Rabu, 09 September 2026

Pembinaan Refleksi Implementasi PM melalui Supervisi Akademik di SMK Pembangunan Cansipuro

 



Berdasarkan PermenPANRB Nomor 7 Tahun 2026 tentang Jabatan Fungsional di Bidang Pendidik dan Pengawasan Mutu Pendidikan. Pengawas sekolah kembali menjadi jabatan fungsional dengan tugas pokok dan peran pembinaan, pemantauan, evaluasi, dan pendampingan peningkatan mutu satuan pendidikan.

Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi kepengawasan sekaligus memastikan keberlanjutan peningkatan mutu sekolah binaan, pengawas sekolah melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan kepada Kepala Sekolah dan guru di SMK Pembangunan Candipuro. Kegiatan ini diarahkan tidak hanya pada pemenuhan aspek administratif, tetapi lebih jauh pada penguatan kualitas proses pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan, karakteristik, dan perkembangan murid.

Salah satu fokus pendampingan adalah melakukan refleksi terhadap implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) melalui supervisi akademik. Supervisi akademik diposisikan sebagai proses kolaboratif untuk melihat sejauh mana prinsip pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan telah hadir dalam praktik pembelajaran di kelas. Pengawas bersama kepala sekolah dan guru merefleksikan proses pembelajaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, asesmen, pemberian umpan balik, keterlibatan murid, hingga tindak lanjut hasil pembelajaran.

Dalam kegiatan ini saya melakukan dialog bersama kepala sekolah dan guru mengenai pengalaman nyata yang terjadi selama proses pembelajaran. Guru diajak melihat kembali apakah pembelajaran telah memberikan kesempatan kepada murid untuk memahami, mengaplikasi, dan merefleksi pengetahuan serta pengalaman belajarnya. Perhatian juga diberikan pada bagaimana guru menciptakan pembelajaran yang mendorong murid aktif berpikir, berkolaborasi, memecahkan masalah, menghubungkan materi dengan konteks kehidupan dan dunia kerja, serta melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajarnya.

Supervisi akademik dilaksanakan dengan pendekatan pendampingan yang dialogis, reflektif, dan konstruktif. Pengawas tidak menempatkan guru sebagai objek penilaian, melainkan sebagai mitra profesional yang bersama-sama mencari solusi terhadap tantangan pembelajaran. Temuan supervisi digunakan sebagai bahan percakapan untuk mengidentifikasi praktik baik yang sudah berjalan, aspek yang masih perlu diperkuat, serta alternatif perbaikan yang realistis sesuai dengan karakteristik SMK Pembangunan Candipuro.

Temuan :

  • jumlah siswa dalam kelas baik kelas X dan XI tidak sesuai dengan data, banyak siswa yang tidak hadir dengan berbagai alasan (hujan, banjir, kendala transportasi, dll)
  • jurnal kelas dan perangkat mengajar guru tidak mencantumkan daftar hadir siswa

Tindak Lanjut:

  • kepala sekolah segera menyusun jadwal pelaksanaan supervisi akademik dan menetapkan instrumen yang digunakan
  • supervisi akademik fokus pada implementasi pembelajaran mendalam oleh karena itu instrumen dipastikan sesuai
  • perangkat pembelajaran guru di kelas agar dilengkapi dengan daftar hadir siswa, baik itu jurnal kelas maupun.



Senin, 07 September 2026

Rakorprov APSI Jatim 2026

 



Bedsarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) pasal 28 ayat (2) disebutkan bahwa salah satu forum rapat-rapat organisasi adalah Rakorprov, serta memperhatikan Permenpan RB No. 7 Tahun 2026 Pasal 22 ayat (2) disebutkan bahwa: Setiap Guru, Pamong Belajar, Pengawas Sekolah, dan penilik WAJIB menjadi anggota Organisasi Profesi. Selain hal tersebut APSI Pusat akan menyelenggarakan Rakornas-Rakernas di Jawa Timur (Surabaya) pada bulan Oktober mendatang.

Demi menyatukan Langkah, menghangatkan silaturahmi dan merapatkan barisan dalam menyambut rekan-rekan sejawat dari seluruh Nusantara, serta suksenya RAKORNAS –RAKERNAS APSI 2026, Pengurus APSI Provinsi Jawa Timur akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Provinsi (RAKORPROV) dengan tema “Sinergi Pengawas Sekolah Jawa Timur: Optimalisasi Pemantauan, Penilaian, dan Pembinaan menuju Peningkatan Budaya Mutu di Sekolah Binaan”. Kegiatan dilaksanakan di Gaha Utama BBPMP Provinsi Jawa Timur - Jl. Ketintang Wiyata No.15, Ketintang, Kc. Gayungan, Kota Surabaya Jawa Timur.

Sebagai nara sumber para rakor hari ini adalah Ketua APSI Pusat Dr. Agus Sukoco, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai.
Adapun materi yang disajikan oleh ketua APSI Pusat antara lain tentang permenpanrb nomor 7 tahun 2026 yang mengubah kembali pengawas sekolah sebagai jabaran fungsional, bukan lagi guru sebagaimana peraturan sebelumnya di era kurikulum merdeka.

Sedangkan materi dari Kepala Dinas Pendidikan bertajuk Pengawas yang dibutuhkan sekolah, pengawas yang mengubah sistem, Dari jabatan fungsional menuju arsitek kemajuan pendidikan. Dan dalam materi tersebut kepala dinas memperikan tugas kepada para pengawas yaitu Gerakan Jawa Timur 90 hari Sekolah Naik Kelas.





Tindak Lanjut :
  • Memilih sekolah binaan sebagai sasaran praktik baik sesuai dengan tugas diatas
  • Mengidentifikasi permasalahan yang ada di sekolah yang dipilih sebagai model praktik baik
  • menulis/melaporkan sebagai praktik baik

Kamis, 03 September 2026

Sesi Daring Pelatihan PM berbasis kelompok kerja

 


Dalam rangka melanjutkan kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), berbasis Kelompok kerja pengawas sekolah siang ini dilaksanakan pertemuan sesi Daring melalui platform googlemeet.

Agenda kegiatan:

1. 📚 Pemaparan proses dan hasil telaah RPP/Modul Ajar yang telah terintegrasi Pola Pikir Bertumbuh (PPB/Growth Mindset) serta telaah hasil supervisi akademik yang terintegrasi PPB/GM.

2. 📊 Pemaparan hasil pembinaan dan pemantauan sosialisasi Pembelajaran Mendalam (PM) di satuan pendidikan.

3. 📝 Pemaparan hasil pembinaan terkait kesesuaian rencana pembelajaran pendidik dengan kebijakan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding & Kecerdasan Artifisial (KKA).

4. 💬 Diskusi, berbagi praktik baik, refleksi, dan penguatan bersama.

MAteri ini ada pada bagian SP 2 .1 dan SP2.2 pada kegiatan 3

Pemaparan  hasil telaah RPP oleh pak Mujiarto, data pembinaan/pemantauan, serta praktik baik dari sekolah binaan masing-masing sebagai bahan berbagi dan diskusi.


Pembinaan Kepala SMK Satelit Lumajang



SMK Pesantren Hidayatur Hasan Satelit Lumajang, pada tahun pelajaran 2026/2027 ini mendapatkan murid meningkat dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 15 orang siswa. Dan saat ini perpanjangan Ijin operasional belum keluar karena kelengkapan IMB yang belum dimiliki dan sedang dalam pengurusan.

Oleh karena itu tema diskusi dalam pembinaan dan pendampinagan hari ini adalah seputar bagaimana penyeleseian dan apa yang sudah dikerjakan oleh yayasan dan sekolah dalam upaya pemenuhan persyaratan perpanjangan ijin operasional tersebut.

Proses Pembinaan dan Pendampingan :
  • Ditemui kepalaa sekolah, beberapa guru, serta para mahasiswa ppl dari Sekolah tinggi miftahul ulum lumajang.
  • para siswa sedang mengikuti kegiatan maulid nabi bersama di pondok pesantren
  • pengurusan IMB sedang diusahakan dengan mencari rekanan yang tepat, 
  • sudah mendapat dukungan penuh dari pemilik yayasan pondok pesantren/bu nyai
  • berdiskusi bersama para mahasiswa yang sedang ppl tentang kurikulum dan pembelajaran mendalam
Tindak Lanjut :
  • agar kepala sekolah mensegerakan proses pengurusan IMB
  • para mahasiswa agar membantu sekolah untuk menemukan ide-ide kreatif dalam upaya mempertahankan eksistensi sekolah dan pengembangan sehingga dapat meningkatkan animo masyarakat terhadap sekolah

Rabu, 02 September 2026

Sosialisasi Registrasi Sunberdaya Manusia Guru dan Tendik (RSDM)

Bertempat di ruang Pinandita SMAN 2 Lumajang, dihadiri oleh para wk kurikulum dan operator dari SMA SMK negeri kabupaten Jember dan Lumajang, para pengawas sekolah, serta para pejabat struktural cabang dinas pendidikan Wilayah jember dan lumajang. 

Sambutan kasi SMK Moh Hotib, mengingatkan tentang program-program unggulan yang sudah digagas dan diluncurkan oleh cabang dinas, untuk disukseskan secara bersama-sama. Juga mengingatkan tentang perlunya mendata anak usia sekolah di seputar lingkungan wilayah untuk diajak kembali ke sekolah dalam rangka mengurangi ATS. Dihimbau sekolah untuk meminimalkan putus sekolah dengan tidak mengeluarkan anak dari sekolah. 



Dalam rangka meningkatkan index sumberdaya manusia dan mengurangi tingkat ATS hingga dibawah rata-rata Jatim. 

Sambutan Kasubag TU:

  • RSDM hal baru maka sosialisasi ini menjadi hal penting untuk diketahui bersama. 
  • Hampir tiap hari permohonan mutasi itu ada, dan RSDM ini berfungsi mengatur tentang mutasi dan tambahan tugas
  • Kelompok formasi berdasarkan usia
  • Pengawas sekolah diharapkan dapat menyejukkan kondisi di sekolah dengan banyaknya permohonan mutasi guru.
Nara sumber dari GTK dinas pendidikan prov Jatim.

Ruang Sumber Daya Manusia (RSDM) - Kemendikdasmen

  • Fokus: Platform manajemen data pendidik rilisan terbaru (2026) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
  • Fungsi Pengganti: Aplikasi ini dibuat khusus untuk menggantikan fitur Penugasan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang secara resmi telah dinonaktifkan pada sistem Dapodik versi 2027.

  • Penggunaan: Digunakan secara terpusat oleh operator sekolah dan satuan pendidikan untuk memutakhirkan data penugasan SDM secara mandiri di luar sistem utama Dapodik.

Pembinaan & Pendampingan Supervisi Akademik SMKN Klakah

 



Kepala SMK Negeri Klakah baru bertugas (promosi) kurang lebih satu bulan lamanya, dan berlatar belakang guru SMA.Oleh karena itu pembinaan dan pendampingan ingin saya intensifkan. Bulan September merupakan bulan efektif pembelajaran pada semester ganjil, sehingga sangat cocok jika kepala sekolah melakukan salah satu tugasnya yaitu supervisi akademik dan manajerial.

Proses pembinaan dan pendampingan :
  • berdiskusi bersama kepala sekolah dan tim supervisi akademik sesuai dengan sk yang telah diterbitkan, serta ditambahkan wk kurikulum yang belum dimasukkan dalam sk
  • tahapan supervisi akademik belum dilaksanakan
  • instrumen pra observasi, observasi dan tindak lanjut saya berikan sebagai model untuk dapat digunakan
  • semua sepakat dan berharap agar supervisi akademik semester ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga hasilnya dapat mendoorong perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran

Tindak Lanjut :
  • SK tim supervisi diubah dengan manmbahkan 2 orang lagi agar beban kerja dapat dikurangi dari 9 guru tiap supervisor menjadi 5-6 guru saja
  • segera disusun jadwal supervisi/observasi


Selasa, 01 September 2026

Refleksi setahun Pembelajaran Mendalam melalui Supervisi Akademik SMKN YP 17 Lunajang

 




Latar Belakang:
  • Bulan Sentember merupakan bulan efektif pembelajaran setelah masuk awal tahun bulan Juli dan kegiatan Agustusan
  • Salah satu tugas Kepala sekolah adalah Supervisi Akademik bagi para pendidik di sekolah masing-masing
  • Implementasi prinsip pembelajaran Mendalam telah berjalan satu tahun sejak diluncurkan tahun lalu
  • SMK YP 17 terdapat 2 lembaga dalam satu lokasi dan dalam perkembanganya dari tahun ke tahun dalam kategori stagnan atau belum ada perkembangan yang signifikan khususnya dalam hal jumlah murid, bahkan cenderung berkurang
  • Tahun ajaran 2026/2027 ini khusus untuk SMK YP17-01 ada sedikit pertumbuhan jumlah murid, yaitu sebanyak 48 orang dari 36 yang lulus, sedangkan sebaliknya terjadi penurunan drastis pada SMK YP 02.
Proses Pembinaan dan Pendampingan :
  • Pembinaan dimulai pukul 07.00 dengan saya awali keliling sekolah melihat proses pembelajaran, dengan temuan:
    • murid baru kelas X teknik kendaraan ringan ada 32 orang sedang di lapangan untuk mata pelajaran olahraga
    • Murid baru Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Teknik pemesinan belajar dalam satu ruang untuk mata pelajaran umum dengan jumlah murid 12 orang
    • Murid kelas XI sedang pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran pilihan yaitu teknik pengelasan dengan memproduksi rak tempat pot bunga, sepatu, dll
  • Hari ini juga dilakukan pembukaan/dimulainya pemanfaatan tempat sampah daur ulang botol plastrik, ini sebagai bentuk menjaga lingkungan sekolah melalui pembudayaan pemilaiahan sampah plastik
  • Pembinaan tentang supervisi akademik dalam satu ruang yang diikuti oleh Kepala SMK YP17-01 bapk Ludi, dan Kepala SMK YP02 ibu Sucin beserta para guru dari kedua lembaga
  • Materi Pembinaan :
    • Tugas pokok Kepala Sekolah
    • Tugas pokok Pengawas Sekolah
    • Tugas Pokok Guru
    • Refleksi setahun implementasi pembelajaran mendalam (tanya jawab dan diskusi)
  • Supervisi akademik telah mulai dilaksanakan oleh para kepala sekolah dan timnya, namun instrumen yang digunakan belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam
Tindak Lanjut :
  • Kepala sekolah melanjutkan tahapan supervisi akademin sebagaimana yang telah dijadwalkan, telaan RPP, observasi kelas, dan tindak lanjut
  • Para guru perlu meningkatkan inovasi pembelajaran dengan pengembangan model-model pembelajaran proyek dan atau tefa





Senin, 31 Agustus 2026

Rakor KS

 


Menghadiri undangan kepala cabang dinas dalam kegiatan Koordinasi Kepala SMA/SMK/SLB Negeri dan perwakilan MKKS Swasta. 
Kegiatan bertempat di SMAN 2 Lumajang dipimpin langsung oleh kepala cabang dinas beserta kepala seksi SMA/Kasubag serta kepala seksi SMK.

Materi :

Hotib kasi SMK :

  • Program pendidikan karakter: pembatasan hp, hemat energi, zero sampah plastik. Mengingatkan peran KS, guru dalam pembentukan karakter murid

  • Program sigap Tefa, sigap mutu, 1 SMK 1 Tefa,

  • TKA smart, nilai tka lebih rendah dari rata-rata provinsi, harus ditarget untuk naik tahun ini

  • Program lumbung prestasi, satuan pendidikan dapat menghimpun prestasi siswa

  • Tertib bos dan bpopp, ditemukan saldo kas tunai lebih dari ketentuan, BAST barangnya belum ada tapi bast nya sudah ada, buku-buku belum dilabeli, perjalanan dinas tidak sesuai dengan peraturan, pembayaran upah.

Kasubag :

  • Perbub nomunklatur cabang dinas pendidikan Wilayah kab. Jember (kab Jember dan Lumajang)

  • TKA, pendaftaran peserta sesuai kan dengan regulasi, pemutakiran data, hindari residu. Perhatikan jadwal pelaksanaan

  • Tingkat kedisiplinan guru PNS, p3k, p3k pw, masih tinggi keterlambatan dan ketidakhadiran

  • Mutasi guru berdasar aplikasi RSDM sehingga berdasar analisa beban kerja di satuan pendidikan

Pak yatim :

  • Ada siswa kelas XII belum memiliki ijasah SMP karena SD juga belum mengeluarkah ijasa karena punya tanggungan

Kacab :

  • IPM Lumajang rendah dibawah rata-rata Jatim

  • Putus sekolah, dapodik tidak dikeluarkan,

  • PS mengawal

  • Rencana audit bpk tentang bos

  • Titik berat kadis tentang kebersihan lingkungan sekolah

FGD Pengawas Sekolah Kab. Jember dan Lumajang

 


  • Terimakasih kpd seluruh PS yang telah berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan implementasi program-program dinas pendidikan maupun cabang dinas
  • Komunikasi, koordinasi, kolaborasi, merupakan salah satu kunci keharmonisan dan kesuksesan bersama, bersama kita bisa
  • Kompetensi Pengawas sekolah :
    • Kompetensi kepribadian
      • Kematangan moral, emosi, dan spiritual dalam berperilaku
    • Kompetensi sosial
      • Kemampuan dalam berkolaborasi dengan KS, rekan sejawat, masyarakat, pemangku kepentingan,
    • Kompetensi profesional
      • kegiatan pengawasan manajerial dan
      • pengawasan akademik melalui pemantauan, penilaian, dan
      • pembinaan serta penguatan pendidikan karakter pada Satuan Pendidikan, pada setiap jenjang jabatan :
        • Pengawas Sekolah ahli muda melakukan analisis mutu melalui pengawasan manajerial dan akademik
        • Pengawas Sekolah ahli madya melakukan pengendalian dan pengembangan mutu melalui pengawasan manajerial dan akademik
        • Pengawas Sekolah ahli utama melakukan kegiatan strategis dan inovasi pengembangan sistem pengawasan manajerial dan akademik
  • Alhamdulillah SKTP Juli-Agustus terbit dan cair tepat pada waktunya,
  • SK Pembian tugas PS tidak harus Juli/tahun ajaran baru, tapi Januari sesuai tahun anggaran.
  • APSI jatim 7 september 2026, sehari nara sumber Kepala Dinas pendidikan, 
    • Prinsipnya kegiatan personal sebagai anggota organisasi profesional APSI,
    • Sudah koordinasi dengan kacab, Kasubbag, berharap semua PS cabdin jember bisa menghadiri rakor tersebut,
      • Pembiayaan
      • Keberangkatan

Tindak Lanjut :
  • Keberangkatan ke Rakor APSI Jatim perlu didiskusikan lebih lanjut jember dan lumajang sendiri

Jumat, 28 Agustus 2026

Konsolidasi & Strategi Mengawal TKA SMART 2026

 



Tahun 2026 merupakan tahun ke-2 pelaksanaan TKA, setalah ditahun pertama lalu secara umum capaian nilai dinyatakan sangat rendah, Tahun 2026 TKA dilaksanakan secara bersama-sama dengan AKN yang tentu akan menjadi lebih menarik baik dalam pelaksanaan maupun hasilnya.

Keinginan semua pihak tentu TKA 2026 mendapatkan hasil yang lebih baik dan pasti akan menjadi barometer capaian program-program dinas pendidikan, Oleh karena itulah maka cabang dinas pendidikan wilayah jember melalui Kasi SMK merasa perlu semua pihak menyiapkan diri untuk suksesnya TKA. Maka diluncurkanlah program SMAT 2026 (Semangat, Menginspirasi, Adaptif, Raih Prestasi, dan Tangguh.

Hari ini dilanjutkan dengan konsolidasi seluruh komponen mulai Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, WK Kurikulum, serta pejabat struktural. Konsolidasi dilaksanakan secara daring melalui saluran zoom yang dibuka langsung oleh Iwan Triyono Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember.

Sebagai Narasumber saya selaku korwas menyampaikan peran dan fungsi Pengawas Sekolah dalam pelaksanaan TKA 2026 dengan berlandaskan pada permenpanrb nomor 7 tahun 2026, dimana dinyatakan bahwa pengawas smerupakan salah satu pengendali mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan.


Tindak Lanjut :

  • Penyusunan program sukses TKA oleh setiap satuan pendidikan
  • Pemantauan dan pendampingan secara aterus menerus mulai dari pendataan, pendaftaran, penyiapan peserta, materi, insfrastruktur hingga terlaksanakanya TKA 2026

Rabu, 26 Agustus 2026

Pembinaan & Pendampingan SMKN Tempursari


Latar belakang
  • Setahun implementasi pembelajaran mendalam
  • SMKN Tempursari reakreditasi 2025 dg predikat A
  • KSP 2026/2027 telah disahkan provinsi
  • Perlunya peningkatan kualitas pelaksanaan supervisi akademik oleh KS dan tim
  • Masa tugas KS baru promosi 1 bulan berjalan.
Proses pembinaan/pendampingan
  • Kegiatan dibuka oleh kepala sekolah bpk Sutran Mariyanto, dengan arahan bahwa SMKN Tempursari inggih lebih meningkat kualitas baik fisik maupun nonfisik
  • Pemetaan pola pikir bertumbuh dengan menggunakan instrumen 20 pertanyaan dengan hasil rata-rata pada predikat Grow Fix
  • Terhadap implementasi pembelajaran mendalam, sebagian guru berpendapat bahwa terdapat perbedaan dalam setiap kegiatan pembelajaran, yaitu ingin agar murid tidak cuma mengetahui tetapi juga harus dapat mengaplikasikan setiap materi pembelajaran
  • Untuk fisik kegiatan dan inovasi yang sudah dilakukan antara lain: peningkatan/rehab taman depan sekolah dengan instalasi sistem penyiaran otomatis dan reposisi taman
  • Pembangunan Gasebo di belakang sekolah yang sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah sementara, yang sudah dipindahkan/dibangun di gedung baru
  • Pembersihan dan tamanisasi selokan belakang sekolah
  • Optimalisasi fungsi ruang Pokja TSM yang sudah terbangun dan helium ditempati
  • Optimalisasi fungsi ruang TeFa untuk AVI dan TKJ yang sudah dibangun pada tahun sebelumnya
  • Optimalisasi fungsi RPS beserta peralatan yang merupakan bantuan pemerintah tahun 2025
  • Pembuatan garasi untuk kendaraan roda 3 dengan memanfaatkan selasar bangunan
  • Optimalisasi sistem hidroponik udah sudah dibangun tahun lalu
  • Relokasi ruang guru yaitu memindahkan guru kejuruan ke ruang Pokja masing-masing
  • Kegiatan non fisik yang sudah dilakukan antara lain: optimalisasi kegiatan komunitas belajar dengan mengadakan webinar setiap akhir Minggu secara daring, pembuatan sistem manajemen/smart kampus online/LMS dan pembaruan website sekolah. 
Analisis terhadap hasil pemetaan Pola Pikir Bertumbuh:

## Analisis Hasil Pemetaan Pola Pikir

Dari total 23 responden unik (1 Kepala Sekolah dan 22 Guru), rentang skor yang diperoleh berdasarkan instrumen adalah antara 0-60, dengan pengkategorian sebagai berikut: Fixed (F: 0-20), Fixed-Growth (FG: 21-33), Growth-Fixed (GF: 34-44), dan Growth (G: 45-60).

Berikut adalah hasil distribusinya:

Rata-rata Skor: 43,65 (berada di ambang atas kategori Growth-Fixed)
Kategori Growth (G): 9 Guru (39,1%) sudah memiliki pola pikir bertumbuh yang kuat.
Kategori Growth-Fixed (GF): 11 Guru dan 1 Kepala Sekolah (52,2%) berada di fase transisi dominan growth namun masih memiliki sisa-sisa fixed mindset.
Kategori Fixed-Growth (FG): 2 Guru (8,7%) masih didominasi oleh fixed mindset namun mulai menunjukkan potensi berkembang.
Kategori Fixed (F): 0 (Tidak ada responden di kategori terendah ini).

Berikut adalah visualisasi dari distribusi tersebut:



## Resume dan Fokus Pembinaan & Pendampingan

Meskipun secara umum ekosistem di SMKN Tempursari sudah condong ke arah Growth Mindset (tidak ada yang berada di kategori Fixed murni), masih ada lebih dari separuh tenaga pendidik (termasuk Kepala Sekolah) yang berada di zona transisi (GF dan FG).

Tindaklanjut: 
  • Penyusunan jadwal Supervisi Akademik dengan tim yang sudah di tetapkan
  • Menggunakan instrumen yang sudah disediakan dan dijelaskan oleh pengawas sekolah meliputi pra observasi/telaah RPP, observasi, dan instrumen umpan balik. 
  • Supervisi harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berakhir sebelum akhir semester ganjil.

## Resume dan Fokus Pembinaan & Pendampingan


Meskipun secara umum ekosistem di SMKN Tempursari sudah condong ke arah Growth Mindset (tidak ada yang berada di kategori Fixed murni), masih ada lebih dari separuh tenaga pendidik (termasuk Kepala Sekolah) yang berada di zona transisi (GF dan FG).


Untuk mengoptimalkan implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), fokus pendampingan Anda dapat diarahkan pada area berikut:


1. Intervensi untuk Kelompok Growth-Fixed (Kepala Sekolah & Mayoritas Guru)

  • Fokus: Menghilangkan keraguan saat menghadapi kegagalan atau tantangan baru. Orang di fase ini seringkali percaya pada usaha, namun masih rentan merasa terancam oleh kritik (merujuk pada pernyataan instrumen No. 13 dan 14).


  • Strategi Pendampingan:

  • Untuk Kepala Sekolah: Lakukan coaching yang berfokus pada perannya sebagai role model. Ajak beliau untuk membagikan pengalaman kegagalannya dalam memimpin dan apa yang dipelajari dari hal tersebut kepada para guru. Ini akan menciptakan lingkungan yang aman secara psikologis.

  • Untuk Guru: Fasilitasi forum diskusi (seperti Komunitas Belajar/Praktisi) di mana mereka secara rutin melakukan refleksi pembelajaran. Biasakan membingkai "siswa yang belum bisa" menjadi "siswa yang belum bisa (kekuatan kata yet)".


2. Intervensi Khusus untuk Kelompok Fixed-Growth (2 Guru dengan Skor Terendah)

  • Fokus: Kelompok ini mungkin masih menganggap bahwa kemampuan (seperti kecerdasan atau bakat seni/matematika) adalah bawaan lahir (merujuk pada pernyataan No. 6, 7, dan 8).

  • Strategi Pendampingan: Lakukan pendekatan mentoring individual (1-on-1). Berikan pemahaman dasar mengenai neuroplastisitas (bahwa otak berkembang seperti otot saat dilatih). Mulailah dengan memberikan tantangan-tantangan kecil (small wins) dalam mendesain pembelajaran mendalam, lalu berikan apresiasi spesifik pada proses/usaha mereka, bukan pada hasil akhirnya.


3. Pemberdayaan Kelompok Growth (9 Guru)

  • Fokus: Menjadikan mereka sebagai agen perubahan (change agents).

  • Strategi Pendampingan: Libatkan mereka sebagai mentor sebaya (peer-mentor) bagi guru di kelompok FG dan GF. Minta mereka untuk memimpin sesi micro-teaching tentang bagaimana mereka menerapkan prinsip deep learning di kelas dan bagaimana mereka mengelola tantangan saat siswa kesulitan beradaptasi.


Dengan memfokuskan pembinaan pada proses, kolaborasi, dan penerimaan terhadap umpan balik, transisi menuju Growth Mindset penuh akan lebih cepat tercapai, yang pada akhirnya akan mengakselerasi kualitas deep learning di sekolah tersebut.


Senin, 24 Agustus 2026

Sertijab KS SMAN Senduro

 


Menghadiri undangan cabang dinas pendidikan wilayah jember di Lumajang dalam kegiatan serah terima jabatan kepala SMAN Senduro Dari ibu Rini Mujiarti kepada ibu Lely Krisnawati, MPd.

Ibu Rini sebagai kepala sekolah mengundurkan diri dan mengajukan diri untuk kembali menjadi guru. Hal ini merupakan kedua kali terjadi di lingkungan cabang dinas pendidikan wilayah Jember, setelah sebelumnya terjadi pada SMAN Klakah.

Sedangkan Ibu Lely merupakan WK Kurikulum pada sekolah tersebut yang diangkat sebagai Plt. Kepala Sekolah.

Kegiatan dihadiri langsung dengan penyerahan SK Penjunjukan PLt oleh Kepala Cabang dinas pendidikan disaksikan oleh pengurus MKKS SMA Lumajang serta jajaran struktural cabang dinas. Selain itu hadir juga para muspicam kecamatan senduro, komite sekolaah serta seluruh warga guru dan tendik SMAN Senduro.

Apel Pagi Senin & FGD Pengawas Sekolah

 


Apel pagi ini dipimpin oleh Kepala Bagian Sub Tata Usaha bpk Cahyo, diikuti oleh seluruh pengawas sekolah dan staf kantor cabdin di Lumajang.

Dalam amanatnya pembina apel menyampaiakn tentang perlunya meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sesuai dengan tupoksi masing-masing. Selain itu rangkaian kegiatan agustus di satuan pendidikan mungkin masih ada yang berlangsung oleh karena itu pemantauan dan pendampingan para pengawas bina sanagt diperlukan.

Dalam minggu ini akan dilaksanakan monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh tim staf cabang dinas yang dibentuk oleh kasubag.

Minggu, 23 Agustus 2026

Penutupan Merdeka Cup 2026

 


Melaksanakan disposisi kepala cabang dinas pendidikan atas surat undangan pengurus bola basket seluruh indonesia (PERBASI) Lumajang tentang Closing Ceremony Kejuaraan Bola Basket Merdeka Cup 2026, maka malam ini menghadiri kegitan tersebut di GOR Wirabakti Lumajang.


Kegiatan diawali dengan pertandikan babak final untuk jenjang SMA dan SMP, terakhir adalah tim SMPN 1 Lumajang bertanding melawan tim MTSN 1 Lumajang dan dimenangkan telak oleh MTSN 1 Lumajang.


Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Ketua PERBASI Lumajang Bpk Agus Triyono bersama ketua KONI Lumajang bpk Budi. Sebagai akhir dari kegiatan adalah pembagian piala dan tropy kepala para pemenang dengan berbagai kategori.






Sabtu, 22 Agustus 2026

Pelatihan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial Berbasis Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (sesi Daring Siklus 2) HARI KE 2

 


Hari kedua dalam minggu ini  Pelatihan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial Berbasis Kelompok Kerja bagi pengawas sekolah, yang dilaksanakans ecara daring melalui saluran zoom. Dilaksanakan mulai pukul 09.00 - 12.00 WIB.
Materi hari ini :

  1. Refleksi dan Berbagi Praktik Baik Siklus 1
  2. Kegiatan Belajar di Kelompok Kerja
  3. Pembinaan dan Pemantauan Intervensi Pola Pikir PPT ke PPB
    • Unggah LK.TM02GM.PS
  4. Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam
    • Unggah LK 3.1, tentang analisis studi kasus pembelajaran implementasi prinsip pembelejaran mendalam
    • Unggah LK 3.2, tentang analisis studi kasus pembelajaran implementasi kerangka pembelajaran

Tindak Lanjut :

  1. Kegiatan Belajar di Satuan Pendidikan
    • Pembinaan dan Pemantauan Intervensi Pola Pikir PPT ke PPB
    • Unggah Laporan Sosialisasi GM/PPB
    • Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam
    • Unggah Laporan Sosialisasi PM

Jumat, 21 Agustus 2026

Pelatihan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial Berbasis Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (sesi Daring Siklus 2)

Berdasar Surat Tugas Kepala kantor cabang dinas pendidikan wilayah Jember Nomor : 000.1.2.3/2.1904/101.6.5/2026 tanggal 30 Juli 2026 untuk Mengikuti Kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial Berbasis Kelompok Kerja bagi pengawas sekolah, yang dilaksanakans ecara daring melalui saluran zoom.



Adapun materi hari ini adalah :
  1. Pembinaan dan Pemantauan Pengelolaan dan Pemberdayaan Kelompok Kerja Menggunakan Inkuiri Kolaboratif
    • Peserta memaparkan hasil pembinaan dan pemantauan identifikasi serta analisis kebutuhan pembelajaran.
  2. Pembinaan dan Pemantauan Intervensi Pola Pikir PPT ke PPB
    • Pemetaan pola pikir pendidik dan Kepala Sekolah.
    • Analisis hasil pemetaan pola pikir pendidik dan Kepala Sekolah.
    • Mengategorikan pola pikir pendidik dan Kepala Sekolah berdasarkan skor yang diperoleh.

Tindak Lanjut :
  • Kegiatan Belajar di satuan pendidikan :
    • Pembinaan dan Pemantauan Pengelolaan dan Pemberdayaan Kelompok Kerja Menggunakan Inkuiri Kolaboratif
    • Unggah Identifikasi dan Analisis Pembinaan dan Pemantauan di Satuan Pendidikan
    • Pembinaan dan Pemantauan Intervensi Pola Pikir PPT ke PPB
    • Unggah Hasil pemetaan pola pikir pendidik dan KS

Kamis, 20 Agustus 2026

Menghadiri HUT ke 46 SMKN 2 Lumajang

 


Atas surat undangan kepala SMKN 2 Lumajang, hari ini menghadiri puncak acara peringatan HUT sekolah yang ke 46, bertempat di lapangan sekolah digelar berbagai pentas seni oleh para siswa.
Turut diundang dan memberi sambutan dan membuka kegiatan adalah kasubag tata usaha cabang dinas bpk Cahyo  yang mmewakili kepala cabang.

Undangan lain yang hadir meliputi para perwakilan dunia usaha/indsutri sebagai mitra, para perwakilan camat Lumajang, Lurah Tompokersan dan pengurus rt rw setempat, para anggota komite sekolah, yang bergabung duduk di tribun yang baru dibangun sebagai salah satu inovasi fisik oleh Kepala Sekolah Bpk Syaiful Bahri.

Penampilan seni oleh para siswa disajikan Band, Reog, Tari kolosal, Demo Paskibraka, pencak silat, hingga bintang tamu artis dari kota jogja.

Selain potong tumpeng pada acara ini juga dibagikan berbagai hadiah doorpize atas pelaksanaan lomba-lomba dalam rangkaian giat HUT, ada sepeda MTB, Kulkas, Mesin Cuci, Kipas angin dan lain sebagainya. Acara sangat meriah dengan jumlah siswa yang ada saat ini sebanyak 1400 orang kecuali yang sedang melaksanakan PKL di luar kota.

Selasa, 18 Agustus 2026

Rapat Koordinasi Realisasi Anggaran Sekolah dan Pemaparan Kinerja Kepala Sekolah

Memenuhi undangan Kasubag Taus Cabang dinas pendidikan wilayah jember, siang ini menghadiri kegiatan zoom untuk rapat koordinasi bersama kepala SMA/SMK/SLB Negeri se Kabuoaten Lumajang. Hadir dan aktif memberikan penguatan dan arahan adalah kepala cabang dinas pendidikan wilayah jember bpk Iwan Triyono.

Materi yang Disampaikan Kepala Sekolah
Setiap Kepala Sekolah dimohon menyampaikan paparan secara singkat, padat, dan berbasis data, dengan durasi 3–4 menit, meliputi:
1.⁠ ⁠Realisasi Anggaran
  • Realisasi dlm bentuk (%) dana BOS, BPOPP, dan sumber anggaran lainnya.
  • Persentase realisasi anggaran.
  • Kendala atau hambatan dalam pelaksanaan dan penyerapan anggaran.
2.⁠ ⁠Kinerja yang Telah Dilakukan
  • Program/kegiatan utama yang telah dilaksanakan.
  • Capaian dan dampak terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan.
  • Inovasi atau terobosan yang telah dilakukan sekolah.
3.⁠ ⁠Rencana yang Akan Dilakukan
  • Program/kegiatan prioritas selanjutnya.
  • Target yang ingin dicapai.
  • Upaya penyelesaian terhadap kendala yang masih ada.

Hasil:
  • sebagai pengawas sekolah saya berkesempatan menyampaikan tupoksi pengawas sekolah sebagai mana diatur dalam permenpanrb nomor 7 tahun 2026 bahwa tugas pengawas:
    • melaksanakan pengawasan mutu pendidikan pada satuan pendidikan formal melalui kegiatan pemantauan keterlaksanaan 8 standar salah satuanya adalah standar pembiayaan,
    • penilaian kinerja kepala sekolah, 
    • pembinaan kepala sekolah dan guru termasuk memberikan pendampingan dalam penyusunan rencana kerja sekolah berbasis data, serta 
    • penguatan pendidikan karakter
  • memberikan penguatan dan komentar atas pemaparan capaian program dan rencana inovasi dari masing-masing kepala sekolah

Tindak Lanjut :
  1. Terus meningkatkan pemantauan dan pendampingan kepala sekolah dalam menyusun Rencana Kerja Sekolah berbasis data/rapor pendidikan, 


Senin, 17 Agustus 2026

Apel Peringatan HUT RI ke 81

 


Pagi yang cerah di halaman paving Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Kantor Lumajang. Di bawah kibaran bendera Merah Putih kecil yang tertata rapi, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari pengawas sekolah dan staf, berdiri tegak dalam formasi barisan apel yang dalam peringatan HUT RI ke 81. Seragam Korpri biru yang khas dengan motif batik yang anggun memantulkan semangat persatuan, sementara peci hitam di kepala menegaskan identitas dan kehormatan kami sebagai pelayan publik.

​Apel dipimpin oleh kasubag tata usaha yang yang membacakan pidato menteri pendidikan dasar dan menengah. Di barisan paling depan, rekan-rekan sejawat, dengan tanda pengenal nama dan lencana Korpri yang tersemat rapi, menunjukkan kesungguhan. Terlihat pula seorang rekan wanita berhijab yang anggun, berbaris dengan khidmat. Suasana apel sangat khidmat,

​Bagi saya, momen ini bukan hanya tentang merayakan kemerdekaan fisik, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai inti ASN Berakhlak:

  • Berorientasi Pelayanan: Kehadiran kami di sini adalah janji untuk terus memberikan layanan pendidikan terbaik bagi putra-putri bangsa.
  • Akuntabel: Pakaian yang kami kenakan dan tugas yang kami emban adalah bentuk akuntabilitas kami kepada publik.
  • Kompeten: Semangat kemerdekaan mendorong kami untuk terus meningkatkan kompetensi diri, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.
  • Harmonis: Barisan yang rapi ini mencerminkan keharmonisan antar sesama ASN, dari pengawas, kepala sekolah, guru, hingga staf tata usaha.
  • Loyal: Pengibaran bendera dan keikutsertaan dalam apel ini adalah bukti loyalitas kami kepada NKRI.
  • Adaptif: Semangat kemerdekaan menginspirasi kami untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap perubahan kurikulum dan teknologi.
  • Kolaboratif: Kehadiran berbagai unsur pendidikan di sini menunjukkan komitmen kami untuk berkolaborasi demi kesuksesan bersama.

​Apel ini adalah suntikan energi baru bagi saya untuk terus menjalankan tugas pengawasan dengan penuh integritas dan dedikasi, membangun generasi emas Indonesia.

Point Narasi Tindak Lanjut: Menerjemahkan Nilai Menjadi Aksi

​Sebagai Pengawas Sekolah, semangat kemerdekaan dan komitmen Berakhlak yang didapat dari apel ini akan diterjemahkan ke dalam aksi nyata melalui beberapa poin berikut:

  1. Peningkatan Layanan Pengawasan (Berorientasi Pelayanan): Melakukan kunjungan dan pembinaan ke sekolah-sekolah binaan dengan fokus pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi siswa, bukan hanya pemeriksaan administrasi semata.
  2. Audit dan Review Akuntabilitas Sekolah (Akuntabel): Meningkatkan efektivitas audit dan review terhadap pengelolaan dana sekolah (BOS/BOP) untuk memastikan penggunaan yang transparan dan akuntabel.
  3. Optimalisasi Kompetensi Guru (Kompeten): Memfasilitasi workshop dan pelatihan berkelanjutan bagi guru-guru di sekolah binaan tentang metode pengajaran inovatif, pemanfaatan teknologi, dan adaptasi Kurikulum Merdeka.
  4. Membangun Lingkungan Belajar Harmonis (Harmonis): Menyelenggarakan forum diskusi dan coaching clinic antar kepala sekolah dan guru untuk menciptakan budaya sekolah yang inklusif dan harmonis.
  5. Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan (Loyal/Adaptif): Mengintegrasikan materi pengawasan yang menekankan pada penguatan karakter dan profil lulusan, serta membantu sekolah-sekolah binaan beradaptasi dengan teknologi terbaru seperti AI dalam pembelajaran.

Jumat, 14 Agustus 2026

Sesi Daring Pelatihan PM berbasis kelompok kerja

 📢 UNDANGAN KEGIATAN HARI INI

Sesuai dengan jadwal dan undangan  Pelatihan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial, tentang Kegiatan 3: Daring di Forum Kelompok Kerja dilaksanakan hari ini Waktu: 13.00 WIB, Tempat: Daring melalui Google Meet.

📚 Materi Kegiatan


  1. Pembinaan dan Pemantauan Pengelolaan dan Pemberdayaan Kelompok Kerja Menggunakan Inkuiri Kolaboratif.

  • Peserta memaparkan hasil pembinaan dan pemantauan identifikasi serta analisis kebutuhan pembelajaran.

  1. Pembinaan dan Pemantauan Intervensi Pola Pikir PPT ke PPB
    • Pemetaan pola pikir pendidik dan Kepala Sekolah.
    • Analisis hasil pemetaan pola pikir pendidik dan Kepala Sekolah.
    • Mengategorikan pola pikir pendidik dan Kepala Sekolah berdasarkan skor yang diperoleh.