Selasa, 01 September 2026

Refleksi setahun Pembelajaran Mendalam melalui Supervisi Akademik SMKN YP 17 Lunajang

 




Latar Belakang:
  • Bulan Sentember merupakan bulan efektif pembelajaran setelah masuk awal tahun bulan Juli dan kegiatan Agustusan
  • Salah satu tugas Kepala sekolah adalah Supervisi Akademik bagi para pendidik di sekolah masing-masing
  • Implementasi prinsip pembelajaran Mendalam telah berjalan satu tahun sejak diluncurkan tahun lalu
  • SMK YP 17 terdapat 2 lembaga dalam satu lokasi dan dalam perkembanganya dari tahun ke tahun dalam kategori stagnan atau belum ada perkembangan yang signifikan khususnya dalam hal jumlah murid, bahkan cenderung berkurang
  • Tahun ajaran 2026/2027 ini khusus untuk SMK YP17-01 ada sedikit pertumbuhan jumlah murid, yaitu sebanyak 48 orang dari 36 yang lulus, sedangkan sebaliknya terjadi penurunan drastis pada SMK YP 02.
Proses Pembinaan dan Pendampingan :
  • Pembinaan dimulai pukul 07.00 dengan saya awali keliling sekolah melihat proses pembelajaran, dengan temuan:
    • murid baru kelas X teknik kendaraan ringan ada 32 orang sedang di lapangan untuk mata pelajaran olahraga
    • Murid baru Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Teknik pemesinan belajar dalam satu ruang untuk mata pelajaran umum dengan jumlah murid 12 orang
    • Murid kelas XI sedang pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran pilihan yaitu teknik pengelasan dengan memproduksi rak tempat pot bunga, sepatu, dll
  • Hari ini juga dilakukan pembukaan/dimulainya pemanfaatan tempat sampah daur ulang botol plastrik, ini sebagai bentuk menjaga lingkungan sekolah melalui pembudayaan pemilaiahan sampah plastik
  • Pembinaan tentang supervisi akademik dalam satu ruang yang diikuti oleh Kepala SMK YP17-01 bapk Ludi, dan Kepala SMK YP02 ibu Sucin beserta para guru dari kedua lembaga
  • Materi Pembinaan :
    • Tugas pokok Kepala Sekolah
    • Tugas pokok Pengawas Sekolah
    • Tugas Pokok Guru
    • Refleksi setahun implementasi pembelajaran mendalam (tanya jawab dan diskusi)
  • Supervisi akademik telah mulai dilaksanakan oleh para kepala sekolah dan timnya, namun instrumen yang digunakan belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam
Tindak Lanjut :
  • Kepala sekolah melanjutkan tahapan supervisi akademin sebagaimana yang telah dijadwalkan, telaan RPP, observasi kelas, dan tindak lanjut
  • Para guru perlu meningkatkan inovasi pembelajaran dengan pengembangan model-model pembelajaran proyek dan atau tefa





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuliskan Pesan Anda