Tahapan akhir dari pengelolaan kinerja kepala sekolah melalui aplikasi ruang gtk adalah refleksi tindak lanjut, serta penilaian perilaku kerja kepala sekolah. Maka hari ini bertempat di ruang rapat SMK Negeri Pasirrian saya sebagai tim penilai mendampingi kepala sekolah berserta wakil dan juga para ketua program keahlian untuk melakukan refleksi.
Kegiatan diawali dengan presentasi kepala sekolah yang memaparkan capaian kinerjanya selama kurang lebih 10 bulan menjalankan tugas sebagai kepala sekolah. Paparan sesuai dengan visi dan misi yang pernah dipresentasikan diawal menjabat sebagai kepala sekolah, dan itu merupakan RHK yang dipilih.
Untuk penilaian perilaku kerja kepala sekolah saya meminta kepala sekolah untuh melakukan penilaian diri dan termasuk para wk dan k3 sebagai penilaian antar teman. Dan hasil dari penilaian responden langsung saya manfaatkan sebagai penilaian tim.
Merupakan kedua lainya SMK PGRI Lumajang menggelar acara yang disebut dengan cooking battle. Kegiatan ini adalah puncak dari kegiatan asesmen sumatif akhir semester ganjil yang telah dilaksanakan dengan berbagai bentuk, tes baik lisan maupun tulis, projek, kinerja/praktik.
Cooking battle ini merupakan salah satu asesmen kolabirasi antar mata pelajaran yaitu projek kreatif dan kewirausahaan, bahasa indonesia, desain grafis dan juga beberapa mata pelajaran kejuruan. Skenario kegiatan ini adalah siswa terbagi menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 5 orang. Kepada masing-masing kelompok diberi penugasan memproduksi/memasak dari bahan pokok yang misteri, artinya baru diberitahukan saat kegiatan dimulai. Disini yang dibutuhkan adalah kreatif, inovatif, berfikir kritis, kerjasama/kolaborasi, komunikasi. Selanjutnya siswa mengambil bahan-bahan dan bumbu yang dibutuhkan sesuai dengan ide produk yang akan dibuat.
Waktu bekerja yang diberkan adalah 30 menit siswa harus dapat menyajikan produk/makanan yang dihasilkan. Dan ternyata kali ini dengan bahan dasar tahu, siswa dapat memproduksi berbagai macam sajian yang selanjutnya dilelang untuk dijual.
SMK Tunas Bangsa Ajung Jember salah satu penerima bantuan program SMK PK skema pembelajaran mendalam tahun 2025, dan salah satu kegiatannya adalah sarasehan pembelajaran mendalam. Merupakan SMK di lingkungan pondok pesantren dengan 1 konsentrasi keahlian yaitu Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura dan jumlah siswa sebanyak 118 orang.
Sekolah memiliki fasilitas lahan sawah yang terletak di depan sekolah dengan luasa sekitar seperempat hektar, selain itu ada greed house untuk tanaman sayur hidroponik.
Dalam kesempatan ini saya diundang sebagai narasumber, sesuai dengan judul kegiatan Peningkatan Relevansi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam, maka saya paparkan lingkatan luar dalam kerangka pembelajaran mendalam, yang merupakan tugas dan peran guru juga tendik yang meliputi Praktik Pedagogis, Lingkungan Pembelajaran, Kemitraan Pembelajaran, dan Pelibatan Digital dalam pembelajaran.