Cari Blog Ini
Selasa, 14 Juli 2026
Senin, 13 Juli 2026
Monitoring Pembukaan MPLS di SMKN Pasirian, SMK Pembangunan dan SMK Al Hidayah Candipuro
Hari pertama masuk sekolah ditandai dengan kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) sebagaimana diatur dalam dalam Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, yang menggantikan aturan lama. Aturan ini membatasi durasi MPLS maksimal 5 hari pada minggu pertama tahun ajaran baru, melarang keras perpeloncoan, atribut tak edukatif, dan pungutan biaya. Kegiatan wajib berfokus pada pengenalan lingkungan serta pembentukan karakter positif.
Poin-poin utama pelaksanaan MPLS berdasarkan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 mencakup hal-hal berikut:
1. Durasi dan Waktu Pelaksanaan
Dilaksanakan maksimal 5 hari pada minggu pertama awal tahun ajaran baru.
Pengecualian durasi berlaku untuk sekolah berasrama,
Sekolah Luar Biasa (SLB), dan sekolah layanan khusus, namun tetap harus dilaporkan secara resmi.
MPLS difokuskan pada pengenalan potensi diri, lingkungan sekolah, kurikulum, dan penguatan karakter.
Memuat materi utama seperti Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, dan budaya sopan santun termasuk dalam bermedia sosial.
Praktik perpeloncoan, kekerasan, maupun intimidasi.
Segala bentuk pungutan biaya kepada siswa baru.
Penggunaan atribut yang tidak edukatif, menyusahkan, atau tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran (misalnya: topi bola plastik, papan nama aneh, atau tas karung).
Pelibatan alumni sebagai panitia atau penyelenggara kegiatan.
Penugasan baru yang tidak masuk akal atau tidak relevan dengan kurikulum.
Untuk di Jawa Timur berdasar nota dinas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tanggal : 10 Juli 2026 Nomor : 400.3/ 4001 / 101.1 / 2026 tentang : Suksesi Rangkaian Kegiatan Pembukaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, maka Pelaksanaan MPLS diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Jawa Timur. Melalui pelaksanaan MPLS yang edukatif, inklusif, ramah anak, dan berorientasi pada pembentukan karakter, diharapkan peserta didik baru memperoleh pengalaman awal yang positif dalam memasuki jenjang pendidikan yang baru. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara satuan pendidikan, orang tua/wali peserta didik, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Maka bersama ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur akan melaksanakan rangkaian kegiatan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 secara hybrid, antara lain:
1. Gladi Bersih MPLS Tahun Ajaran 2026/2027
Hari / Tanggal : Minggu, 12 Juli 2026
Pukul : 06.30 WIB s.d. selesai
2. Pembukaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027
Hari / Tanggal : Senin, 13 Juli 2026
Pukul : 05.30 WIB s.d. selesai
- di SMKN Pasirian pembukaan berjalan dengan lancar sesuai agenda dipimpin langsung oleh kepala sekolah bertempat di lapangan upacara dan diikuti oleh sebagian guru dan para murid baru berjumlah 516 orang yang menjadi peserta
- Sementara kegiatan kelas XI berjalan pembelajaran di ruang masing-masing oleh guru mata pelajaran sesuai dengan jadwal yang telah disusun,
- Kelas XII melaksanakan PKL yang sudah dimulai setelah kenaikan kelas
- pembukaan tidak diintegrasikan dengan zoom yang dilaksanakan secara nasional melalui saluran zoom yang sudah disiapkan di ruang serba guna, hal ini terjadi karena waktu pembukaan di lapangan yang terlalu lama/molor
- kegiatan daring via zoom sesi 2 diikuti oleh seluruh murid baru di ruang serba guna
- jadwal kegiatan MPLS disusun sesuai dengan panduan
- agenda zoom MPLS Rana diikuti pukul 10.00
- agar MPLS dilaksanakans sesuai dengan panduan
- Kegiatan pembukaan secara daring diikuri dengan peserta di ruang kelas
- jumlah peserta belum jelas menurut keterangan para guru dan kepala sekolah, dan menyatakan bahwa sebagian murid baru sedang berkegiatan bersama koramil di luar sekolah (diragunakan)
- Kegiatan pembukaan oleh kepala sekolah di lapangan dan penandatanganan deklarasi anti rokok elektrik dan integritas diatas baner
- jumlah murid baru terdata 34 laki-laku dan 38 perempuan, namun belum hadir semua, dengan informasi masih belum masuk pondok (hal ini terjadi karena seluruh murid adalah santri pondok, dan berasal dari jenjang SMP di pondok tersebut)
- peserta mengenakan atribut-atribut yang dibuat dari barang-barang bekas.
Sabtu, 11 Juli 2026
Rakor Persiapan Monev MPLS 2026
dalam rangka mensukseskan pelaksanaan MPLS Ramah 2026, sebagaimana nota dinas kepala dinas pendidikan provinsi jawa timur, maka cabang dinas pendidikan mengadakan rakor pengawas yang dipimpin oleh kasubag tata usaha. Dan memberikan arahan secara teknis adalah kasi SMA dan Kasi SMK.
Disampaikan bahwa pengawas sekolah merupakan ujung tombak cabang dinas untuk suksesnya giat pembukaan MPLS yang harud diikuti secara nasional melalui saluran Daring, Sementara itu ada 2 sekolah utusan yang hadir secara lansung di tempat acara yaitu di SMKN 1 Singosari Malang yaitu SMAN 1 Tanggul dan SMKN 8 Jember dengan membawa serta barang-barang hasil program SIKAP untuk mengisi stand pameran.
Instrumen monev MPLS telah disiapkan dan untuk dipergunakan secara keseluruhan oleh para pengawas sekolah. Dengan perioritas utama adalah sekolah negeri.
-
Disalin dari modul 1.4 Program Pendidikan Guru Penggerak Ketika mendengar kata “disiplin”, apa yang terbayang di benak Anda? Apa yang terlin...
-
Bertempat di aula cabang dinas pendidikan Wilayah jember di kota Jember, hari ini untuk pertama kali dan mengawali tahun anggaran 2026 rakor...
-
SIstem Penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan bagi semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdas...



