Rabu, 10 Juni 2026

Rakor bersama mkks SMK negeri Lumajang

 


Setelah sekilah lama dan telah ada pergantian/mutasi kepala SMK Negeri di Lumajang, serta pergantian pengurus MKKS, baru hari ini dapat dilaksanakan koordinasi bersama MKPS SMK. Kegiatan dilaksanakan di ruang sidang SMKN 1 Lumajang dihadiri oleh Pengawas SMK 4 orang, dan semua Kepala SMK Negeri.

Agenda utama koordinasi adalah penyamaan persepdi dan penyegaran kembali tentang Sekolah Kejuruan, seperti diketahui bahwa sejak tahun lalu terdapat mutais kepala SMK yang sebelumnya adalah kepala SMA yaitu bpk Syaiful SMKN 2 Lumajang. Dan tahun ini baru saja serah terima jabatan ada kepala SMK Promosi yang juga berasal dari Guru SMA yaitu bpk Erfan dari SMAN 1 Lumajang promosi menjadi kepala SMK Negeri Klakah.

Atas dasar hal tersebut maka MKPS SMK melalui ketuanya ibu Retna Irrawati meminta waktu kepada ketua MKKS untuk dapatnya dilaksanakan koordinasi dengan agenda utama adalah meyegaran tentaang program-program SMK.

Adapun marteri yang saya paparkan dalam kesempatan ini yang juga sebagai Korwas adalah bahan diskusi tentang SMK Masa depan. Yang antara lain tentang kurikulum SMK yang berbeda dengan SMA, pola pembelaran, pengatuan jadwal, tentang Tefa, PKL, Magang Luar Negeri hingga program-program unggulan direktorat SMK.


Tidnak Lanjut :
  • Pendampingan secara intensi kepala Kepala Sekolah baru yang berlatar belakang SMA

Selasa, 09 Juni 2026

Pendampingan SMK Al Maliki Sukodono

 


Agenda pagi ini adalah mengunjungi SMK Almaliki Sukodono, yang merupakan SMK di lingkungan pondok pesantren, Ditemui oleh Kepala Sekolah dan beberapa orang guru baik di kampus 1 maupun di kampus 2 biting.

Temuan :
  • kurangnya kebersihan di lingkungan sekolah/pondok puteri, yaitu terdapat/terlihat sampah yang berserakan dan menyangkut di atap/kanopi dengan berbagai bentuk, plastik, sandal, kertas, kain, hingga celana dalam
  • Di kapus 2, kondisi ruang guru juga masih jauh dari istilah RAPI, RESIK, RAWAT, INDAH. indikatornya adalah terdapat beberap barang/kertas dll, yang ada di meja resepsionis dan juga di meja guru.
  • terdapat ruang BK tetapi tidak berfungsi sebagai ruang BK, melainkan untuk ruang sholat dengan kondisi yang tidak bersih dan rapi
  • di ruang guru terdapat ruang dapur untuk menyimpan peralatan dll
  • terdapat ruang gudang yang belum berfungsi sebagaimana mestinya
  • pukul 07.00 masih terdapat siswa/santriwati yang belum bangun di ruang asrama
  • belum terlihat banyak guru yang hadir di kampus 1
  • kegiatan sumatif telah selesei dilaksanakan dan terdapat beberapa siswa yang mengikuti susulan
  • sumatif dilaksanakan dengan moda android, sehingga guru menyampaikan lebih efektif dan efisian (ini merupakan rekomendari dari pendampingan sebelumnya)
  • Kegiatan hari ini adalah classmeeting yang dilaksanakan di kampus 2 berupa bola volly putra dan putri.
  • Mulai bulan Mei 2026 diberlakukan ePresensi dengan menggunakan android dan scan wajah yang berlaku bagi seluruh guru dan staf. Aplikasi merupakan hasil inovasi dan kerjasama dengan para mahasiswa Widyagama  (Pengabdian masyarakat)
  • Bengkel Sepeda motor yang merupakan sara Tefa, masih belum operasional/buka artinya belum dapat memberikan pelayanan/nilai tambah pembelajaran tefa

Tindak Lanjut :

  • di kampus 1 sepontan mengajak para siswa/santri putri untuk membersihkan lingkungan/sampah yang berada diselasar asrama dan atap/kanopi
  • perlunya pendampingan lanjutan untuk implementasi budaya Bersih, Rapi, dan Indah di lingkungan sekolah baik di kampus 1/pondok maupun di kampus 2
  • motivasi guru kejuruan teknik sepeda motor untuk mau memulai membuka bengkel guna implementasi Tefa


Senin, 08 Juni 2026

Penilaiann kompetensi dan potensi jabatan fungsional

 


Berdasar Surat BKN Prov Jatim nomor 800.1.14.1/3773/204.6/2026 tanggal 29 Mei 2026 tentang Pemanggilan Peserta Penilaian Kompetensi dan Potensi Pejabat Fungsional Ahli Madya/Muda Kepala Sekolah dan Pengawas Ahli Madya di lingkungan Dinas Pendidikan, yang selanjutnya diubah dengan surat tanggal 1 Juni 2026, hari ini saya mengikuti kegiatan tersebut sesuai dengan jadwal.

Kegiatan diikuti oleh Kepala sekolah dan pengawas sekolah jenjang SMA/SMK di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengikuti kegiatan Penilaian Kompetensi dan Potensi yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pusat Penilaian Pegawai di Gedung Assessment Center BKD Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya implementasi manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pemetaan kompetensi dan potensi pejabat fungsional ahli madya dan muda.

Dari cabang dinas pendidikan wilayah jember sendiri hadir secar alengkap sebanyak 6 orang pengawas sekolah termasuk saya sendiri, dan 47 kepala sekolah SMA/SMK/SLB, serta 2 orang PIC/Staf cabang dinas (ibu Dewi dan Bpk Rendra)

Kegiatan yang berlangsung dalam beberapa sesi tersebut diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, penyampaian teknis pelaksanaan, dilanjutkan dengan tes kompetensi manajerial dan sosiokultural serta tes potensi yang seluruhnya dilaksanakan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT).

Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan disiplin. Pelaksanaan berbasis CBT memberikan pengalaman yang menarik karena peserta dapat mengerjakan berbagai bentuk dan jenis soal yang dirancang untuk mengukur kompetensi manajerial, sosial kultural, serta potensi individu secara objektif dan terstandar. Beragam model soal yang disajikan menuntut peserta untuk berpikir kritis, menganalisis situasi, dan mengambil keputusan secara tepat sesuai dengan konteks tugas dan fungsi sebagai pemimpin satuan pendidikan maupun pengawas sekolah.

Selain menjadi sarana pemetaan kompetensi, kegiatan ini juga memberikan wawasan baru bagi peserta mengenai standar kompetensi yang diperlukan dalam mendukung peningkatan kinerja dan pengembangan karier ASN. Suasana pelaksanaan berlangsung tertib, kondusif, dan didukung fasilitas Assessment Center yang memadai sehingga peserta dapat mengikuti tes dengan nyaman dan fokus.

Melalui kegiatan ini diharapkan diperoleh data kompetensi dan potensi yang akurat sebagai dasar pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta penguatan penerapan sistem merit di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Hasil pemetaan tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya sumber daya manusia pendidikan yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pengelolaan pendidikan yang semakin dinamis.