Selasa, 15 September 2026

Sosialisasi Implementasi Jatim Learning Digital Vault (JLDV)

Berdasar nota dinas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tanggal 10 September 2026 nomor  400.3.3.1/5400/101.7.1/2026, tentang Sosialisasi Implementasi Jatim Learning Digital Vault (JLDV), maka hari ini hadir di ruang zoom yang telah disediakan.

Learning Digital Vault (JLDV) sebagai salah satu platform pembelajaran digital di Provinsi Jawa Timur, yang disiapkan oleh dinas pendidikan jawa timur sebagai solusi untuk memberikan akses belajar kepada seluruh masyarakat jawa timur.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh kepala dinas pendidikan jawa timur Aries Agung P, dalam sambutannya menyampaikan agar platform ini dipar bermanfaat dalam memberikan akses secara menyeluruh kepada masyarakat jawa timur melalui digital. Diharapkan tidak hanya satu guru menguplod seribu konten, tetapi bagaimana banyak guru yang membuat dan menguplod konten-konten baerupa naskah, video dan lain-lain.



Materi disampaikan oleh ibu Titik dari TIKP:

Tentang Jatim Learning Digital Vault (JLDV)
Definisi: Platform pembelajaran digital yang dikembangkan oleh UPT. Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (UPT TIKP) Dindik Jatim.
Fitur Utama: Menyediakan ruang penyimpanan dan akses sumber belajar berbasis video, bank soal, serta modul interaktif.
Tujuan: Mendukung akses sumber belajar yang inovatif, mudah, dan relevan guna mendorong transformasi pembelajaran digital yang adaptif bagi guru dan siswa di Jawa Timur.
Cara Akses JLDV
Untuk mulai menggunakan platform ini, guru dan siswa dapat mengikuti langkah mudah berikut:
  • Kunjungi Laman Resmi: Akses platform pembelajaran ini secara langsung melalui situs resmi Jatim Learning Digital Vault.
  • Gunakan Akun Pembelajaran: Masuk (login) menggunakan akun resmi yang telah didistribusikan oleh pihak sekolah atau Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (biasanya terintegrasi dengan data pokok pendidikan/dapodik).
  • Pilih Jenjang Pendidikan: Setelah berhasil masuk, Anda dapat memilih materi yang dikategorikan berdasarkan jenjang SMA, SMK, dan SLB.

📦 Fitur Modul & Sumber Belajar Interaktif
Platform JLDV dirancang sebagai wadah penyimpanan digital (vault) yang kaya akan multimedia untuk mendukung proses belajar mengajar yang adaptif. Fitur utamanya meliputi:
  • Modul Interaktif (E-Modul): Bahan ajar digital yang tidak hanya berisi teks dan gambar statis, melainkan sudah dirangkai secara sistematis dengan elemen audio, grafik, dan simulasi interaktif. Fitur ini membantu siswa memahami konsep abstrak secara mandiri.
  • Ribuan Video Pembelajaran: Konten video berkualitas tinggi yang dibuat langsung oleh guru-guru terbaik di Jawa Timur. Video ini dirancang menarik, ringkas, dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
  • Bank Soal & Asesmen: Kumpulan latihan soal untuk menguji pemahaman siswa. Fitur ini mempermudah guru dalam melakukan evaluasi secara berkala tanpa harus menyusun instrumen tes dari awal.
  • Akses Multiplatform: Dokumen dan modul di dalamnya dapat diakses dengan mudah melalui perangkat komputer (desktop) maupun smartphone untuk fleksibilitas belajar di mana saja.

Senin, 14 September 2026

Sosialisasi GEMPITA 2026

Berdasarkan nota dinas Plt. Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Tanggal : 11 September 2026 Nomor : 400.3.3.7 / 11538 / 101.5 / 2026, tentang Undangan Sosialisasi Pelaksanaan GEMPITA 2026, maka hari ini menghadiri Dalam rangka persiapan dan penyamaan persepsi terkait pelaksanaan GEMPITA Tahun 2026.

Peserta dalam kegiatan ini adalah Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah se-Jawa Timur, MKKS SMA, SMK, dan SLB Negeri/Swasta, serta Pengawas Sekolah.

Kegiatan dibuka oleh Plt Kepala Bidang GTK bpk Mustakim, yang dalam arahanya menyampaikan bahwa terdapat beberapa inovasi yang berbeda dengan Gempita tahun sebelumnya, oleh karena itu diharapkan semua komponen dapat mengambil kesembatan dalam ajang lomba ini.

Materi tentang Gempiran disampaiakan oleh nara sumber ibu Ninik Pengawas cabdin Malang selaku koordinator panitia, 

Tentang teknis pendaftaran pada portal https://gempita.pgtkjatim.id/ disampaikan oleh ibu Anastasia pengawas Surabaya.



Tindak lanjut :
  • Menyiapkan karya untuk diajukan dalam ajang lomba ini

Apel & FGD Senin pagi

 



1. Uraian Kegiatan

Apel pagi hari Senin dan meeting/Focus Group Discussion (FGD) bersama para pengawas sekolah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kedisiplinan, memperkuat koordinasi, serta menyatukan langkah dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawas sekolah.

Pada apel pagi, amanat pembina apel diarahkan pada beberapa agenda strategis yang perlu mendapat perhatian bersama, yaitu Tes Kemampuan Akademik (TKA), Lomba Gempita.

TKA menjadi salah satu perhatian karena memerlukan kesiapan satuan pendidikan, kepala sekolah, guru, dan terutama peserta didik. Para pengawas sekolah diharapkan dapat mengambil peran dalam melakukan pembinaan dan pemantauan agar sekolah binaan mempersiapkan pelaksanaan TKA secara optimal, baik dari sisi kesiapan peserta didik, pendidik, sarana prasarana, maupun pengelolaan teknis pelaksanaannya.

Agenda berikutnya adalah Lomba Gempita yang perlu dipersiapkan dan dikoordinasikan dengan baik. Kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menggali potensi, kreativitas, prestasi, dan karakter positif peserta didik.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan meeting/FGD bersama para pengawas sekolah. FGD menjadi ruang untuk melakukan diskusi, berbagi informasi, mengidentifikasi permasalahan di sekolah binaan, serta menyusun langkah bersama terkait agenda TKA, Lomba Gempita, dan rencana pelaksanaan PKKS.

Pembahasan mengenai PKKS bahwa sudah dibentuk tim perumus dari komponen Korwas dan mkps yang akan menyatukan rumusan seperti apa PKKS yang diinginkan pejabat struktural, agar tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku, bahwa PKKS dilakukan melalui ruang gtk.

Melalui kegiatan apel dan FGD tersebut, diharapkan seluruh pengawas memiliki pemahaman yang sama terhadap agenda prioritas dan mampu menerjemahkannya dalam bentuk pembinaan dan pendampingan nyata di sekolah binaan.

2. Hasil Kegiatan

Beberapa hasil yang diperoleh dari kegiatan tersebut antara lain:

  1. Terbangunnya kesamaan persepsi para pengawas sekolah terhadap agenda prioritas pendidikan yang perlu segera ditindaklanjuti.
  2. Meningkatnya kesiapan pengawas dalam memberikan pembinaan dan pemantauan terkait pelaksanaan TKA di sekolah binaan.
  3. Teridentifikasinya kebutuhan koordinasi dalam persiapan dan pelaksanaan Lomba Gempita.
  4. Adanya pemahaman bersama tentang PKKS 
  5. Penguatan koordinasi dan komunikasi antar-pengawas dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul di sekolah binaan.
  6. Terbangunnya komitmen untuk menjadikan hasil koordinasi dalam FGD sebagai dasar pelaksanaan pendampingan di sekolah masing-masing.

3. Rencana Tindak Lanjut

  • Melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada kepala sekolah/guru terkait kesiapan TKA serta memantau persiapan sekolah binaan.
  • Mengidentifikasi kendala yang dihadapi sekolah dan mengomunikasikan kebutuhan penyelesaian kepada pihak terkait.
  • Lomba Gempita Mendorong sekolah binaan mempersiapkan peserta.
  • Tentang PKKS menunggu hasil koordinasi bersama pejabat struktural.