Jumat, 27 Maret 2026

Rapat Terbatas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember

 


Menyikapi adanya nota dinas pendidikan provinsi jawa timur tanggal 25 Maret 2026 nomor 400.3.1/1700/101.1/2026 tentang Pengendalian Penggunaan Perangkat Digital (Gadget) di Lingkungan Satuan Pendidikan, maka secara mendadak Kepala Cabang dinas pendidikan wilayah Jember bpk Iwan Triyono mengisiasi untuk rapat terbatas yang diikuti oleh kepala seksi, kasubag, korwas, ketua mkps dan ketua mkks negeri baik kab jember maupun lumajang.

Rapat dilaksanakan secara daring Jumat 27 Maret 2025 pukul 15.00, yang didahului dengan konsultasi via video call WA bersama kasi kasubag dan korwas. Sebagai pengantar P Iwan menyampaikan maksud dan tujuan rapat terbatas ini tidak lain adalah adanya nodin dari provinsi tidak serta merta diteruskan ke satuan pendidikan tetapi terlebih dahulu ada pembahasan dan selanjutnya ditindaklanjuti dengan menerbitkan nota dinas sebagai kepala cabang dinas.

Selanjutkan disampaikan juga bahwa terkait dengan pengendalian dan pemebatasan penggunaan gadget di lingkungan sekolah, tentu membutuhkan pemikiran dan formula yang tebat bagaimana mengimplementasikannya, karena berdasar pengalaman tentang penanganan HP siswa pasti melibatkan orang tua dan juga masyarakat luas.

Oleh karena itu dalam rapat ini semua peserta memberikan pandangan masing-masing termasuk saya sendiri sebagai moderator yang secara umum menyambut baik adanya nota dinas tersebut.
Dan segai tindak lanjut maka cabang dinas akan segera menerbitkan nota dinas untuk diteruskan kepada satuan pendidikan.

Kamis, 26 Maret 2026

Halal bihalal Cabang Dinas Pendidikan Wilayah jember

Bertempat di aula SMKN 6 jember hari ini dilaksanakan halal bihalal yang diikuti oleh warga kantor cabang dinas pendidikan wilayah jember dan lumajang.


Bertindak sebagai pengisi acara adalah para pengawas sekolah yaitu bpk Alfan sebagai penceramah, ibu aryanti sebagai pembaca alquran dan ibu dewi staf cabdin lumajang sebagai pembaca sari tilawah.

Dalam sambutan dan arahanya kepala cabang menyampaikan permohonan maaf secara khusus karena keterlambatannya hadir dalam acara ini. Sebagaimana terjadwal dalam undangan yaitu pukul 10.00 menjadi molor hingga pukul 12.00.

Kemudian bpk Alfan secara khusus menyampaikan temo halal bihalal dengan upaya peningkatan kinerja ASN melaluii implementasi Core Value ASN yang meliputi : 

  • Berorientasi Pelayanan: Komitmen pelayanan prima. Contoh: Menyapa masyarakat dengan ramah/sopan, solutif.
  • Akuntabel: Bertanggung jawab atas kepercayaan. Contoh: Melaporkan pekerjaan sesuai prosedur, jujur.
  • Kompeten
    : Terus belajar meningkatkan kapabilitas. Contoh: Aktif mengikuti pelatihan, mengembangkan diri.
  • Harmonis: Menghargai perbedaan & peduli. Contoh: Menghormati perbedaan agama/suku/latar belakang.
  • Loyal: Berdedikasi mengutamakan kepentingan negara. Contoh: Memegang teguh ideologi Pancasila dan setia pada NKRI.
  • Adaptif: Terus berinovasi & antusias terhadap perubahan. Contoh: Cepat menyesuaikan diri dengan regulasi baru/teknologi.
  • Kolaboratif: Membangun kerja sama sinergis. Contoh: Aktif berkolaborasi antarinstansi.

Acara diakhiri dengan bersalaman bersama dan makan siang yang telah disiapkan.

Selasa, 17 Maret 2026

Musrenbang Kabupaten Lumajang

 


Memenuhi disposisi dari kepala cabang dinas pendidikan wilayah jember, hari ini saya menghadiri kegiatan musrenbang kabupaten lumajang untuk tahun 2027 bertempat di pendopo kabupaten lumajang.
Musrenbang ini diikuti oleh seluruh komponen mulai dari instansi, muspida, termasuk juga kelompok-kelompok masyarakat di kabupaten lumajang.

Selain itu juga hadir asisten gubernur jawa timur yang memberikan materi dan paparana tentang arah pembangunan provinsi jawa timur.

Selanjutnya Sekretaris Daerah Kab Lumajang yang mewakili bupati dan wakil bupati yang berhalangan hadir menyampaikan terimakasih kepala pejabat pemerintah provinsi dan wakil dari kabupaten jember serta permohonan maaf karena bupati dan wakil tidak dapat hadir.

Dalam paparanya sekda menyampaikan bahwa hasil musrenbang ini adalah bahan untuk perencanaan pembangunan tahun 2027 dan sebagaimana biasanya, setiap masukan dari berbagai komponen akan selalu dipertimbangkan, namun tetap disesuaikan dengan kapasitas anggaran dan skala prioritas. Dan setiap usulan masukan hari ini baru dapat dipertimbangkan untuk perencanaan tahun berikutnya.

Berbagai keterbatasan dan ketidak seimbangan antara ketersediaan anggaran dengan kebutuhan juga disampaikan oleh pak sekda termasuk adanya potensi bencana alam yang seringkali terjadi di wilayah lumajang yang itu membutuhkan pembiayaan dalam hal recovery.