Rabu, 28 Oktober 2026

Monitoring TKA 2026 SMKN Pasirian

 


MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN TKA TAHUN 2026

SMK NEGERI PASIRIAN

Hari/Tanggal: Rabu, 28 Oktober 2026
Waktu Kunjungan: Pukul 08.45–11.00 WIB
Satuan Pendidikan: SMK Negeri Pasirian
Kegiatan: Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026

A. Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Negeri Pasirian dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 08.45–11.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan memantau keterlaksanaan TKA, kesiapan petugas dan sarana prasarana, koordinasi kepengawasan, serta penanganan kendala yang terjadi selama pelaksanaan tes.

B. Data Peserta dan Moda Pelaksanaan

Berdasarkan data rekapitulasi TKA, diperoleh informasi sebagai berikut:

  • Jumlah peserta berdasarkan biodata: 373 murid, terdiri atas 237 laki-laki dan 136 perempuan.

  • Jumlah pendaftar: 373 murid.

  • Moda pelaksanaan: Online.

  • Jumlah komputer proktor: 8 unit.

  • Jumlah komputer klien: 190 unit.

  • Jumlah laboratorium: 10 ruang.

  • Pembagian sesi: Sesi 1 sebanyak 188 peserta dan sesi 2 sebanyak 185 peserta.

  • Pengawas ruang: Sebanyak 10 orang, seluruhnya hadir.

C. Hasil Monitoring dan Temuan

Berdasarkan hasil kunjungan, diperoleh beberapa temuan sebagai berikut.

  1. Kehadiran pengawas. Seluruh pengawas ruang sebanyak 10 orang hadir secara lengkap untuk mendukung pelaksanaan TKA.

  2. Gangguan server pusat. Pelaksanaan TKA pada hari kedua mengalami kendala berupa server pusat down, sehingga tes tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

  3. Penjadwalan susulan. Sebagai tindak lanjut atas kendala server pusat, pelaksanaan TKA hari kedua dijadwalkan untuk dilaksanakan kembali pada Jumat, 30 Oktober 2026, sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

  4. Kendala koordinasi kepengawasan. Tidak semua pengawas ruang dapat terhubung dengan penyelia. Kondisi ini perlu menjadi perhatian agar koordinasi dan pengendalian pelaksanaan tes dapat berjalan optimal.

  5. Peserta berhalangan karena sakit. Terdapat satu orang murid yang tidak dapat mengikuti TKA karena sakit. Status keikutsertaannya perlu ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

D. Rekomendasi Tindak Lanjut

  1. Memastikan kesiapan sistem dan koordinasi teknis dengan penyelia serta pihak pengelola TKA pusat sebelum pelaksanaan susulan pada Jumat, 30 Oktober 2026.

  2. Memastikan seluruh pengawas ruang dapat terhubung dengan penyelia melalui sarana komunikasi yang ditetapkan.

  3. Memastikan informasi jadwal susulan tersampaikan kepada seluruh peserta yang terdampak.

  4. Melakukan pendataan dan verifikasi terhadap satu murid yang tidak dapat mengikuti tes karena sakit, serta mengoordinasikan tindak lanjut sesuai ketentuan.

  5. Mendokumentasikan kendala server pusat dan langkah penanganannya sebagai bahan evaluasi pelaksanaan TKA.

  6. Memastikan kesiapan perangkat komputer, jaringan, laboratorium, dan petugas sebelum tes susulan dimulai.

Monitoring TKA 2026 SMK Pesantren Satelit Hidayatul Hasan Lumajang

 



MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN TKA TAHUN 2026

SMK PESANTREN SATELIT HIDAYATUL HASAN LUMAJANG

Hari/Tanggal: Rabu, 28 Oktober 2026
Kegiatan: Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026
Satuan Pendidikan: SMK Pesantren Satelit Hidayatul Hasan Lumajang

A. Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 di SMK Pesantren Satelit Hidayatul Hasan Lumajang dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan tes berjalan sesuai dengan prosedur, didukung kesiapan sarana dan prasarana, serta terlaksana secara tertib dan lancar.

Monitoring dilakukan dengan memperhatikan kesiapan peserta, perangkat komputer, jaringan, petugas pelaksana, dan koordinasi selama kegiatan berlangsung.

B. Hasil Monitoring dan Evaluasi

Berdasarkan hasil pemantauan, secara umum pelaksanaan TKA di SMK Pesantren Satelit Hidayatul Hasan Lumajang berjalan dengan lancar, tertib, dan tanpa kendala berarti, dengan jumlah peserta 6 orang, laptop klien tersedia 8 unit dengan 1 server.

Aspek-aspek pelaksanaan yang menjadi perhatian dalam kegiatan monitoring meliputi:

  1. Keterlaksanaan tes: Pelaksanaan TKA berlangsung lancar tanpa kendala yang mengganggu jalannya kegiatan.

  2. Kesiapan teknis: Tidak terdapat kendala teknis yang dilaporkan selama pelaksanaan.

  3. Koordinasi petugas: Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik sehingga tidak ditemukan kendala berarti yang menghambat proses tes.

  4. Ketertiban pelaksanaan: Kegiatan berlangsung sesuai dengan tujuan pelaksanaan TKA dan mendukung terciptanya suasana tes yang kondusif.

C. Rekomendasi

Untuk menjaga kualitas pelaksanaan TKA, direkomendasikan agar satuan pendidikan:

  1. Mempertahankan kesiapan sarana dan prasarana serta koordinasi antarpelaksana.

  2. Tetap melakukan pemeriksaan perangkat dan jaringan sebelum setiap sesi dimulai.

  3. Mendokumentasikan pelaksanaan dan hasil evaluasi sebagai bahan pelaporan.

  4. Mempertahankan ketertiban serta kepatuhan terhadap prosedur pelaksanaan TKA.

Selasa, 27 Oktober 2026

Monitoring TKA di SMK YP17-01 Lumajang

 


MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN TKA TAHUN 2026

SMK YP 17-01 LUMAJANG

Hari/Tanggal: Selasa, 27 Oktober 2026
Satuan Pendidikan: SMK YP 17-01 Lumajang
Kegiatan: Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA)

A. Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK YP 17-01 Lumajang dilaksanakan untuk memantau keterlaksanaan ujian, kesiapan sarana dan prasarana, serta kepatuhan terhadap prosedur pelaksanaan TKA.

Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan pada sesi pertama berjalan dengan lancar. Namun, pada sesi kedua terjadi kendala berupa pemadaman listrik yang mengharuskan satuan pendidikan menggunakan generator set (genset) sebagai sumber listrik alternatif. Persiapan dan pengoperasian genset menyebabkan waktu mulai tes mengalami kemunduran.

Dalam pelaksanaan selanjutnya, muncul kendala teknis pada server sehingga tes tidak dapat diselesaikan sampai tuntas. Kondisi tersebut menyebabkan pelaksanaan TKA tidak dapat dilanjutkan sebagaimana mestinya dan akhirnya diajukan untuk mendapatkan jadwal susulan atau pelaksanaan ulang sesuai dengan ketentuan dan keputusan pihak yang berwenang.

B. Data Peserta dan Moda Pelaksanaan

Berdasarkan data pada tabel rekapitulasi, diperoleh informasi sebagai berikut:

  • Jumlah peserta berdasarkan biodata: 39 murid, terdiri atas 38 laki-laki dan 1 perempuan.

  • Jumlah pendaftar: 37 murid, terdiri atas 36 laki-laki dan 1 perempuan.

  • Moda pelaksanaan: Semi online.

  • Jumlah komputer proktor: 2 unit.

  • Jumlah klien: 40 unit.

  • Jumlah laboratorium: 2 ruang.

  • Pembagian sesi: Data tabel mencatat 37 peserta pada sesi kedua. Rincian jumlah peserta yang benar-benar mengikuti tes pada setiap sesi perlu dikonfirmasi kepada panitia satuan pendidikan.

  • Pengawas ruang: 2 orang yang berasal dari SMKN 1 Lumajang.

Terdapat selisih antara jumlah biodata (39 murid) dan jumlah pendaftar (37 murid). Data tersebut perlu diverifikasi untuk memastikan kesesuaian jumlah peserta yang terdaftar dan yang mengikuti pelaksanaan TKA.

C. Hasil Monitoring dan Temuan

Hasil monitoring menunjukkan beberapa hal berikut.

  1. Sesi pertama berjalan lancar. Pelaksanaan tes berlangsung tanpa kendala berarti berdasarkan informasi yang diperoleh.

  2. Terjadi pemadaman listrik pada sesi kedua. Satuan pendidikan melakukan upaya penanganan dengan menyiapkan dan menggunakan genset sebagai sumber listrik alternatif.

  3. Waktu mulai tes mengalami kemunduran. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan waktu untuk mempersiapkan dan mengoperasikan genset setelah pemadaman listrik.

  4. Terjadi kendala pada server. Pelaksanaan tes tidak dapat diselesaikan sampai tuntas akibat masalah teknis pada server.

  5. Diajukan pelaksanaan susulan atau pengulangan. Karena tes tidak dapat diselesaikan, satuan pendidikan mengajukan penjadwalan susulan atau pelaksanaan ulang sesuai mekanisme yang berlaku.

  6. Pengawasan eksternal. Pelaksanaan diawasi oleh dua orang pengawas ruang dari SMKN 1 Lumajang.

D. Rekomendasi Tindak Lanjut

  1. Melakukan koordinasi dengan penyelia dan pihak terkait untuk memastikan penyebab kendala server serta memperoleh arahan resmi mengenai pelaksanaan susulan atau pengulangan tes.

  2. Memastikan kesiapan genset dan melakukan pengujian sebelum pelaksanaan TKA untuk mengurangi keterlambatan apabila terjadi pemadaman listrik.

  3. Melakukan pemeriksaan kesiapan perangkat komputer, jaringan, dan server sebelum tes dimulai.

  4. Memastikan peserta yang terdampak tercatat secara akurat, termasuk status keikutsertaan dan sesi yang belum diselesaikan, sebagai dasar pengajuan jadwal susulan.

  5. Melengkapi dokumentasi kejadian, termasuk waktu pemadaman, waktu penggunaan genset, kendala server, dan koordinasi dengan penyelia.

  6. Memverifikasi selisih jumlah biodata dan pendaftar agar data peserta dalam laporan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

E. Penutup

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, pelaksanaan TKA di SMK YP 17-01 Lumajang pada sesi pertama berjalan lancar. Akan tetapi, pada sesi kedua terjadi pemadaman listrik yang menyebabkan keterlambatan pelaksanaan, disusul kendala server yang mengakibatkan tes tidak dapat diselesaikan sampai tuntas.

Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut melalui koordinasi dengan penyelia dan pihak berwenang untuk memperoleh kepastian jadwal susulan atau pelaksanaan ulang, sekaligus memperkuat kesiapan teknis satuan pendidikan agar kendala serupa dapat diminimalkan.