MGBK merupakan komunitas belajar yang beranggotakan guru BK SMK Kab Lumajang. MGMK ini sangat aktif dengan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin baik daring maupun luring. Adapun tema workshop kali ini adalah Peran Guru BK dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam.
Pada hari ini kegiatan secara luring dilaksanakan bertempat di SMK WYSN Sukodono lumajang yang diikuti oleh sekitar 45 orang guru BK dari SMK Negeri dan Swasta Kab. Lumajang.
Output dari kegiatan workshop ini adalah perencanaan bimbingan dan konseling dengan implementasi pembelajaran mendalam.
Merupakan kegiatan rutin para guru yang tergabung dalam MGMP Kewirausahaan SMK Lumajang, yaitu rapat koordinasi, dan berbagi praktik baik. Pertemuan ini dilaksanakan secara bergantian lokasi di masing-masing sekolah anggota, dan kali ini bertempat di SMK Negeri Tempeh.
Sebagaimana biasa saya selaku pengawas pendamping berkesempatan menyampaikan penguatan bahwa mata pelajaran kewirausahaan telah mengalami perubahan secara tersu menerus seiring dengan perkembangan kurikulum SMK, baik nama mata pelajaran maupun isi materinya.
Saat ini dengan permendikbud 13/2025 tentang struktur kurikulum jelas bahwa mata pelajaran ini berubah lagi dari yang semua Projek Kreatif dan Kewirausahaan berubah menjadi Kreatif, Inovatif dan Kewirausahaan.
Namun demikian saya meminta kepada para anggota untuk tetap solid walaupun jumlah anggota semakin berkurang seiring dengan berubahnya kewenangan/linieritas mengajar guru. Antara lain bahwa mata pelajaran ini sekarang dapat diampu oleh guru kejuruan yang notabene sudah tergabung dalam MGMP mata pelajaran kejuruan masing-masing.
Kegiatan berbagi praktik baik/Aksi nyata hari ini adalah tentang pembuatan batih teknik Shibori.
Menjadi agenda rutin tida bulanan adalah mendampingi para guru yang tergabung dalam MGMP Kewirausahaan Kab. Lumajang.
Kegiatan hari ini bertempat di SMK negeri Senduro, dihadiri oleh seluruh anggota. MGMP ini terus mengalami defisit anggota karena faktor guru pensiun, dan juga faktor perubahan posisi dan nama mapel tersebut.
Pada kurikulum merdeka nama mapel berubah menjadi projek kreatif dan kewirausahaan, dan itupun sudah pernah mengalami beberapa kali perubahan.
Selain nama mapel perubahan juga terjadi pada kelompok, yaitu pada KTSP termasuk pada kelompok umum, pada k13 kelompok adaptif dan pada kurikulum merdeka masuk kelompok kejuruan. Hal ini berubah jugaa pada linieritas guru. Dan saat ini mapel projek kreatif linier dengan guru kejuruan, sehingga faktanya sekarang banyak diampu oleh guru kejuruan yang notabene sudah bergabung dengan MGMP Kejuruan masing-masing.
Kegiatan hari ini saya memberikan penguatan tentang tujuan, diskripsi dan CP edisi 2024. Selain itu juga saya kaitan dengan prinsip pembelajaran pada kurikulum merdeka.
Sesi akhir hari ini adalah berbagi praktik baik oleh ibu Ana guru SMKN Senduro tentang produksi minuman jahe instan.
Mata pelajaran ini terus mengalami perubahan nama mulai dari kewirausahaan, prakarya dan kewirausahaan, produk kreatif dan kewirausahaan, dan sekarang menjadi pendek kreatif dan kewirausahaan. Tetapi Alhamdulillah MGMP nya masih aktif mengadakan kegiatan-kegiatan berbagi praktik baik dan rutin pertemuan secara bergiliran lokasi.
Sebagai pengawas pembina saya terus mengikuti dan mndampingi nya. Memberikan penguatan terhadap berbagai hal sekitar pembelajaran.
Hari ini pertemuan diadakan di SMK Negeri Pasirian dan secara khusus menghadirkan nara sumber berbagi praktik baik dari SMK 1 Pancasila Ambuklu.
Topik yang dinawakan seputar pemanfaatan market place sebagai platform berwirausaha, htt://sekolah.pkksmk.my.id.
Sesi kegua kegiatan hari ini adalah Sesuai dengan permintaan komunitas MGMP Kewirausahaan yang sekarang nama mata pelajaranya adalah proyek kreatif dan kewirausahaan, yang mengadakan pertemuan rutin dan kali ini dilakukan di SMK Syarifudin Sukodono.
Agendanya adalah melihat praktik baik dalam Kewirausahaan yang sudah dilakukan oleh SMK Syarifudin dengan produk unggulannya telor asin.
Kegiatan pendampingan hari ini dengan sasaran para guru Bimbingan Konseling yang tergabung dalam wadah Musyawarah Guru Bimbingan Konseling SMK Kab Lumajang.
Kegiatan ini merupakan agenda kerja dari para pengurus yang telah mendapat suport dari ketua MKKS SMK yang juga hadir dan membuka acara ini.
Materi yang saya bawakan adalah Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Merdeka Belajar.
Sebagai bahan diskusi peserta membuat peta konsep tentang layanan bimbingan karir, yang sudah dilakukan. Disini terjadi saking sharing praktik baik yang sudah dilakukan di sekolah masing-masing.