Senin, 18 Mei 2026

Kunjungan ke SMK Bunda Mulia Tempeh

 


Sudah beberapa hari terakhir ibu Humatus, kepala SMK Bunda Mulia tempeh menghibungi guna berkonsultasi tentang permasalahan yang sedang dialami tentang lembaga sekolahnya. Hal tersebut saya maklumi karena sejak pendirian sekolah ini saya mendampingi sebagai Pengawas Pembina, namun sejak 2 tahun terakhir sudah tidak lagi, tetapi dalam banyak hal kepala sekolah masih berkonsultasi dan meminta pendapat.

SMK Bunda Mulia Tempeh sudah 3 kali meluluskan dengan jumlah siswa yang terus mengalami peningkatan, Sekolah ini sejak berdini berada dalam naungan PGRI karena secara fisik menenmpati gedung yang dahulunya adalah SMA PGRI Tempeh. 

Namun ketika ibu Kepala sekolah ingin melakukan perubahan dan pengembangan sekolah ternyata terkendala dengan status lahan yang ternyata diketahui bukan milik yayasan PGRI tetapi masih milik Desa dan bersertifikat HGB. Proses pengurusan dan penyeleseian telah dilakukan namun hingga saat ini mengalami kebuntuan. Disisi lain merasa bahwa perhatian yayasan PGRI terhadap sekolah dianggap kurang, terutama dalah hal pengembangan dan pembiayaan.

Sebagai pengawas sekolah saya mengapresiasi kegigihan ibu kepala sekolah dalam pengembangan pendidikan, ini terbukti dua tahun ini telah mulai merintis mendirikan yayasan dan telah membangun gedung baru yang diperuntukkan bagi lembaga Griya Lansia, juga PKBM dan LKP. Lokasi berada di desa pandanwangi dengan pembangunan gedung dan beberapa aset lahan sebagai rencana pengembangan.

Hasil kunjungan dan tindak lanjut :
  • Pembangunan prasarana gedung perlu untuk dilanjutkan sesuai dengan rencana hingga selesei 100%
  • Proposi tentang keberadaan griya lansia dan PKBM perlu terus dilakukan.
  • Peningkatan kualitas pembelajaran dan sarana-prasarana pada smk bunda mulia harus terus dilakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuliskan Pesan Anda