Senin, 20 April 2026

FGD Pengawas Sekolah rutin Senin 20 April 2026

 Tema Diskusi :

  • Monitoring dan Evaluasi terkait PSAJ dan UKK telah dilaksanakan, meskipun sebenarnya pengawas memiliki tupoksi melakukan pendampingan, namun SPT memberikan amanah agar melakukan Monev.
  • Hari ini mulai ada sosialisasi kegiatan SPMB th 2026-2027, dan belum ada kegiatan pengawas terkait kegiatan SPMB tersebut.
  • Padatnya kegiatan di sekolah seharusnya tidak mengesampingkan Agenda akademik.
  • Hingga pagi ini, surat dan format DKN terkait kelulusan belum turun. Himbauan pengawas kepada sekolah binaan adalah silahkan melakukan proses pengumpulan nilai menggunakan format DKN tahun lalu
  • Saat ini koordinator pengawas dan tim mulai melakukan pemetaan sekolah binaan terkait Bapak Nanang MC. Yusuf yang akan segera memasuki masa purna tugas
  • Masukan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan SOP terkait tata cara pelaksanaan dan tertib administrasi cabdin.
  • Kasus terkait peserta didik yang tidak mengikuti PSAJ, Usaha sekolah wajib maksimal agar peserta didik bisa lulus. Akan tetapi jika seluruh prosedur telah dilakukan, dan belum memiliki hasil positif. Maka kembali kepada aturan dan standar yang sudah ditetapkan
  • Sekolah binaan Bapak Nanang MC Yusuf seluruhnya telah menyelesaikan setidaknya 30% pengelolaan kinerja kepala sekolah di R-GTK.
  • Perlu dikomunikasikan dengan yang berwenang terkait:
    • a) Waktu penandatanganan dan pengesahan kelulusan
    • b) Sharing bersama terkait regulasi dan informasi terbaru terkait kepegawaian
    • c) Surat penetapan kelulusan SMK belum terbit
    • d) Pengawas (Ibu Retna Dwi Irawati) dilibatkan menjadi tim penilai Adiwiyata
  • untuk sekolah menuju Adiwiyata Nasional (SMAN 1 Pasirian, SMAN Kunir, SMA Klakah, SMKN 2 Lumajange)
  • SPT Monev PSAJ dan UKK yang melibatkan Pejabat di lingkungan Cabdin belum seluruhnya terlaksana, padahal sekolah membutuhkan instrumen monev yang sudah terisi untuk pemenuhan tertib laporan
  • Perubahan tahapan SPMB SMA/SMK Negeri akan berdampak pada strategi-strategi yang harus diambil oleh sekolah-sekolah baik Negeri maupun swasta
  • Wacana terkait organisasi pengawas memberikan masukan tertulis secara resmi tentang penyeimbangan dan pengaturan kuota murid baru dalam SPMB tahun 2026-2027
  • Jika satuan pendidikan setelah melalui berbagai pertimbangan memutuskan tidak meluluskan, maka ada opsi E-ijazah tidak lulus dan lulus. Keputusan sepenuhnya adalah wewenang Kepala Sekolah.
  • Update PK PLK monev PSAJ telah dilaksanakan, data terkait sekolah binaan pengawas oleh BBPMP juga telah diisi.



Sabtu, 18 April 2026

Penutupan Liga Jatim 2026 Bola Basket

Memenuhi Disposisi Kepala Cabang DInas, sore ini menghadiri penutupan Final Youth East Java Basketball League 2026 Zona IV, bertempat di GOR Wirabhakti Lumajang. Acara ini sudah digelar sejak seminggu lalu dengan peserta berbagai club bola basket dari kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi dan Jember.

Liga Bola Basket ini mempertandingkan 5 kategori yaitu :

Kelompok Umur (KU) Junior/Pembinaan
KU-8 & KU-10 (Mix): Usia dini (6-10 tahun) untuk pengenalan dasar.
KU-11/KU-12: Kelompok umur 11-12 tahun, fokus pada fundamental tim dan teknik dasar.
KU-13/KU-14: Kategori sekolah menengah/junior (usia 13-14 tahun).
KU-16: Kategori remaja (usia 15-16 tahun).
KU-18: Kategori remaja/junior tingkat atas (usia 17-18 tahun)


Sebagai babak final sore ini dipertandingkan Garuda Club Jember melawan CBB Jember pada kategori KU 18 dan dimenangkan oleh Garuda Club jember.


Dalam kesempatan ini diskusi bersama ketua cabor yang juga adalah sekretaris daerah kab Lumajang Drs. Agus Triyono, M.Si menyoroti tentang club Lumajang sendiri yang tidak banyak berkiprah dalam ajang tersebut. Ketua cabor berpandangan bahwa perlunya pembinaan sejak dini dan dilakukan secara masif mengingat minat dari para generasi sekarang yag dipandang kurang. Kebanyakan anak usia SMP aktif di club untuk mendapatkan sertifikat yang dibutuhkan ketika mendaftar ke jenjang sekolah SMA/SMK, setelah itu ketika belajar di SMA/SMK mungkin terlalu banyak pelajaran sehingga kurang waktu untuk mengikuti kegiatan olahraga di club mereka, sehingga biasanya setelah lulus SMP kebanyakan keluar dari club.

Hal tersebut juga saya sampaikan bahwa di SMA/SMK memang tingkat keikutsertaan anak pada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler khususnya olahraga sangat kurang. Sebenarnya di beberapa sekolah yang memiliki lapangan basket pada umumnya sudah menyediakan kegiatan ekstrakurikuler bola basket, namun jumlah peserta yang minim, mungkin salah satunya adalah faktor jam pembelajaran intrakurikuler yang sangat padat dari senin hingga jumat pukul 07.00 - 16.00, sehingga anak sudah merasa capek.

Jalan santai SMK WYSN Sukodono

Dalam rangka ulang tahun ke 10 SMK WYSN Sukodono menyelenggarakan berbagai kegiatan antara lain jalan santai, panggung hiburan yang diramaikan oleh artis lokal dan juga menampilkan talenta para siswa dalam gerak dan lagu.

Kegiatan pagi ini saya hadir sebagai koordinator pengawas sekolah yang juga pernah sebagai pengawas pembina SMK WYSN. Hadir dalam kegiatan ini adalah Pengawas Pembina Ibu Lina, juga para undangan dari dunia usaha seperti Bank Jatim, Penerbit, juga SPPG. Selain itu jalan santai juga diikuti oleh masyarakat sekitar dan sebagian orang tua siswa. 

Banyak sekali doprize yang dibagikan kepala para peserta termasuk hadiah utama berupa mesin cuci, kulkas, kipas angin dan 2 ekor kambing.

Tujuan utama dari kegiatan ini tidak lain adalah memfasilitasi para siswa dan masyarakat untuk berolahraga pagi dan promosi sekolah, karena dihadiri oleh perwakilan dari beberapa SMP dan MTs.



Dalam sambutan saya sebagai koordinator pengawas mengajak semua pihak untuk terus mendukung majunya pendidikan kususnya SMK di wilayah kabupaten Lumajang guna mempersiapkan putra putri untuk siap memasuki dunia kerja sehingga mendorong tumbuhnya kemajuan wilayah.