Rabu, 08 April 2026

Refleksi dan inspirasi pengembangan SMKN Tempursari

 



Kegiatan hari ini adalah monev pelaksanaan PSAJ, namun kebetulan anggota tim adalah bendahara bos dan pengelola aset di kantor cabang dinas (DIna) maka berkesempatan untuk refleksi bersama para wk termasuk bendahara bos dan operator dapodik.
Sangat istimewa hari ini karena pertemuan dihadiri oleh camat tempursari beserta staf yang ikut bergabung berdiskusi, berefleksi dan saling menginsporasi. Sehingga tidak mengurangi makna pertemuan walaupun kepala sekolah sedang tidak berada di sekolah katena mendampingi siswa yang mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat provinsi di surabaya.

Temuan :
  • Ruang dan peralatan baru dari paket bantuan revitalisasi tahun 2024 telah diinput dalam aplikasi dapodik.
  • sebagian besar mebeler dan peralatan belum ditempatkan di ruang baru dikarenakan pertinbangan faktor keamaan karena lokasi gedung baru berada diluar pagar sekolah dan raungan belum bertralis.
  • Terdapat beberapa peralatan pengadaan dari BOS yang belum diinput dalam aplikasi dapodik.
  • Operator dapodik merasa bahwa pekerjaan menginput data-data sudah mengalami overload dan mengusulkan adanya tambahan tenaga baru sehingga dapat mengupdate semua data sekolah
  • Pengurusan balik nama lahan baru masih belum tuntas dilakukan, termasuk sertifikasi lahan yang ditempati sekolah.
  • Camat tempursari menyatakan siap memfasilitasi segala keperluan sekolah jika diperlukan sesuai dengan kewenangan.
  • Perlunya dipikirkan relokasi ruang guru dan ruang perpustakaan sehingga diharapkan lebih representatif karena semakin bertambahnya jumlah guru sedangkan ruangan sudah terlihat penuh sesak.
Tindak lanjut :
  • Para wk dan operator dapodik akan segera melapor dan membuat usulan tentang penambahan personil operator
  • kelanutan pengurusan balik nama lahan akan segera dilakukan bersama dengan kepala sekolah
  • relokasi ruang guru dan perpustakaan akan didiskusikana bersama dengan warga sekolah

Selasa, 07 April 2026

Diskusi ganyeng bersama SMKN Klakah

 


Agenda Monev PSAJ, berkesempatan untuk berdiskusi tentang pengelolaan aset di SMK Negeri Klakah karena secara kebetulan kunjungan bersama staft bagian BOS dan aset cabang dinas pendidikan wilayah jember di Lumajang.

Diikuti oleh wk kurikulum, operator dapodin, tim pokja sarana dan juga wk kesiswaam, dan temuan antara lain :
  • data sarpras di dapodin telah terupdate secara baaik tetapi perlu ditingkatkan dengan kelengkapan data tentang spesifikasi barang
  • terdapat beberapa ruang yang isi peralatan dan perlengkapan masih belum sesuai dan belum ada kartu inventaris ruang
  • kondisi beberapa ruang masih terkesan belum menerapkan 5R, Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin terutama di seputar ruang guru dan ruang sekretariat PSAJ
  • Beberapa siswa yang berkumpul di depan ruang ujian tidak jauh dari sekretariat terlihat membuang sampah tidak pada tempatnya
  • Pelaksanaan PSAJ berbasis android berjalan lancar dengan diawasi oleh guru sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Tindak lanjut :
  • Perlu pembinaan dan penekanan tentang perlunya penerapan budaya 5R
  • Telah konfirmasi kepala sekolah untuk pembinaan oleh pengawas sekolah akan dilakukan pada breafung guru hari Senin 13 April 2026

Senin, 06 April 2026

Monev PSAJ SMK Al Maliki Sukodono

 


Giat hari hari sesuai jadwal adalah monev pelaksanaan PSAJ (Penilaian Sumatif Akhir Jenjang) di SMK Al Maliki Sukodo. Selain sebagai pengawas pembina, kegiatan ini juga dalam rangka melaksanakan perintah tugas dari cabang dinas, bersama tim mas Dina staf.

Selain melihat proses PSAJ saya juga memerankan kehadiran mas Dina yang merupakan staf bagian Bendahara BOS dan Aset, untuk memberikan penguatan dan diskusi tentang pengelolaan sarana prasarana/ inventaris barang. 

Diskusi selain bersama kepala sekolah Habibullah, MA, juga menghadirkan bendahara BOS, WK Sarpras dan WK Kurikulum. Diskusi sangat menarik karena saya mendiskripsikan alur penyusunan RKS (Rencana Kerja Sekolah) yang meliputi RKJM, RKT, RKAS. Kemudian hubungan dengan pengadaaan dan updating data sarana prasarana/inventaris sekolah.

Temuan :
  • Mas Dina sebagai bendahara BOS dan juga WK Sarpras baru melihat model inventaris barang yang ada di aplikasi Dapodik.
  • Buku Induk Inventaris barang dan kartu inventaris ruang yang dimiliki dan dikelola oleh WK sarpras ternyata belum update dan belum rutin mencatat inventaris barang baik yang bersumber dari BOS, Bantuan maupun sumber lain
  • Operator BOS telah mengupdate/menginput setiap pengadaan barang ke aplikasi dapodik berbasis ruang.
  • Pelaksanaan PSAJ menggunakan komputer/CBT di 3 ruang komputer, peserta terbagi menjadi 3 sesi.
  • Ruang komputer sangat bersih dan teratur
  • Instrumen PSAJ telah lengkap dipersiapkan oleh WK Kurikulum dan panitia.
  • Bentuk soal sudah bervariasi namun belum menunjukkan soal HOTs karena belum memiliki stimulus.
  • Jumlah soal masing-masing pelajaran antara 30-40 butir soal
Tindak Lanjut :
  • perlu peningkatan kompetensi guru dalam penyusunan soal HOTs
  • perlu pengurangan jumlah butir soal jika sudah berbasis HOTs.
  • Perlu dipertimbangkan pemanfaatan HP androit untuk efektif dan efisien pelaksanaan PSAJ.
Pada kesempatan kunjungan hari ini saya juga menyempatkan untuk melihat proses pelaksanaan teaching factory pada agribisnis ternak unggas, yang sudah memasuki periode ke2 pembesaran ayam pedaging. Juga ke Bengkel sepeda motor yang masih perlu dorongan agar segera optimal dalam pelaksanaan pembelajaran Tefa.