Menindaklanjut proses pelatihan pembelajaran mendalam bagi kelompok kerja Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dan juga kelompok Guru/MGMP yang sedang dilaksanakan bersama BBGTK Jatim, maka sebagai model saya menentukan SMKN Pasirian.
Berdasar pengamatan dan analisa data yang saya lakukan ditemkan anomali data dimana sebelum pelatihan dilaksanakan saya amendampingi workshop diikuti oleh seluruh guru dan tendik, salah satu materi saya mengajak semua untuk melakukan refleksi atau penilaian diri terhadap implementasi pembelajaran mendalam yang sudah berlangsung selama setahun terahkir.
Kriteria keberhasilan Implementasi Pembelajaran Mendalan dibagi ke dalam aspek Keunggulan Belajar Murid, Keunggulan Mengajar Pendidik, dan Keunggulan Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan. Dan hasil evaluasi diri menunjukkan rata-rata pada posisi berkembang untuk aspek keunggulan belajar murid, dan keunggulan mengajar pendidik, sementara aspek kepemimpinan kepala sekolah pada posisi pra berkembang.
Sementara itu jika melihat pada rapor pendidikan tahun 2025 diketahui bahwa seluruh dimensi SMKN Pasirian mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, dan terbukti rahun ini 2026 mendapatkan BOS Kinerja.
Oleh karena itu hari ini saya melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap tim penilai supervisi akademik yang telah dibentuk oleh kepala sekolah melalui SK No. 400.3.8/192/101.6.5.17/2026 tentang Supervisi Guru dan Tendik Tahun Ajaran 2026/ 2027, yang beranggotakan Kepala Sekolah dan Para Wakil kepala Sekolah serta Kepala tata Usaha.
Beberapa topik dalam diskusi hari ini antara lain :
- Epresensi, agar semua warga sekolah disiplin dalam melakukan epresensi baik datang dan pulang
- Kerapian dan kebersihan ruang-ruang penunjang perlu ditingkatkan termasuk salah satunya ruang BK
- Untuk refleksi lebih lanjut terhadap data rapor dan evaluasi diri tentang implementasi Pembelajaran mendalam, maka perlu dilaksanakan supervisi akademik sesuai tahapan, dan agar ditingkatkan kualitas pelaksanaannya artinya benar-benar dilakukan supervisi dengan sungguh-sungguh agar hasil dapat mencerminkan kondisi yang sesungguhnya dan perbaikan fokus pada apa yang harus diperbaiki atau ditingkatkan.
Tindak lanjut :
- Agar disusun jadwal pelaksanaan supervisi sesuai tahapan
- Instrumen dapat menggunakan yang sudah saya berikan atau yang lain jika ada yang dianggap lebih baik, meliputi pra observasi/telaah RPP/MA, observasi, dan refleksi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuliskan Pesan Anda