidik/guru dengan tugas tenaga kependidikan/tendik, pengelompokan komposisi tugas tambahan pendidik sesuai dengan kelompok kerja yang ada.

Tindak Lanjut :
  • Dilakukan perbaikan sebelum mengesahan

Sabtu, 11 Juli 2026

Persiapan Menyongsong Murid Baru SMK Nurul.Quran Klakah

 


Sebagai sekolah baru yang melaksanakan penerimaan murid baru tahun ke2 SMK Nurul Quran Klakah, maka Guna memastikan kesiapan sekolah menyongsong hadirnya murid barunya hari ini saya berkunjung dan berkegiatan bersama siswa dan guru untuk bhakti lingkungan.

Jumlah murid baru tercatat 15 orang yang berasal dari desa-desa disekitar sawaran, artinya sudah meningkat dari tahun pertama yang 12 orang.

Kegiatan hari ini selain membersihkan ruang dan halaan sekolah, saya juga mengajak para siswa untuk menanam pokok buah alpukat dengan bibit yang sauah saya siapkan (membeli). Jenis alpukat aligator dengan haarapan kedepan lingkungan sekolah menjadi asri dengan alam yang masih sangat asli dan terbuka.

Temuan :
  • terdapat 1 orang murid kelas XI yang mengundurkan diri karena pindah dan mendaftar di SMKN Klakah dengan alasan karena pindah tinggal bersama orang tuanya yang lokasinya lebih dekat ke SMKN Klakah.
  • Tanaman bunga yang merupakan kegiatan bhakti lingkungan beberap bulan lalu terlihat mati karena kekeringan dan tidak ada yang menyiram
  • Yayasan berencana membangun 2 lokal di tahun 2026-2027
  • Siswa kelas XII yang masih menginduk ke SMK SKJ akan segera mengikuti kegiatan PKL namun kepala sekolah menunda keberangkatan karena berhadap mereka membantu membersamai MPLS





Selasa, 23 Juni 2026

Refleksi Akhir Tahun Ajaran SMK Al Maliki Sukodono

 


Bertugas sebagai pengawas pendamping bagi SMK Al Maliki Sukodono sejak April 2026 artinya belum genap satu tahun, artinya belum seluruh program kegiatan selama tahun ajaran 2025/2026 yang dapat saya ikuti, namun secara umum dapat memantau karena komunikasi dan koordinasi bersama kepala sekolah yang juga ketua mkks smk swasta berjalan dengan baik.
SMK Al Maliki Sukodono merupakan SMK Pelaksana program Pusat Keunggulan Tahun 2024 dan penerima program revitalisasi tahun 2025, karena itu selama tahun ajaran 2025/2026 mengalami perkembangan yang signifikan baik fisik sarana prasarana amaupun program kegiatan.

Dalam rangka membiasakan budaya refleksi maka hari ini bersama manajemen sekolah dipimpin langsung oleh kepala sekolah Ust Habibullah, semua Wakil kepala Sekolah beserta ketua Kompetensi keahlian Desain Komunikasi Visual, Desain dan Produksi Busana, Teknik Sepeda Motor, Teknik Komputer Jaringan dan Agribisnis Ternak Unggas.

Tema diskusi refleksi antara lain :

  • Implementasi pembelajaran projek, tefa, kokurikuler
  • pelaksanaan asesmen berbasis android
  • pelaksanaan program unggulan pengendalian gadget, lingkungan sekolah bebas sampah plastik, dan hemat BBM
Temuan :
  • implementasi budaya kerja 5R (Resik, Rapi, Rajin, Rawat, Rapi) masih perlu ditingkatkan di lingkungan sekolah baik kampus 1/lingkungan pondok maupun di kampus 2.
  • asesmen sudah menggunakan beragam soal, namun perlu peningkatan kualitas dengan penerapan stimulus pada setiap soal
  • peojek kolaborasi belum banyak diterapkan namun guru sudah memiliki pemahaman yang memadahi
  • bengkel sepeda motor belum optimal dalam implementasi pembelajaran tefa
  • kandang untuk tenak unggas telah berjalan dengan baik untuk pembelajaran tefa melalui program kemitraan, dan sudah panen periode ke-4, dengan keterlibatan siswa dalam setiap tahap pekerjaan kandang
  • Desain busana sudah menerima order pekerjaan dari smk lain
  • Pembelajaran mapel dasar kejuruan pada kelas X selama setahun belum semua materi kejuruan tersampaikan karena kendala guru bukan kejuruan
  • TKJ belum memiliki peralatan fiber optik sebagaimana tuntutan kurikulum
  • Humas pencapaian tracer studi, permintaan PKL banyak yang belum dapat dipenuhi karena ketersediaan dan kesanggunapan siswa/orang tua
  • Kurikulum ingin implementasi asesmen projek
  • Kesiswaan untuk extrakurikuler wajib pramuka belum terimplementasi
  • Pembelajaran outdor untuk siswa DKV yeng pernah dilaksanakan dan mendapat teguran untuk dilakukan pembatasan

Tindak Lanjut :
  • KS mempersilahkan Kajur TSM untuk membuka bengkelnya agar melayani umum dengan terlebih dahulu kulakan bahan seperti olie dll
  • Desain busana dipersilahkan untuk semester depan memproduksi sebagian seragam pondok (kemeja koko warna putih), yang selama ini semuanya diproduksi diluar sekolah
  • diprogramkan kegiatan workshop penyusunan rencana pembelajaran dan asesmen projek kolaborasi sehingga semester depan dapat terimplementasi
  • pembelajaran outdor untuk DKV akan dilaksanakan kembali dengan pembatasan/pengaturan sesuai aturan pondok
  • pemantauan dan pendampingan pelaksanaan 5R 




Senin, 18 Mei 2026

Kunjungan ke SMK Bunda Mulia Tempeh

 


Sudah beberapa hari terakhir ibu Humatus, kepala SMK Bunda Mulia tempeh menghibungi guna berkonsultasi tentang permasalahan yang sedang dialami tentang lembaga sekolahnya. Hal tersebut saya maklumi karena sejak pendirian sekolah ini saya mendampingi sebagai Pengawas Pembina, namun sejak 2 tahun terakhir sudah tidak lagi, tetapi dalam banyak hal kepala sekolah masih berkonsultasi dan meminta pendapat.

SMK Bunda Mulia Tempeh sudah 3 kali meluluskan dengan jumlah siswa yang terus mengalami peningkatan, Sekolah ini sejak berdini berada dalam naungan PGRI karena secara fisik menenmpati gedung yang dahulunya adalah SMA PGRI Tempeh. 

Namun ketika ibu Kepala sekolah ingin melakukan perubahan dan pengembangan sekolah ternyata terkendala dengan status lahan yang ternyata diketahui bukan milik yayasan PGRI tetapi masih milik Desa dan bersertifikat HGB. Proses pengurusan dan penyeleseian telah dilakukan namun hingga saat ini mengalami kebuntuan. Disisi lain merasa bahwa perhatian yayasan PGRI terhadap sekolah dianggap kurang, terutama dalah hal pengembangan dan pembiayaan.

Sebagai pengawas sekolah saya mengapresiasi kegigihan ibu kepala sekolah dalam pengembangan pendidikan, ini terbukti dua tahun ini telah mulai merintis mendirikan yayasan dan telah membangun gedung baru yang diperuntukkan bagi lembaga Griya Lansia, juga PKBM dan LKP. Lokasi berada di desa pandanwangi dengan pembangunan gedung dan beberapa aset lahan sebagai rencana pengembangan.

Hasil kunjungan dan tindak lanjut :
  • Pembangunan prasarana gedung perlu untuk dilanjutkan sesuai dengan rencana hingga selesei 100%
  • Proposi tentang keberadaan griya lansia dan PKBM perlu terus dilakukan.
  • Peningkatan kualitas pembelajaran dan sarana-prasarana pada smk bunda mulia harus terus dilakukan.

Senin, 30 Maret 2026

APEL hari pertama masuk sekolah di SMKN Pasirian

Melaksanakan perintah kepala cabang dinas pendidikan Wilayah jember pagi ini sebagai pembina di SMKN Pasirian.



Apel dimulai pukul 07.00 diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Sebagai pembina bertugas membacakan sambutan gubernur Jawa Timur tentang hari pertama masuk sekolah. 

Dalam sambutan tersebut gubernur berharap agar siswa bersemangat dan berdisiplin kembali ke sekolah.

Setelah apel dilanjutkan dengan bersalam-salaman bersama. Kemudian pukul 12.00 berlanjut dengan acara halal bihalal guru beserta komite sekolah. 

Dalam kegiatan ini hadir kepala cabang dinas pendidikan Wilayah jember bapak Iwan Triyono dan kasi SMK bapak hotib, yang secara kebetulan saya ajak untuk mampir sepulang dari acara serah terima jabatan kepala SMAN Candipuro.




Kamis, 22 Januari 2026

Apel pagi SMKN Tempursari

 


hari kedua berdasa di SMK Negeri tempursai saya berkesempatan menjadi pembina apel, dimana kegiatan ini secara rutin setiap hari dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh siswa dan guru.
Sebagi pembina apel adalah guru secaa bergantian, namun pagi ini secara kebetulan guru pembinanya tidak hadir, maka saya memberikan pembinaan kepada para siswa dengan judul Disiplin.

Banyak orang menganggap disiplin adalah sebuah beban, aturan yang mengekang, atau sekadar ketepatan waktu. Namun, sebenarnya disiplin jauh lebih besar dari itu. Disiplin adalah kemampuan untuk memilih apa yang paling kita inginkan di masa depan, di atas apa yang kita inginkan saat ini.

​Mengapa Disiplin Itu Penting?

​Ada tiga poin utama mengapa disiplin harus menjadi napas kita sehari-hari:

  1. ​Disiplin Membangun Karakter: Orang yang disiplin bukan berarti orang yang kaku, melainkan orang yang memiliki kendali atas dirinya sendiri. Jika kita bisa mengalahkan rasa malas untuk bangun pagi atau datang tepat waktu, kita sudah menang melawan diri sendiri.
  2. ​Disiplin Menciptakan Efisiensi: Dengan disiplin mengikuti aturan dan jadwal, pekerjaan kita akan lebih teratur, target lebih mudah tercapai, dan tidak ada waktu yang terbuang sia-sia untuk hal yang tidak produktif.
  3. ​Jembatan Menuju Sukses: Antara impian dan kenyataan, ada jembatan yang menghubungkannya. Jembatan itu bernama disiplin. Bakat tanpa disiplin tidak akan menghasilkan apa-apa, tapi disiplin tanpa bakat yang luar biasa pun tetap bisa membawa kita ke puncak.

​Mulai dari Hal Kecil

​Rekan-rekan dan anak-anakku sekalian, jangan menunggu momen besar untuk mulai disiplin. Mulailah dari hal-hal yang tampak sepele:

  • ​Datang tepat waktu sebelum bel/jam kantor berbunyi.
  • ​Membuang sampah pada tempatnya.
  • ​Menyelesaikan tugas sebelum tenggat waktu.
  • ​Berpakaian rapi sesuai aturan yang berlaku.

​Disiplin memang pahit di awal, namun buahnya sangat manis di akhir. Mari kita jadikan kedisiplinan bukan sebagai paksaan, melainkan sebagai kebutuhan dan gaya hidup.

​Demikian amanat singkat yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk terus memperbaiki diri.

​Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

​Tips Tambahan untuk Pembina Apel:

  • ​Kontak Mata: Jangan hanya membaca teks, sesekali pandanglah audiens agar pesan lebih terasa personal.
  • ​Intonasi: Gunakan nada bicara yang tegas namun tetap mengayomi (tidak membentak).
  • ​Durasi: Usahakan amanat tidak lebih dari 5-7 menit agar audiens tetap fokus.


Rabu, 21 Januari 2026

Pendampingan SMKN Tempursari

 


Memenuhi permintaan kepala sekolah pagi hari ini saya tiba di SMK Negeri Tempursai dalam rangka refleksi paska akreditasi sekolah dengan predikan A, presentasi program kerja Ketua Program Keahlian, dan verifikasi TUK sebagai bagian persiapan pelaksanaan Uji Kompetensi keahlian (UKK) 2026.

Setelah mendapatkan pengarahan dari kepala sekolah (pak Joko) selanjutnya saya mengajak para guru dan staf untuk merefleksi diri apa yang akan dilakukan dan harus bagaimana setelah akreditasi sekolah naik dari predikat C menjadi A. Saya mengingatkan para guru dan warga sekolah secara keseluruhan untuk terus melakukan perbaikan kinerna antara lain kehadiran di kelas, peningktan kualitas pembelajaran dan asesmen, serta kegiatan-kegiatan lain yang muara akhirnya adanya peningkatan jumlah siswa di tahun yang akan datang.

Dengan menyandang predikat A pada akreditasi sekolah oleh BAN PDM tentu merupakan tantangan dan juga peluang bagi sekolah untuk lebih meningkatkan kualitas dan kinerjanya.

Hari pertama saya berkesempatan juga memberikan arahan kepada para siswa yang sedang berkegiatan apel pagi dan orasi calon ketua osis periode 2026-2027.
Selanjutnya hari kedua juga menjadi pembina apel yang diikuti oleh seluruh siswa dan saya memberikan amanat dengan topik Disiplin.

Sudah mendai kebiasaan di SMK Negeri tempursari setiap pagi dimulai pukul 07.00 siswa apel di lapangan dan guru secara bergantian sebagai pembina apel.


Sabtu, 24 Mei 2025

POS asesmen SMK 02 YP17 Lumajang

Saat pengawas sekolah melakukan tugas pendampingan, teknik konsultasi memegang peranan krusial untuk memastikan pendampingan berjalan efektif dan membawa dampak positif. Ini bukan sekadar memberikan arahan, tetapi lebih ke arah memfasilitasi, membimbing, dan memberdayakan kepala sekolah atau guru yang didampingi.

Salah satu teknik udah dapat digunakan adalah konsultasi. Inti dari konsultasi adalah komunikasi dua arah yang terbuka dan konstruktif. Konstitusi dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, yang penting tujuan tercapai. 



Sabtu pagi ini seperti biasa kegiatan saja adalah olahraga bersepeda maupun joging di alun-alun kota Lumajang. Dan seperti biasa bersama-sama berapa rejan termasuk beberapa wakil kepala sekolah dari sekolah dampingan. Sebut saja ibu Ien dari SMK 02 YP17 Lumajang, yang kusus pagi ini sambil konsultasi dan pengesahan POS asesmen Sumatif genap.

Sebagaimana surat edaran cabang dinas pendidikan Wilayah jember, kepada sekolah diberikan keleluasaan dalam penggunaan model asesmen Sumatif nya. Dijelaskan oleh Bu Ien bahwa model yang digunakan ada tes tulis, lisan, model kinerja dan juga projek.

Mapel Kejuruan akuntansi berkolaborasi dengan mapel projek produk kreatif dan kewirausahaan menerapkan asesmen model projek.

Jadwal pelaksanaan mengikuti apa yang ditetapkan oleh cabang dinas, kecuali yang projek dilaksanakan dalam Minggu tersebut.

Kamis, 02 Februari 2023

Asessmen pada kurikulum 13rev merdeka

Latar belakang

Terbit dan beredarnya buku panduan pembelajaran dan asessmen kurikulum 13 adalah pada akhir semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Berdasar panduan terbuat terlihat bahwa proses perencanaan pembelajaran dan asessmen hingga pelaporan hasil belajar siswa sama dengan kurikulum merdeka.


Sehingga di sekolah guru belum dapat melaksanakan secara penuh dikarenakan guru sudah menyusun perencanaan pembelajaran sejak awal tahun pelajaran. Disisi lain bentuk rapor lembar akademik kelas xi dan xii  yang masih k13 sudah disamakan dengan kelas x yang merdeka. Akirnya ada keluhan guru antara lain menyatakan bahwa nilai UTS dan UAS tidak terpakai karena yang diinput kedalam rapor hanya nilai harian yang per KD atau kelompok KD.

Disamping itu tentang implementasi p5 masih terdapat guru yang merasa belum memahami utuh tentang p5 dan merasa pelaksanaanya di sekolah ada yang menganggap mengganggu pelajaran, ada yg beranggapan terkesan asal-asalan dan juga ada yang beranggapan belum terlihat berfokus pada siswa.

Tehnik pembinaan : rapat pleno
Peserta : guru/pendidik dan tenaga kependidikan sebanyak 132 orang
Tempat dan waktu: ruang Sastrodikoro SMK Negeri 1 Lumajang.  Kamis 02 Februari 2023 pukul 08.00 - 11.00

Acara 
Pembukaan oleh MC (ibu Meilinda)
Pembacaan doa oleh bpk Cholid Adnan
Menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh ibu Wahyu Kurniasari
Pengarahan oleh Kepala sekolah bpk Jainal Abidin.

Dalam pengarahannya Kepala sekolah menyampaikan harapan adanya pengawas baru dapat memberikan pencerahan kepada warga sekolah terkait kedisiplinan guru baik ASN, P3K maupun GTT serta staf.  Khususnya dalam implementasi p5.

Materi pembinaan
Sebagai materi utama adalah tentang asessment pada K13 untuk kelas XI dan XII. Mengacu kepada buku panduan pembelajaran dan asessmen K13 maka asessmen atau evaluasi hasil belajar meliputi formatif dan sumatif.  Formatif sebagai alat untuk merefleksi proses pembelajaran dan tidak menjadi bagian dari rapor. Sedangkan sumatif merupakan penilaian/asessmen yang dilakukan guru untuk setiap TP atau kumpulan beberapa TP. Sumatif di akhir semester bersifat optional. Tetapi sekolah memiliki kewenangan untuk menentukan.

Tanya Jawab
Pak Khoirul Arif, tentang asessment formatif yang digunakan oleh guru untuk menilai proses pembelajaran dimana jika ada siswa yg kurang memakai target mengesankan iru kesalahan guru, padahal hasil belajar siswa bukan saja ditentukan oleh guru tetapi orang tua juga memiliki peran karena waktu terbanyak adalah dirumah bersama orang tua.

Jawaban
Betul bahwa pendidikan bukan saja tanggung jawab guru, tetapi ketika kita berbicara di lingkup sekolah/akademik dalam kerangka proses pembelajaran maka yang pertama kali kita evaluasi adalah peran guru yang terlebih dahulu harus dilihat.

Ibu Novita
Bagaimana peran guru kejuruan dan jurusan dalam implementasi p5

Jawab
Sesuai dengan struktur kurikulum mata pelajaran kejuruan hanya berupa intrakurikuler tidak ada kokurikuker/p5. Artinya bahwa guru kejuruan tidak memiliki tugas sebagai fasilitator p5, tetapi sekolah dapat menunjuk guru kejuruan sebagai koordinator (equivalen 2jp), karena koordinator linier dengan semua guru, dan koordinator diutamakan guru yang kekurangan jam. 
Pada tema projek Kebekerjaan hendaknya tidak dikaitkan langsung dengan jurusan/kejuruan, tetapi harus dibuka peluang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengexplorasi sesuai kebutuhan dan passion serta peluang di wilayah masing-masing.
Dan yang terpenting implementasi p5 bukan gawenya jurusan tetapi pada koordinator dan guru-guru mapel yang ada p5 nya.

Pak Suhar
Apakah diperlukan lagi kegiatan UTS dan UAS.

Jawab
Yang ada adalah formatif dan sumatif, sumatif di akhir semester bersifat optional, tetapi sekolah memilih kebijakan untuk mengadakan atsu tidak.

Tindak lanjut
Pendampingan/supervisi proses pembelajaran hingga asessment dalam jangka pendek adalah USP dan UKK.


Materi