Selasa, 02 Juni 2026

Monev Sumatif, SPMB, Penilaian program ASRI SMKN Tempursari


Program besarnya adalah lingkungan sekolah ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) yang digagas oleh pemerintah, dan dalam implementasinya diturunkan menjadi 3 gerakan yaitu Hemat Energi/BBM, Sekolah Bebas sampah plastik, dan pengendalian Gadget di lingkungan sekolah.

Dalam rangka pembinaan dan pemantauan implementasinya di sekolah, maka cabang dinas pendidikan wilayah jember melombakan ketiga program unggulan tersebut kepada SMA/SMK/SLB Negeri di kabupaten Lumajang dan Jember.

Untuk itu diterbitkan surat perintah tugas untuk tim penilai nomor Nomor : 800.1.11.1/542/101.6.5/2026 tanggal 6 Mei 2026 yang beranggotakan seluruh personik kantor cabang dinas dengan pembagian tugas sebagaimana dalam nota dinas. Dengan berdasar diatas maka hari ini saya melaksanakan penilaian untuk SMK Negeri Tempursari.

Dikarenakan lokasi yang sangat jauh perjalanan berliku maka setiap menuju ke sekolah ini saya selalu ada beberapa agenda, dan hari ini antara lain Monev SPMB, Monev Sumatif, serta pembinaan guru.

Temuan/Hasil :

  • Implementasi gerakan lingkungan bebas sampah plastik, telah dimulai dengan menyesuaikan karakteristik dan budaya di wilayah tmepursari. Antara lain yang sudah dilakukan adalah kantin sekolah tidak menjual minuman dalam wadah plastik dan air meneral gelas/botol. Sebagai pengganti kantin menyediakan air mineral dalam galon, menyediakan gelas untuk wadah minuman, dan kepada guru dan warga sekolah umumnya sudah dibagikan/diberikan masing-masing tumbler (saat launching dan penandatanganan komitmen bersama pada bulan sebelumnya)
  • Untuk pengendalian gadget sekolah menyediakan container box di ruang kelas masing-masing yang dikawal oleh guru mata pelajaran siswa mengumpulkan gadgetnya setiap pembelajaran yang tidak membutuhkan penggunaan gadget.
  • Sementara untuk gerakan hemat energi dan BBM masih belum terlihat adanya gerakan yang masif, ini dikarenakan karaktersitik wilayah, sebagai contoh dalam hal penggunaan alat transportasi sepeda motor yang tidak dapat dikurangi karena di wilayah ini tidak terdapat angkutan umum, kontur wilayah yang dataran tinggi hingga dataran rendah/pantai, lokasi tempat tinggal yang terpencil, dll.
  • Pelaksanaan SPMB tahapan pra pendaftaran yang berupa pengambilan PIN dan verifikasi berkas telah terlaksana dan terdapat kepanitiaan. Kendala antara lain pengumuman kelulusan SMP bari dilaksanakan hari ini 2 Juni 2026 sehingga belum banyak calon siswa yang memverifikasi berkas/mengambil PIN. Keunikan di SMK Negeri Tempursari adalah hanya terdapat 1 SMP Negeri dan SMKN Tempursari juga satu-satunya sekolah negeri di wilayah ini. Calon siswa yang mendaftar adalah penduduk/masyarakat yang berdomisili di tempursari, sedikit sekali bahkan tidak ada calon siswa yang berasal dari wilayah lain.
  • Ada temuan pada SPMB antara lain terdapat 2 calon siswa dari wilayah malang yang datanya tercantum sebagai siswa di SMK swasta wilayah malang, sementara anak dan orang tua menyatakan selama satu tahun ini tidak sekolah dan tidak pernah mendaftar di sekolah manapun. sebagai solusi adalah melapor ke operator cabang dinas serta berkoordinasi dengan SMK Swasta tersebut agar mengeliarkan data anak tersebut dari dapodiknya.
  • Pelaksanaan Sumatif berjalan sebagaimana biasanya, dengan moda komputer untuk yang bentuk tes dan ada praktik untuk mata pelajaran olahraga serta beberama mata pelajaran berkolaborasi untuk projek. Telah disusun POS yang berisi jadwal dan kepanitiaan juga ketentuan lain.
  • Ijasah dan transkrip sedang dalam proses pencetakan
  • Rapor semester 6 sudah dicetak dan siap didistribusikan





Upacara peringatan hari lahir pancasila

 





Sebagaimana nota dinas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tanggal : 29 Mei 2026 Nomor : 400.14.1.1/3068.1/101.1/2026 Hal : Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, maka pagi ini (Senin 2 Juni 2026) bertempat di halaman kantor cabang dinas pendidikan wilayah jember di Lumajang bersama seluruh pengawas dan staf dilaksanakan upacara.

Format upacara disesuaikan dengan kondisi dan modifikasi antara lain, tidak ada pengibaran bendera artinya posisi bendera sudah dalam keadaan terpasang, tidak ada obade, pasukan peserta upacara dalam barisan berjajar. Ini semua dikarenakan jumlah personil di kantor cabang yang terbatas atau tidak mencukuppi untuk pelaksanaan upacara sebagaimana lazimnya.

Namun dengan tidak mengurangi esensi peringatan, upacara ini dapat terlaksana dengan khidmat, Sata koordinator pengawas selaku pembina upacara menyampaikan pidato tertulis sebagaimana petunjuk, yang berisi refleksi dan makna serta implementasi nilai-nilai pancasila di era sekarang.

Setiap tanggal 1 Juni, kita tidak sekadar memperingati sebuah tanggal di kalender. Kita sedang merayakan titik balik sejarah, hari di mana fondasi terbesar bangsa ini dilahirkan. Bung Karno, dalam pidatonya tahun 1945, menggali mutiara-mutiara berharga dari bumi Nusantara untuk dirumuskan menjadi lima prinsip abadi: *Pancasila*.

Pancasila bukan hanya untuk dihafal saat upacara hari Senin. Pancasila juga bukan pajangan dinding yang berdebu di ruang kelas atau kantor. Pancasila adalah *titik temu* yang menyatukan keberagaman kita dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.

Di tengah perbedaan suku, ras, agama, dan golongan, Pancasila hadir sebagai rumah bersama. ⁠"Pancasila adalah panduan moral, jangkar penyeimbang, dan kompas yang mengarahkan ke mana bangsa ini harus melangkah."

Hari ini, tantangan kita bukan lagi melawan penjajah dengan bambu runcing. Tantangan kita saat ini adalah melawan hoaks, radikalisme, egoisme, dan kemalasan. Di era digital yang serba cepat ini, nilai-nilai Pancasila harus tetap hidup dalam jempol kita saat bermedia sosial, dalam tutur kata kita sehari-hari, dan dalam tindakan nyata kita.

Mari kita jadikan momentum 1 Juni ini sebagai waktu untuk melakukan refleksi diri. Sudahkah perilaku kita mencerminkan nilai-nilai Pancasila?

Sebagai akhir dari sambutan ini, saya mengajak seluruh peserta upacara untuk terus membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita bangun [Sekolah / Instansi / Daerah] kita tercinta ini dengan semangat gotong royong, kerja keras, dan integritas.

Jumat, 22 Mei 2026

Apel Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia di SMKN 1 Kunir

 



Menghadiri undangan atas nama kepala cabang dinas pendidikan wilayah jember pada acara apel peringatan hari keaneraman hayati sedunia di SMAN 1 Kunir. Apel ini juga dihadiri oleh DInas Pendidikan Kab Lumajang, dan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Lumajang. 

Kegiatan ini juga merupakan agenda dan salah satu bukti pelaporan Innovative Goverment Award (IGA 2026). Sebagaimana diketahui bahwa SMAN 1 Kunit merupakan sekolah Adiwiyata sejak tahun 2022 dan tahun ini dinominasikan kembali sebagai sekolah adiwiyata nasional.

Selain apel pagi ini juga dilaksanakan senam bersama, penanaman pohon, dan bhakti lingkungan di pantai watu pecak.

Mewakili kepala cabang dinas saya memberikan amanah bahwa peringatan hari keanekaragaman hayati sedunia ini sejalan dengan program pemerintah pusat yaitu ASRI (aman sehat resik dan indah). Selanjutnya dinas pendidikan dan provinsi jawa timur membreakdown menjadi 3 gerakan/program unggulan yaitu gerakan lingkungan sekolah bebas sampah plastik, gerakan hemat energi dan bbm, serta gerakan pengendalian gadget di lingkungan sekolah.