Tampilkan postingan dengan label Kolaboratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolaboratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 September 2026

Rakorprov APSI Jatim 2026

 



Bedsarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) pasal 28 ayat (2) disebutkan bahwa salah satu forum rapat-rapat organisasi adalah Rakorprov, serta memperhatikan Permenpan RB No. 7 Tahun 2026 Pasal 22 ayat (2) disebutkan bahwa: Setiap Guru, Pamong Belajar, Pengawas Sekolah, dan penilik WAJIB menjadi anggota Organisasi Profesi. Selain hal tersebut APSI Pusat akan menyelenggarakan Rakornas-Rakernas di Jawa Timur (Surabaya) pada bulan Oktober mendatang.

Demi menyatukan Langkah, menghangatkan silaturahmi dan merapatkan barisan dalam menyambut rekan-rekan sejawat dari seluruh Nusantara, serta suksenya RAKORNAS –RAKERNAS APSI 2026, Pengurus APSI Provinsi Jawa Timur akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Provinsi (RAKORPROV) dengan tema “Sinergi Pengawas Sekolah Jawa Timur: Optimalisasi Pemantauan, Penilaian, dan Pembinaan menuju Peningkatan Budaya Mutu di Sekolah Binaan”. Kegiatan dilaksanakan di Gaha Utama BBPMP Provinsi Jawa Timur - Jl. Ketintang Wiyata No.15, Ketintang, Kc. Gayungan, Kota Surabaya Jawa Timur.

Sebagai nara sumber para rakor hari ini adalah Ketua APSI Pusat Dr. Agus Sukoco, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai.
Adapun materi yang disajikan oleh ketua APSI Pusat antara lain tentang permenpanrb nomor 7 tahun 2026 yang mengubah kembali pengawas sekolah sebagai jabaran fungsional, bukan lagi guru sebagaimana peraturan sebelumnya di era kurikulum merdeka.

Sedangkan materi dari Kepala Dinas Pendidikan bertajuk Pengawas yang dibutuhkan sekolah, pengawas yang mengubah sistem, Dari jabatan fungsional menuju arsitek kemajuan pendidikan. Dan dalam materi tersebut kepala dinas memperikan tugas kepada para pengawas yaitu Gerakan Jawa Timur 90 hari Sekolah Naik Kelas.





Tindak Lanjut :
  • Memilih sekolah binaan sebagai sasaran praktik baik sesuai dengan tugas diatas
  • Mengidentifikasi permasalahan yang ada di sekolah yang dipilih sebagai model praktik baik
  • menulis/melaporkan sebagai praktik baik

Kamis, 03 September 2026

Sesi Daring Pelatihan PM berbasis kelompok kerja

 


Dalam rangka melanjutkan kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), berbasis Kelompok kerja pengawas sekolah siang ini dilaksanakan pertemuan sesi Daring melalui platform googlemeet.

Agenda kegiatan:

1. 📚 Pemaparan proses dan hasil telaah RPP/Modul Ajar yang telah terintegrasi Pola Pikir Bertumbuh (PPB/Growth Mindset) serta telaah hasil supervisi akademik yang terintegrasi PPB/GM.

2. 📊 Pemaparan hasil pembinaan dan pemantauan sosialisasi Pembelajaran Mendalam (PM) di satuan pendidikan.

3. 📝 Pemaparan hasil pembinaan terkait kesesuaian rencana pembelajaran pendidik dengan kebijakan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding & Kecerdasan Artifisial (KKA).

4. 💬 Diskusi, berbagi praktik baik, refleksi, dan penguatan bersama.

MAteri ini ada pada bagian SP 2 .1 dan SP2.2 pada kegiatan 3

Pemaparan  hasil telaah RPP oleh pak Mujiarto, data pembinaan/pemantauan, serta praktik baik dari sekolah binaan masing-masing sebagai bahan berbagi dan diskusi.


Senin, 31 Agustus 2026

Rakor KS

 


Menghadiri undangan kepala cabang dinas dalam kegiatan Koordinasi Kepala SMA/SMK/SLB Negeri dan perwakilan MKKS Swasta. 
Kegiatan bertempat di SMAN 2 Lumajang dipimpin langsung oleh kepala cabang dinas beserta kepala seksi SMA/Kasubag serta kepala seksi SMK.

Materi :

Hotib kasi SMK :

  • Program pendidikan karakter: pembatasan hp, hemat energi, zero sampah plastik. Mengingatkan peran KS, guru dalam pembentukan karakter murid

  • Program sigap Tefa, sigap mutu, 1 SMK 1 Tefa,

  • TKA smart, nilai tka lebih rendah dari rata-rata provinsi, harus ditarget untuk naik tahun ini

  • Program lumbung prestasi, satuan pendidikan dapat menghimpun prestasi siswa

  • Tertib bos dan bpopp, ditemukan saldo kas tunai lebih dari ketentuan, BAST barangnya belum ada tapi bast nya sudah ada, buku-buku belum dilabeli, perjalanan dinas tidak sesuai dengan peraturan, pembayaran upah.

Kasubag :

  • Perbub nomunklatur cabang dinas pendidikan Wilayah kab. Jember (kab Jember dan Lumajang)

  • TKA, pendaftaran peserta sesuai kan dengan regulasi, pemutakiran data, hindari residu. Perhatikan jadwal pelaksanaan

  • Tingkat kedisiplinan guru PNS, p3k, p3k pw, masih tinggi keterlambatan dan ketidakhadiran

  • Mutasi guru berdasar aplikasi RSDM sehingga berdasar analisa beban kerja di satuan pendidikan

Pak yatim :

  • Ada siswa kelas XII belum memiliki ijasah SMP karena SD juga belum mengeluarkah ijasa karena punya tanggungan

Kacab :

  • IPM Lumajang rendah dibawah rata-rata Jatim

  • Putus sekolah, dapodik tidak dikeluarkan,

  • PS mengawal

  • Rencana audit bpk tentang bos

  • Titik berat kadis tentang kebersihan lingkungan sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026

Konsolidasi & Strategi Mengawal TKA SMART 2026

 



Tahun 2026 merupakan tahun ke-2 pelaksanaan TKA, setalah ditahun pertama lalu secara umum capaian nilai dinyatakan sangat rendah, Tahun 2026 TKA dilaksanakan secara bersama-sama dengan AKN yang tentu akan menjadi lebih menarik baik dalam pelaksanaan maupun hasilnya.

Keinginan semua pihak tentu TKA 2026 mendapatkan hasil yang lebih baik dan pasti akan menjadi barometer capaian program-program dinas pendidikan, Oleh karena itulah maka cabang dinas pendidikan wilayah jember melalui Kasi SMK merasa perlu semua pihak menyiapkan diri untuk suksesnya TKA. Maka diluncurkanlah program SMAT 2026 (Semangat, Menginspirasi, Adaptif, Raih Prestasi, dan Tangguh.

Hari ini dilanjutkan dengan konsolidasi seluruh komponen mulai Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, WK Kurikulum, serta pejabat struktural. Konsolidasi dilaksanakan secara daring melalui saluran zoom yang dibuka langsung oleh Iwan Triyono Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember.

Sebagai Narasumber saya selaku korwas menyampaikan peran dan fungsi Pengawas Sekolah dalam pelaksanaan TKA 2026 dengan berlandaskan pada permenpanrb nomor 7 tahun 2026, dimana dinyatakan bahwa pengawas smerupakan salah satu pengendali mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan.


Tindak Lanjut :

  • Penyusunan program sukses TKA oleh setiap satuan pendidikan
  • Pemantauan dan pendampingan secara aterus menerus mulai dari pendataan, pendaftaran, penyiapan peserta, materi, insfrastruktur hingga terlaksanakanya TKA 2026

Minggu, 23 Agustus 2026

Penutupan Merdeka Cup 2026

 


Melaksanakan disposisi kepala cabang dinas pendidikan atas surat undangan pengurus bola basket seluruh indonesia (PERBASI) Lumajang tentang Closing Ceremony Kejuaraan Bola Basket Merdeka Cup 2026, maka malam ini menghadiri kegitan tersebut di GOR Wirabakti Lumajang.


Kegiatan diawali dengan pertandikan babak final untuk jenjang SMA dan SMP, terakhir adalah tim SMPN 1 Lumajang bertanding melawan tim MTSN 1 Lumajang dan dimenangkan telak oleh MTSN 1 Lumajang.


Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Ketua PERBASI Lumajang Bpk Agus Triyono bersama ketua KONI Lumajang bpk Budi. Sebagai akhir dari kegiatan adalah pembagian piala dan tropy kepala para pemenang dengan berbagai kategori.






Selasa, 18 Agustus 2026

Rapat Koordinasi Realisasi Anggaran Sekolah dan Pemaparan Kinerja Kepala Sekolah

Memenuhi undangan Kasubag Taus Cabang dinas pendidikan wilayah jember, siang ini menghadiri kegiatan zoom untuk rapat koordinasi bersama kepala SMA/SMK/SLB Negeri se Kabuoaten Lumajang. Hadir dan aktif memberikan penguatan dan arahan adalah kepala cabang dinas pendidikan wilayah jember bpk Iwan Triyono.

Materi yang Disampaikan Kepala Sekolah
Setiap Kepala Sekolah dimohon menyampaikan paparan secara singkat, padat, dan berbasis data, dengan durasi 3–4 menit, meliputi:
1.⁠ ⁠Realisasi Anggaran
  • Realisasi dlm bentuk (%) dana BOS, BPOPP, dan sumber anggaran lainnya.
  • Persentase realisasi anggaran.
  • Kendala atau hambatan dalam pelaksanaan dan penyerapan anggaran.
2.⁠ ⁠Kinerja yang Telah Dilakukan
  • Program/kegiatan utama yang telah dilaksanakan.
  • Capaian dan dampak terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan.
  • Inovasi atau terobosan yang telah dilakukan sekolah.
3.⁠ ⁠Rencana yang Akan Dilakukan
  • Program/kegiatan prioritas selanjutnya.
  • Target yang ingin dicapai.
  • Upaya penyelesaian terhadap kendala yang masih ada.

Hasil:
  • sebagai pengawas sekolah saya berkesempatan menyampaikan tupoksi pengawas sekolah sebagai mana diatur dalam permenpanrb nomor 7 tahun 2026 bahwa tugas pengawas:
    • melaksanakan pengawasan mutu pendidikan pada satuan pendidikan formal melalui kegiatan pemantauan keterlaksanaan 8 standar salah satuanya adalah standar pembiayaan,
    • penilaian kinerja kepala sekolah, 
    • pembinaan kepala sekolah dan guru termasuk memberikan pendampingan dalam penyusunan rencana kerja sekolah berbasis data, serta 
    • penguatan pendidikan karakter
  • memberikan penguatan dan komentar atas pemaparan capaian program dan rencana inovasi dari masing-masing kepala sekolah

Tindak Lanjut :
  1. Terus meningkatkan pemantauan dan pendampingan kepala sekolah dalam menyusun Rencana Kerja Sekolah berbasis data/rapor pendidikan, 


Rabu, 12 Agustus 2026

Lomba-lomba Peringatan HUT RI ke-81 di kantor cabang dinas pendidikan



Sebagai bagian dari kantor cabang dinas pendidikan wilayah jember di kantor Lumajang, hari ini mengikuti kegiatan senam pagi dan dilanjutkan dengan lomba-lomba dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI yang ke 81.

Berbagai perlombaan khas agustusan yang dilaksanakan dan dimotori oleh ibu-ibu antara lain : memasukkan pensil kedalam botol, injak balon, joget balon, dll. Sehingga suasana halaman kantor menjadi meriah tidak seperti biasanya.




Senin, 10 Agustus 2026

FGD Pengawas Sekolah

 


Korwas
  • Sekolah yang didampingi oleh pengawas tidak hanya sekolah negeri tetapi juga sekolah swasta. Sehingga layaknya kita melayani dengan sepenuh hati tanpa ada diskriminasi.
  • Hingga saat ini peserta didik baru di sekolah swasta masih terus bergerak dan berproses.

MKPS SMA
  • Kondisi di swasta, Bapak Ibu Guru mayoritas mengajar lebih dari satu mapel, sehingga tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Meskipun begitu layanan tetap harus diutamakan. Ada forum MGMP khusus swasta, sehingga terkadang meninggalkan kelas.
  • Sebagai PS, kita harus tetap sabar dan telaten mendampingi sekolah tersebut sesuai karakteristik lembaga masing-masing

MKPS SMK
  • Kasi SMK meminta SK MGMP, Beberapa kelompok mapel telah memiliki grup, namun beberapa masih perlu dikondisikan. Sebagian SK telah kadaluarsa dan memerlukan pembaruan dari Cabdin
  • Fasda terkait BOSKIN telah dikoordinasikan bersama. Perlu ada masukan kepada beberapa sekolah yang akan dijadikan tempat berlangsungnya pelatihan
  • Teras Talenta, SMK Al Maliki yang rutin berjualan di teras Talenta.

FASDA BOSKIN, DAN PM-KKA
  • SMA dan SMK yang telah mendapatkan BOSKIN, pada hari Selasa, 4 Agustus 2026 telah melakukan kooordinasi bersama Fasda dan Bedahara Cabdin.
  • Tagihan antara KS dan PS diselaraskan agar ada koneksi antara materi dan tagihan Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
  • SMAN 3 Lumajang sebagai sekolah model telah melakukan penyelarasan bersama Fasil, Guru, KS, dan PS

Minggu, 09 Agustus 2026

Membersamai SMKN Tempirsari dalam Berbagi Praktik Baik melalui Zoom Meeting



Memenui permintaan kepala sekolah, malem ini membersamai kegiatan berbagi praktik baik dalam kelompok kerja SMKN Tempursari dengan tema Pemanfaatan Cloud AI dalam penyusunan Modul Ajar.

Sebagai nara sumber adalah bpk Abdul Ghofur guru kejuruan Pemasaran Digital juga anggota pokja kurikulum, yang memaparkan praktik baiknya memanfaarkan Cloud AI untuk menyusun Modul Ajar sesuai dengan tamplete yang sudah disediakan oleh pokja kurikulum.

Acara dihadiri juga oleh kepala Sekolah Sutran Marianto yang dalam arahanya mendorong agar semua guru dapat memanfaatkan berbagai tools untuk membantu segala pekerjaan sesuai dengan peruntukannya. Jika memanfaatkan AI agar juga tetap dicermati apakah sesuai untuk kebutuhan sekolah kita, sementara itu untuk penyeleseian penyusunan perangkat pembelajaran semester ganjil 2026/2027 diharapkan dapat diseleseikan pada akhir minggu ini.

Sebagai pendamping saya juga mengingatkan para guru antara lain tentanng :
  • Apapun aplikasi AI nya, yang penting bermakna/sampai di kelas
  • RPP atau MA monggo silahkan semua benar, yang gak benar yang gak membuat. Pastikan perbedaan keduanya
  • Perhatikan komponen minimal dalam RPP/MA : identifikasi, desain pembelajaran, pengalaman belajar, asesmen
  • Kerangka pembelajaran, tidak perlu dipaksakan/sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan (praktik pedagogis, kemitraan pembelajran, lingkungan belajar, pemenfaatan digital
  • Dalam satu pertemuan tidak perlu dilaksanakan semua pengalaman pembelajaran ada (kalo jp nya cuma 2 jp sepertinya terlalu memaksa)

Tindak Lanjut :
  • Sesuai dengan rekomendasi dalam penyelesian dokumen KSP bahwa agar secara bertahap dilengkapi perencanaan pembelajaran/RPP/MA untuk semua mata pelajaran dan semua guru
  • Agar kepala sekolah dan tim segera menjadwalkan supervisi akademik sesuai dengan tahapannya (telaah RPP/MA, observasi kelas, refleksi)
  • Dijadwalkan setelah 17 agustus dilaksanakan koordinasi dan pembinaan serta pendampingan terhadap tim supervisi akademik sebagaimana sk kepala sekolah.




Senin, 27 Juli 2026

Rakor Pengawas Sekolah Cabdin Wil Jember

 



Mengawali kegiatan di semester gasal tahun ajaran 2026/2027 pengawas sekolah cabang dinas pendidikan wilayah jember yang meliputi kabupaten jember dan kabupaten lumajang mengadakan rapat koordinasi bertempat di SMAN 1 Tanggul, dihadiri oleh seluruh pengawas ekolah sejumlah 31 orang.

Dalam kesempatan ini hadir juga sebagai nara sumber bpk Cahyo selaku kasubag tata usaha yang memberikan materi seputar kepegawaian, antara lain tentang kedisiplinan pengawas sekolah sebagai ASN, presensi dan kehadiran di kantor cabang dinas.


Materi penguatan tentang implementasi PM dan KKA sebagai hasil pelatihan/TOT baik di pusat maupun di provinsi disampaikan secara simultan oleh Ibu Eka Wahyu, Bapak Didik Basuki, Ibu Muara, Ibu Shofi, Bapak Lutfis dan juga ibu Retna Irrawati.

Tindak Lanjut :
  • Peningkatan kedisiplinan Pengawas Sekolah sebagai ASN
  • Peningkatan koordinasi dan kolaborasi bersama pejabat struktural cabang dinas pendidikan wilayah
  • Penilaian Kinerja Kepala Sekolah tahun 2026 dengan pola 8 standar dan visitasi lapangan merupakan usulan dari kasi smk dan masih perlu didiskusikan, dirumuskan sehingga tidak bertentangan dengan peraturan dirjen yang berlaku.


Rabu, 15 Juli 2026

Rakor Persiapan Pelaksanaan OSNP 2026

 


Dalam rangka menyongsong pelaksanaan OSN tingkat provinsi tanggal 27 Juli 2026, maka hari ini dilaksanakan rapat koordinasi secara daring yang diikuti oleh Kasi SMA, SMK, Kasubag serta para kepala sekolah yang siswanya masuk sebagai peserta, dan tercatat 53 siswa kabupaten Jember dan 31 siswa kabupaten Lumajang.

Selaku ketua tim pembinaan dan percepatan saya berkesempatan menyampaiakan ucapan terimakasih kepala para kepala sekolah atas partifsipasi dan kerjasama sehingga tahun ini secara umum cabang dinas pendidikan jember (Lumajang dan Jember) mengalami kenaikan jumlah peserta termasuk yang masuk nominasi tingkat provinsi dari berbagai bidang lomba talenta.

Hasil rakor :
  • Lumajang siap melaksanakan OSNP bertempat di SMKN 1 Lumajang dengan jumlah peserta 31 orang berasal dari SMA dan MA, Ketua pelaksana bpk Supriyadi kepala SMAN 2 Lumajang melaporkan bahwa kegiatan telah siap
  • Jember ada 3 opsi tempat penyelenggaraan yaitu di poltek jember, di SMKN 5 Jember, dan di SMAN 1 Jember.
  • Berdasar berbagai masukan dalam rakor hari ini duputuskan pelaksanaan di SMAN 1 Jember

Sabtu, 11 Juli 2026

Rakor Persiapan Monev MPLS 2026


dalam rangka mensukseskan pelaksanaan MPLS Ramah 2026, sebagaimana nota dinas kepala dinas pendidikan provinsi jawa timur, maka cabang dinas pendidikan mengadakan rakor pengawas yang dipimpin oleh kasubag tata usaha. Dan memberikan arahan secara teknis adalah kasi SMA dan Kasi SMK.

Disampaikan bahwa pengawas sekolah merupakan ujung tombak cabang dinas untuk suksesnya giat pembukaan MPLS yang harud diikuti secara nasional melalui saluran Daring, Sementara itu ada 2 sekolah utusan yang hadir secara lansung di tempat acara yaitu di SMKN 1 Singosari Malang yaitu SMAN 1 Tanggul dan SMKN 8 Jember dengan membawa serta barang-barang hasil program SIKAP untuk mengisi stand pameran.

Instrumen monev MPLS telah disiapkan dan untuk dipergunakan secara keseluruhan oleh para pengawas sekolah. Dengan perioritas utama adalah sekolah negeri.


 

Senin, 29 Juni 2026

FGD Akhir bulan



Koordinator Pengawas

  • SPMB pada tahap pemenuhan pagu (SMA) dan tahap prestasi akademik (SMK) 
MKPS SMA
  • Beberapa sekolah negeri, terutama yang di pinggir. Kuota belum terpenuhi. KSP deadline tanggal 8 Juli 2026. Tahun ini ada sedikit perbedaan yakni KSP diversifikasi yang mengutamakan pada diversivikasi, agar setiap sekolah dapat menyusun KSP sesuai karakteristik Satuan Pendidik
MKPS SMK
  • ATS telah ditindaklanjuti, dan akan difasilitasi dengan PKBM. Namun sebelumnya harus tetap ditawarkan ke sekolah swasta
  • Teras Talenta, Sekolah swasta telah siap berpartisipasi .

KASUBAG TU CABDIN
  • Secara etika birokrasi, ketika Satuan Pendidikan mengundang Dinas Pendidikan Provinsi. Wajib untuk berkoordinasi dengan Cabang Dinas
  • SPMB di Kab. Lumajang tahun ini relatif aman. Meskipun ada beberapa hambatan kecil. Jika ada data terkait penyalahgunaan harap menindaklanjuti dan dilaporkan ke Cabdin
  • Sekolah swasta harus tetap dikuatkan dan dimotivasi. Akan tetapi jangan diberikan perlakuan lebih. Untuk Sekolah swasta yang IJOP nya bermasalah, kita harus tetap tertib dan tegas. Surat keterang terkait pencairan BPOPP harus ada verivikasi dan oleh Kasi dan Pengawas.
  • Terkait ATS Cabdin Jember memiliki SMA Sukowono yang menjalankan PJJ. Jadi alur ATS arahkan ke Swasta, PJJ, baru kemudian PKBM10. Kepala Cabang Dinas menetapkan bahwa salah satu indikator keberhasilan pelayanan Cabdin adalah program Teras Talenta. Sehingga mari kita bersama-sama mensukseskan program ini.
  • Hasil Zoom Meeting dengan BKD terkait E-Presensi (perekaman wajah) satu pegawai satu titik. Pola kerja pengawas juga perlu diatur. Sehingga ada diperlukan penyesuaian penyesuaian.


Diskusi

  • Terkait E-KSP di website masih sekolah lama belum ada perubahan, Dua pengawas belum memiliki username.
  • Koordinator pengawas berharap agar pengawas yang domisili di lumajang dan bertugas di jember bisa diberikan kebijaksanaan.
  • Sistem yang terbangun di staf harusnya tetap berjalan baik, bukan malah bercampur dan amburadul.



Kamis, 11 Juni 2026

Rakor Persiapan OSN Kab Lumajang

 


Sebagai ketua tim pembinaan dan percepatan talenta cabang dinas pendidikan wilayah jember, pagi ini saya menghadiri rapat koordinasi di SMAN 2 Lumajang bersama para kepala sekolah SMA/SMK/MA, guru calon pengawas ruang serta operator/proktor.

Acara dibuka oleh Kasi SMA (bpk Sutenang), dan selanutnya saya memberikan motivasi dan arahan tentang pelaksanakaan OSNK 2026. Secara umum seperti halnya binga talenta yang lain, tahun ini di wilayah jember dan lumajang mengalami kenaikan jumlah peserta yang cukup signifikan. Ini berkat kerjasama seluruh kompinen untuk memomgkatkan kualitas ajang talenta.

Untuk kabupaten Lumajang tercatat sebanyak 715 siswa sebagai peserta, oleh karena itu diharapkan pada akhirnya maju ke tingkat provinsi secara penuh kuota 45 siswa untuk semua mata pelajaran, sementara tahun sebenlumnya hanya tercatat 21 peserta yang maju ke tingkat provinsi.

Koordinasi dipimpin oleh bapak Supriyadi Kepala SMAN 2 Lumajang selaku ketua koordinator OSN di kabupaten Lumajang.

Temuan :
  • ada beberapa SMK yang pelaksanaannya menggabung ke sekolah lain
  • Pengawas silang dengan data yang sidah tersedia tetapi ada beberapa guru calon pengawas yang bertukat lokasi

Tindak Lanjut :
  • Penerbitan SK pengawas silang oleh kantor cabang dinas pendidikan wilayah jember
  • peningkatan koordinasi antara staf cabang dinas (bpk Oktora) dengan para pengawas dan tim teknis di sekolah, melalui pembentukan grup WA

Kamis, 21 Mei 2026

FGD peningkatan IPK bersama Dewan Pendidikan

 


Memenuhi disposisi kepala cabang dinas untuk menghadiri sebagai wakil cabang dinas pendidikan pada kegiatan Focus Griup Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh dewan pendidikan kabupaten Lumajang bertempat di kafe Alka Sukodono.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan lintas sektoral, dinas pendidikan kab lumajang, dukcapil, bapenda, badan statistik, kemenag, pontren, mkks, dan. juga seluruh anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Lumajang.

Tema FGD hari adalah Strategi Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bidang Pendidikan Kabupaten Lumajang. Kegiatan dibuka oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang (Patria), yang dalam sambutannya mengingatkan bahwa sektor pendidikan hanyalah salah satu dari beberapa komponen dalam IPM. Diperlukan kecermatan dalam membaca data dan realita di masyarakat. Karena kondisi budaya dan karakter masyarakat sangat mempengaruhi proses dan keberhasilan sektor pendidikan. Kadis juga menyampaikan salah satunya adanya budaya pernikahan dini yang di Lumajang masih relatif tinggi, hal ini pasti berdampak langsung pada angka harapan sekolah, atau tingginya tingkat ATS Lumajang. Untuk itu maka dibutuhkan kolaborasi dari semua stakeholder dalam upaya menaikkan IOK Lumajang.

Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan menyampaikan pengalamannya sejak berkiprah di pemerintahan kabupaten Lumajang. IPM Lumajang peringkat ke 35 bersama kabipaten Sumenep, Bangkalan dan sampang. dan berada dibawah kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Oleh karena itu dimohon bantuan pemikiran dari seluruh peserta yang hadir dalam FGD ini, yang nantinya akan dijadikan sebagai dasar rekomendasi kepada Bupati Lumajang untuk perencanaan Daerah 2027. Salah satu usulan yang sudah digagas antara lain penerapan 5 hari kerja untuk jenjang pendidikan SMP baik negeri maupun swasta, juga perlunya peninjauan kembali tentang istilah pendidikan gratis, pendidikan harusnya ada sharing antara pemerintah dan masyarakat, ada subsidi silang dari masyarakat yang mampu terhadap yang tidak mampu, sehingga sekolah dapat cepat dan leluasa dalam mengambangkan kegiatan-kegiatan pembelajaran di sekolah.

Forum diskusi menjadi menarik saat moderator memberi kesempatan kepada seluruh peserta yang hadir untuk menyampaikan pandangan masing-masing. Dan dalam kesempatan ini saya sebagai wakil cabang dinas pendidikan menyampaikan perlunya kolaborasi dan kerjasama lintas sektoral dan lintas kewenangan, karena pengelolaan pendidikan berbeda antara jenjang. Salah satu bentuk kerjasama antara lain yang sekarang sedang berjalan di jenjang SMA/SMK adalah Penerimaan Murid Baru, dalam sistem ini dibutuhkan peran seerta jenjang SMP/MTs dalam menginput data rapor siswa, hal ini sering kali menjadi kendala karena masih banyak SMP/MTs yang tidak mau menginputkan data-data tersebur ke dalam aplikasi Penerimaan Murid Baru SMA/SMK. Selanjutnya dalam proses pendidikan juga seringkali terdapat data ganda/doble counting antara SMA/SMK dengan PKBM.

Acara FGD diakhiri dengan makan siang bersama, dan tindak lanjut dari kegiatan ini antara lain bahwa Dewan Pendidikan akan menyusun rekomendasi untuk disampaikan kepada Bupati Lumajang, dan FGD ini merupakan kegiatan awal yang artinya masih diperlukan adanya masukan-masukan dari para stakeholder untuk tercapainya peningkatan IPM Lumajang.

Rabu, 13 Mei 2026

Rakor Bersama Bawaslu

Dasar, draf MOU tentang kerjasama pendidikan politik dan kepegawaian partisipatif di lingkungan pendidikanp dan sosialisasi pemilu. Draf MOU telah dibahas beberapa waktu lalu oleh cabang dinas. 

Pembukaan dari kasubag.

Ketua Bawaslu, ingin mnjalin kerjasama dengan cabang dinas terkait kuatan sosialisasi pengawasan partisipatif.

MOU dibuat sebagai bentuk awal agar hubungan tidak ewuh pakewuh. Di sekolah telah banyak dilakukan tentang pemilihan seksi pilihan OSIS, 

Perlu ada pembelajaran kepengawasan, diharapjan degan nou ini diharapkan tidak ada permasalahan.

Pak yatim, mkks SMA, perlunya sensitif dalam kegiatan kepengawasan paetisipatif dalam  pemilu. Anak2 kelas xi belum cukup umur.

Korwas, secara administratif apakah MOU ini adalah sebuah keharusan? 

Intinya kami tidak ingin terjebak dalam hal yang sebenarnya bukan tupoksinya.

Maka draf MOU dilakukan pembahasan kendala setiap pasalnya dengan tujuan kedua belah pihak saling memahami isi dan ruang lingkup serta hak dan kewajiban masing-masing.

Tindakannya dari kegiatan ini yaitu adanya draf MOU yang sudah disepakati kedua belah pihak dan siap disematkan.



Senin, 11 Mei 2026

Rakor persiapan penilaian program unggulan

 




Agenda hari ini berkesempatan lagi menjadi pemimpin apel, dan seperti biasa memberikan amanah dan motivasi kepada seluruh warga kantor cabang dinas untuk peningkatan kinerja sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Agenda khusus hari ini adalah rapat koordinasi secara zoom bersama selutuh pegawai dan pengawas sekolah cabang dinaas pendidikan wilayah jember dengan agenda tentang penilaian implementasi program unggulan jawa timur yang meliputi program sekolah bersih tanpa sampah plastik, pengendalian gadget, dan hemat energi.bbm.

Penilaian dengan sasaran sekolah (SMA, SMK, SLB) negeri akan dilakukan oleh tim yang sudah dibentuk dan diberikan surat penugasan, beranggotakan 3 orang (pengawas sekolah, pejabat eselon, staf). Pelaksanaan penilaian pada rentang waktu 16 Mei hingga 29 Mei 2026 dengan menggunakan instrumen yang telah disusun dan disepakat.

Tindak lanjut:
  • pelaksanaan penilaian dilakukan secara terpisah dan tidak boleh bersama dalam tim
  • pelaporan hasil penilaian sesegera mungkin diunggah setelah kunjungan dilakukan
  • pesan kepala cabang dinas pendidikan agar dilakukan secara sederhada dan tidak memberatkan sekolah dan tidak bertele-tele.




Kamis, 30 April 2026

Pembahasan Penelaahan panduan mata pelajaran PKL bersama Pusat Kurikulum dan pembelajaran

 


kelanjutan pembahasan hasil telaah panduan mata pelajaran PKL bersama tim pusat kurikulum dan pembelajaran kementrian pendidikan dasar dan menengah.

Secara bergantian masing-masing anggota tim memaparkan hasil telaahnya dalam bentuk komentar terhadap draf dokumen maupun secara tertulsi pada format telaah yang sudah disiapkan.

Secara uumum diskusi seputar implementasi PKL, baik tentang guru pembimbing maupun pada substansi materi juga kebahasaan.

Kegiatan ditutup oleh kepala pusat kurikulum dan pembelajaran tepat pukul 16.00, dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa kegiatan belum berakhir karena tim penyusun masih harus memfinalisasi hasil telaah yang dilakukan selama 2 hari ini.





Rabu, 29 April 2026

Penelaahan Panduan Praktik Kerja Lapangan Sekolah Menengah Kejuruan, dan Analisis Hasil Penelaahan Panduan Bimbingan dan Konseling

Berdasarkan undangan Pusat Kurikulum dan Pengembangan Kementerian pendidikan dasar dan menengah nomor 0479/B/F3/SK.02.01/2026 tanggal 27 April 2026, siang hari ini memulai kegiatan melalui jaringan/daring. 
Sesi pertama : 14.00 - 15.00, 
  • Pembagian kelas dan ruang, oleh panitia
  • Penjelasan teknik kegiatan oleh Bpk Dr. Taufiq Damarjati
  • Telaah Panduan Mata Pelajaran PKL

Sesi kedua : 16.00
  • Laporan kegiatan oleh Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Dr. Laksmi Dewi, M.Pd.
  • Pembukaan oleh  Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc.

Sesi ketia : 17.00
  • Telaah panduan pembelajaran PKL

Senin, 27 April 2026

Apel pagi & FGD

 



ada yang sedikit istimewa pagi ini, apel rutin dan FGD pengawas sekolah di kantor cabdin Lumajang, yaitu sebagai pembina apel adalah bpk Nanang MC Yusuf. Beliau adalah pengawas sekolah untuk jenjang SMA dan satu satunya Pengawas angkatan paling lama yaitu sejak belum otonomi daerah. Pak Nanang MC Yusuf diangkat sebagai pengawas sekolah oleh Bupati Lumajang sebelum tahun 2017 masih dinas pendidikan kabupaten.

Dan masa berikutnya otonomi daerah dimana pengelolaan jenjang SMA/SMK/PLK merupakan kewenangan gubernur jawa timur. Hari ini adalah senin terahkir dimana beliau aktif sebagai ASN karena per 1 April 2026 akan memasuki masa purna tugas/pensiun.

Dalam kesempatan ini beliau berpamitan dan menyampaiakn rasa terimakasihnya selama bergaul dan bertugas serta mohon maaf atas segala khilaf.