Kegiatan hari ini adalah monev pelaksanaan PSAJ, namun kebetulan anggota tim adalah bendahara bos dan pengelola aset di kantor cabang dinas (DIna) maka berkesempatan untuk refleksi bersama para wk termasuk bendahara bos dan operator dapodik.
Sangat istimewa hari ini karena pertemuan dihadiri oleh camat tempursari beserta staf yang ikut bergabung berdiskusi, berefleksi dan saling menginsporasi. Sehingga tidak mengurangi makna pertemuan walaupun kepala sekolah sedang tidak berada di sekolah katena mendampingi siswa yang mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat provinsi di surabaya.
Temuan :
- Ruang dan peralatan baru dari paket bantuan revitalisasi tahun 2024 telah diinput dalam aplikasi dapodik.
- sebagian besar mebeler dan peralatan belum ditempatkan di ruang baru dikarenakan pertinbangan faktor keamaan karena lokasi gedung baru berada diluar pagar sekolah dan raungan belum bertralis.
- Terdapat beberapa peralatan pengadaan dari BOS yang belum diinput dalam aplikasi dapodik.
- Operator dapodik merasa bahwa pekerjaan menginput data-data sudah mengalami overload dan mengusulkan adanya tambahan tenaga baru sehingga dapat mengupdate semua data sekolah
- Pengurusan balik nama lahan baru masih belum tuntas dilakukan, termasuk sertifikasi lahan yang ditempati sekolah.
- Camat tempursari menyatakan siap memfasilitasi segala keperluan sekolah jika diperlukan sesuai dengan kewenangan.
- Perlunya dipikirkan relokasi ruang guru dan ruang perpustakaan sehingga diharapkan lebih representatif karena semakin bertambahnya jumlah guru sedangkan ruangan sudah terlihat penuh sesak.
Tindak lanjut :
- Para wk dan operator dapodik akan segera melapor dan membuat usulan tentang penambahan personil operator
- kelanutan pengurusan balik nama lahan akan segera dilakukan bersama dengan kepala sekolah
- relokasi ruang guru dan perpustakaan akan didiskusikana bersama dengan warga sekolah




