Kamis, 23 April 2026

Pendampingan Bagi Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusif Jenjang SMA/SMK Tahun 2026

 


SIstem Penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan bagi semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya, itulah yang dimaksud dengan pendidikan inklusif.

Pemerintah provinsi jawa timur ingin menjadi pioner dalam penerapan propram pendidikan inklusif. Oleh karena itu hari ini melalui cabang dinas pendidikan wilayah jember menggelar kegiatan optimalisasi pendampingan bagi satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif jenjang SMA/SMK yang merupakan kerja bareng Bidang Pembinaan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus DInas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan dilaksanakan di aula SMK Negeri 6 Jember dan diikuti oleh seluruh kepala SMA/SMK Negeri kabupaten jember dan lumajang beserta 1 orang guru BK atau yang membidangi. Hadir pada acara tersebut adalah Kepala Cabang DInas Pendidikan wilayah Jember Iwan Triyono yang dalam arahannya meyampaikan bahwa jawa timur adalah provinsi pioner dalam penerapan program inklusif, oleh karena itu diharapkan semua sekolah negeri baiik SMA maupun SMK di wilayah jember dan lumajang tidak ada alasan lagi untuk tidak menerima anak berkebutuhan khusus dalam SPMB yang akan datang, dan tidak ada lagi aduan dari masyarakat orang tua karena anaknya tidak diterima di sekolah negeri.

Sebagai nara sumber hadir tim pokja Pendidikan inklusif yang memberikan materi tentang dukungan pokja PI, Kebijakan pemerintah dalam implementasi pendidikan inklusif, juga praktik baik dari tim SMA Negeri Gedangan Sidoarjo.



Kumpulan Materi

Rabu, 22 April 2026

Pemantauan FLS3N Dikmen Kab. lumajang

 


Sebagai ketua pembinaan dan percepatan talenta cabang dinas pendidikan wilayah jember, hari ini saya mengunjungi dan menyaksikan bersama dengan kepala cabang dinas pelaksanaan FLS3N tingkat Kabupaten Lumajang.

Suasana penuh semangat dan kreativitas mewarnai pembukaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Pendidikan Menengah (Dikmen) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Iwan Triyono, yang berlangsung di SMAN 3 Lumajang.

Dalam sambutannya, Iwan Triyono menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mengembangkan bakat, minat, serta karakter peserta didik di bidang seni dan sastra. Ia juga mendorong para siswa untuk menampilkan karya terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai budaya bangsa.

“FLS3N menjadi ruang ekspresi sekaligus pembinaan talenta siswa. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi kreatif yang berdaya saing serta berkarakter,” ujarnya saat membuka kegiatan secara resmi.

Kegiatan FLS3N Dikmen Tahun 2026 ini diikuti oleh perwakilan siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Lumajang. Para peserta akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, antara lain seni tari, musik tradisional, musik modern (solo vokal), cipta puisi, baca puisi, monolog, film pendek, desain poster, kriya, komik digital, dan fotografi.

Kepala cabang dinas dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada kepala SMAN 3 Lumajang yang juga ketua MKKS SMA atas kesediaan tempat yang diberikan sebagai tuan rumah. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman berharga bagi para peserta.

Pembukaan FLS3N ditandai dengan pemukulan kentongan dan penampilan seni dari siswa yang semakin menambah semarak suasana. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat generasi muda dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya Indonesia.

Melalui FLS3N 2026 ini, diharapkan akan terpilih talenta-talenta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Lumajang pada ajang tingkat Provinsi Jawa Timur, bahkan hingga tingkat nasional.





Selasa, 21 April 2026

Pendampingan dokumen sinkronisasi kurikulum SMK YP17-01 Lumajang

 


SMK YP17-01 Lumajang merupakan salah satu SMK yang bekerjasama dengan Daihatsu dalam program pintar bersama daihatsu. Salahsatu bentuk kerjasama adalah sinkronisasi kurikulum serta sertifikasi sarana prasarana/bengkel.

Untuk tahun 2026 ini akan dilaksanakan updating/resertifikasi sekaligus penandatangan kembali MOU yang direncanakan berpusat di Kota Blitar. Untuk itu sebagai persyaratan dibutuhkan dokumen kurikulum yang berlaku untuk pengesahan bersama daihatsu.

Ada beberapa bagian pada dokumen tersebut yang saya berikan masukan/koreksi sebagai temuan :
  • Struktur kurikulum belum menunjukkan yang terbaru dengan indikasi belum adanya mata pelajaran KKA dan nama mata pelajaran KIK
  • Belum terinci bentuk kerjasama bersama daihatsu
  • Belum tampak pada bagian mana pada kurikulum yang disinkronisasi bersama daihatsu

Tindak Lanjut :
  • Agar diperbaiki sebelum dibawa ke kota Blitar
  • Dalam pelaksanaan pembelajaran hendaknya sekolah sudah mengacu kepada kurikulum yang sudah ditetapkan bersama daihatsu.