LMS ini kemudian diberi nama SAKA (Sistem Administrasi Kolaborasi Akademik). Dalam aplikasi ini disediakan seluruh proses manajemen yang ada di sekolah mulai dari buku tamu, perpustakaan, hingga pembelajaran. Saat ini proses pengembangan aplikasi ini baru mencapai 45% dan ditargetkan awal tahun 2026 sudah dapat diaplikasikan seluruhnya.
Sebagai pengawas pendamping saya berperan untuk mendorong dan memotivasi seluruh warga untuk nantinya dapat memanfaatkan fasilitas digital ini dan berkomitmen untuk secara bersama-sama memberikan masukan guna kesempurnaan aplikasi. Komitmen seluruh warga sekolah merupakan kunci utama kesuksesan penerapan sebuah aplikasi manajemen di sekolah, hal ini berdasarkan pengalaman yang pernah saya lakukan di SMK.
Kepala sekolah (Dermawan Trilaksono) juga siap untuk mengakomodir seluruh keinginan warga sekolah termasuk kalangan guru yang belum terbiasa memanfaatkan teknologi/gadget dalam kehidupan kesehariannya. Untuk itu atas inspirasi saya sebagai pengawas pendamping maka kepala sekolah siap untuk memberikan rewards kepala para guru yang berintegritas berupa voucher belanja.
Tindak lanjut dari kegiatan hari ini adalah pemantauan terhadap eksistensi dan kebermanfaatan aplikasi ini setiap periode. Namun sebelum itu pihak pengembang dan juga administrator harus terlebih dahulu melengkapi data-data refrensi yang diperlukan, mulai daa guru dan juga murid.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuliskan Pesan Anda